PK28 LPDP : Acara Penutupan

LPDP PK28_14Acara penutupan PK28 berlangsung meriah. Acara yang digelar Jumat pagi (27/2/15) di Aula Hotel University Depan Lanud Adi Sucipto itu dihadiri langsung oleh Direktur Utama LPDP Bapak Eko Prasetyo yang sekaligus menutup rangkaian acara PK28 tersebut.

Masih bertemakan keragaman budaya nusantara dan kecintaan akan alam bahari, nama-nama kelompok yang tampil pun berdasarkan nama-nama selat yang ada di Nusantara. Sebut saja selat Lombok, Selat Bali, Selat Karimata dsb.

Inilah beberapa episode kegiatan tersebut dan pengunjung yang hadir yang numpang narsis …

*Foto kegiatan SCC ada disini

 

PK28 LPDP : Sinergi Untuk Negeri (2)

LPDP PK28_41Animo mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan dengan beasiswa LPDP ini terlihat sangat tinggi. Hampir semua peserta ingin mengajukan pertanyaan ketika sesi tanya jawab dibuka. Tidak itu saja, mahasiswa yang tidak kebagian tempat didalam aula, seolah tidak kehabisan akal dan mereka menyampaikan pertanyaan-pertanyaan seputar beasiswa LPDP kepada peserta yang sedang ikut PK atau awardee LPDP yang kebetulan hadir.

Pada hari yang sama, peserta PK28 disamping menyelenggarakan talk show tentang beasiswa LPDP juga menyelenggarakan kegiatan bhakti social lain seperti pelayanan kesehatan gratis dan donor darah

PK28 LPDP : Sinergi Untuk Negeri (1)

LPDP PK28_55Acara SINERGI UNTUK NEGERI yang digagas oleh para peserta Persiapan Keberangkatan (PK)-28 berlangsung ramai. Convention Hall UIN Sunan Kalijaga tidak mampu menampung peminat informasi beasiswa LPDP (Kamis, 26/2/15). Karena itu kegiatan talk show harus dibuka dua sesi. Harus antri untuk melakukan registrasi. harus rela duduk lesehan di lantai. Demi sebuah impian.
Padahal pada hari yang sama, di Aula UNY juga akan berlangsung kegiatan serupa yang menurut laporan teman-teman yang hadir, pesertanya pun tumpah ruah juga.   Inilah beberapa gambar mereka yang hadir….

Untuk gambar SCC bagian ke-2 ada disini

“Pemprov NTB Harus Ambil Kesempatan ini”

LPDP NTB (3)

Kuartet Awardee LPDP NTB dari Bima di PK27

Provinsi NTB adalah salah satu provinsi yang masih berada diurutan buncit Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau Human Development Index (HDI). IPM NTB  seperti yang dipublikasikan BPS NTB, untuk tahun 2013 masih berada di urutan 33 dari 34 provinsi di Indonesia dengan Nilai 67,73. Hanya unggul dari Provinsi Papua (66,25), tapi masih dibawah NTT (68,77), Papua Barat (70,62) dan Maluku Utara (70,63).  Bukan perkara mudah untuk mendongkrak keadaan ini. Meskipun dalam lima tahun terakhir secara statistik menunjukan peningkatan (berturut-turut sejak Tahun 2009 : 64,66—65,2—66,23—66,89—dan Tahun 2013 67,73) tapi angka ini masih dibawah IPM rata-rata Nasional yang diatas 70. Karena itu, diperlukan kerja keras, kebijakan yang tepat dan kemauan yang sungguh-sungguh dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota dan seluruh masyarakat NTB untuk mewujudkannya. Baca lebih lanjut

Street Foto

Street Photography (12)Saat ini semakin banyak yang menekuni hobby fotografi. Semakin banyak yang suka, semakin banyak juga aliran-aliran kesukaan. Termasuk yang menyukau fotografi jalanan atau street fotografi. Fotografi jalanan pada dasarnya adalah kegiatan memotret obyek (manusia dan interaksinya dengan yang lain-lain) di jalanan, di ruang public yang bersifat spontan, apa adanya dan dan cenderung tanpa disadari obyek (candid). Namun demikian, ada juga yang berpendapat tentang perlunya tetap berkomunikasi dengan obyek. Hal ini berkaitan dengan privasi seseorang/obyek. Artinya saat memotret orang yang sadar akan difoto, fotografer sebaiknya tersenyum sebagai tanda permisi untuk mengambil gambar. Jika objek membalas dengan senyuman, fotografer baru bebas mengambil foto. Setelah itu, fotografer sebaiknya menemui objek dan meminta izin lagi secara langsung. Demikian saran salah seorang fotografer kawakan pada sebuah seminat tentang fotografi jalanan. Baca lebih lanjut

Cegah Pikun dengan Belajar Fotografi

gaya fotografer2Belajar fotografi memang harus diakui sebagai sesuatu hal yang sangat menyenangkan. Penguasaan tentang dasar-dasar konsep fotografi yang meliputi ISO  (ukuran sensitifisitas sensor kamera terhadap cahaya),  Aperture  (bukaan lensa saat foto diambil), dan  Shutter Speed (rentang waktu bukaan jendela di depan sensor kamera). Dengan “segitiga” fotografi ini, kita dapat menghasilkan foto yang sesuai keinginan kita. Foto-foto seperti yang kita lihat di koran dan majalah dapat juga kita hasilkan sendiri. Hal ini membuat kepuasan sendiri bagi fotografer apalagi bagi fotografer pemula.  Kepuasan ini tentu menyenangkan, membahagiakan.

Ternyata belajar fotografi tidak hanya memberikan kepuasan dan kesenangan, namun seperti dikutif dari situs jpnn.com bahwa belajar fotografi juga dapat mencegah kepikunan.

“Untuk orang-orang berusia lanjut atau di atas 60 tahun, mengisi TTS dan mendengarkan musik klasik dinilai sudah tidak cukup melindungi otak dari penurunan fungsi kognitif. Mempelajari hal-hal baru, seperti fotografi digital dan merajut lebih menantang dan menstimulasi otak. Baca lebih lanjut

Info Beasiswa Magister dan Doktor LPDP 2015

LPDP yang merupakan Lembaga yang mengelola dana pendidikan di Indonesia telah mengeluarkan informasi terbaru tentang pedoman dan persyaratan pemberian beasiswa untuk Tahun 2015. Seperti disampaikan dalam brosur yang dapat di download dari situsnya, untuk beasiswa Magister dan Doktor pada tahun ini LPDP tetap melakukan dua seleksi yaitu : Seleksi administrasi (pendaftaran online disini) dan Seleksi wawancara berupa Leaderless Group Discussion (LGD), dan one the spot essay writing. Sedangkan perguruan tinggi tujuan harus yang termasuk dalam list LPDP dan dapat di unduh disini.

Pesyaratan dalam brosur ini mulai berlaku pada periode pendaftaran tahap III yang dimulai 28 April 2015.

Sedangkan informasi beasiswa afirmasi dapat dilihat disini

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.