Luasnya Alam semesta

Pada Tanggal 1 Desember 2008 lalu saya ikut melihat fenomena alam pada senja hari didepan rumah saya di Lingkungan Permata Santi-Kota Bima. Dimana saat itu ada dua bintang dan bulan. Kayaknya 2-3 hari waktu itu. Dua bintang sebagai matanya diatas, lalu bulan sabit dibawahnya. Tampilannya persis seperti muka orang yang sedang tersenyum. Sayapun mengabadikannya; memotret fenomena tersebut. Suatu ketika saya melihat di internet bahwa ”dua bintang” itu adalah yupiter dan venus. Saya yang minim pengetahuan alam nya (fisika) hanya bisa bilang, oh……sampai akhirnya saya bisa menuliskan ini.

Suatu ketika mungkin kita pernah memikir tentang luas tanah kita. 1 are, 2 are, 3, 5, 10 are atau 1 hektar, 10, 20, 100 hektar dan seterusnya. Tergantung keadaan dan cara pandang kita. 1 are pun rasanya sudah cukup luas. Sudah bisa buat bangun rumah. Sudah menjadi kebanyakan manusia kalau melihat sesuatu selalu keatas. Yang punya 1 are berkhayal punya 2 are, yang 2 are berkhayal punya yang 5 are dan seterusnya. Seluas-luasnya. Aduh…betapa kayanya kita kalau punya tanah seluas 100 hektar. Berapa sih 100 hektar ? Ya, pokoknya luas lah. Luas sekali. Lalu sempatkah kita berpikir sejenak tentang luasnya alam semesta ini. Rasanya kita beserta keseluruhan hidup tujuh turunan kita tidak akan mampu untuk menghitung deretan angka luasnya.

Luasnya Tata Surya kita

Sekarang mari kita lihat lebih jelas !
Bumi yang kita tempati ini adalah bagian dari sistem tata surya dengan pusatnya satu bintang yang bernama matahari. Diameter bumi adalah 12.756 km. Bumi adalah salah satu dari 9 planet di tata surya kita. Saking luasnya bumi ini sampai putaran rotasinya yang sedemikian dahsyat tidak bisa kita rasakan. Sedangkan diameter matahari 1.392.000 km atau 103 kali besar diameter bumi.

(Bahkan pada tahun 2003 telah ditemukan 1 buah planet X (Nibiru). Nibiru ini adalah planet dari bintang lain yang masuk ke dalam sistem tata surya kita, dengan arah revolusinya berlawanan dengan revolusi bumi. Nibiru adalah planet humongous atau tak terkira besarnya. Massa planet nibiru ini 100 x lebih besar daripada bumi. Menurut para ilmuwan, 50 tahun lagi sejak ditemukan (2053) planet nibiru ini akan memasuki orbit tatasurya kita dan selanjutnya akan bertabrakan dengan bumi-bayangkan bumi kita ditabrak oleh planet lain yang besarnya 100 kali lipat-apakah ini berarti kiamat?)

Kembali ke luas alam semesta. Yang menarik adalah jarak antar bumi dengan matahari. Dengan perbandingan bumi sebesar kelereng, maka matahari sebesar bola sepak, maka jarak antara bola sepak dan kelereng adalah 280 meter. Jelasnya, jarak bumi dengan matahari adalah 150.000.000 km. padahal bumi adalah planet ke-3 terdekat dari matahari. Pluto, sebelum ditemukannya nibiru jaraknya dari matahari adalah 5.900.000.000 km. Jadi bisa dibayangkan betapa luasnya tata surya kita.

Luasnya Galaksi Bima Sakti

Meskipun tampak begitu besar, tata surya sungguh kecil dibandingkan dengan galaksi Bima Sakti (milky way), tempat tata surya berada. Bima Sakti kira-kira terbentang selebar 100.000 tahun cahaya, dan bagian tengahnya kira-kira setebal 15.000 tahun cahaya. Tata surya kita terletak sekitar 30.000 tahun cahaya dari pusat galaksi. Terdapat lebih dari 250 miliar bintang di dalam Bima Sakti-beberapa mirip dengan matahari, yang lain lebih besar atau lebih kecil. Bintang terdekat dengan matahari adalah Alpha Centauri. Jika kita akan meletakkan Alpha Centauri ke dalam model tata surya kita (bola dan kelereng), maka model bintang ini harus diletakkan 78.000 km dari bola-bayangkan berapa jaraknya dengan matahari, bumi saja yang dalam perbandingan ini 280 m jarak aslinya menjadi 150 juta km. Bagaimana kalau 78.000.000 m berapa jarak aslinya.
Ingat ! Bima Sakti memiliki lebih dari 250 miliar bintang dengan jarak antar-bintang yang sama mencengangkannya.

Sebagai perbandingan lain kita lihat kecepatan rotasi dan revolusi bumi dan tatasurya kita terhadap galaksi.
Ketika kita membaca tulisan ini, bumi kita bergerak dalam orbitnya dengan kecepatan 108,000 kilometer (67.108 mil ) per jam mengelilingi matahari. Penjelasan berikut mungkin dapat membantu kita membayangkan kecepatan rotasi bumi yang dahsyat: kecepatan maksimal sebuah mobil kira-kira 200 km (125 mil) per jam. Artinya kecepatan rotasi bumi mengelilingi matahari adalah 540 kali kecepatan mobil. Contoh lain adalah sebuah peluru bergerak 1.800 km (1.100 mil) per jam. Kecepatan rotasi bumi mengelilingi matahari adalah 60 kali kecepatan peluru. Waktu yang dibutuhkan untuk sekali rotasi adalah 24 jam. Sedangkan waktu yang dibutuhkan untuk sekali revolusi (mengelilingi matahari) adalah 365 hari. Sementara matahari (dan sistem tata surya kita) berevolusi mengelilingi pusat galaksi, dan menyelesaikan perjalanannya mengelilingi galaksi setiap 220 milyar tahun lebih. Butuh waktu sekian untuk sekali memutari galaksi bimasakti doang !

Luas Galaksi lain

Meski terlihat begitu besar/luas, ternyata Bima Sakti itu kerdil dibandingkan dengan alam semesta yang luas. Bima Sakti hanyalah satu dari sekian banyak galaksi-300 miliar menurut perhitungan terakhir. Dan jarak antargalaksi adalah jutaan kali jarak matahari dan Alpha Centauri. Salah satu galaksi lain yang kita kenal adalah galaksi andromeda. Galaksi Andromeda dikategorikan sebagai galaksi raksasa karena memiliki diameter sekitar 200 ribu tahun cahaya atau dua kali lebih besar daripada galaksi bimasakti. Andromeda memiliki massa 300 sampai 400 biliun kali massa matahari

Galaksi terdiri dari milyaran bintang-bintang. (Bintang merupakan benda langit seperti halnya matahari. Namun bumi dan bulan bukan bintang). Terdapat sekitar tiga trilliun bintang dalam galaksi yang terbesar. Pada umumnya setiap galaksi berisi 200 hingga 300 milyar bintang, sementara galaksi kecil memiliki 100 milyar bintang
Sekarang cobalah berpikir sejenak: apa artinya satu milyar? Jika kita meletakkan dua nol setelah angka satu, akan menjadi 100. Jika kita tambahkan satu nol lagi maka ia akan menjadi 1000. Tambahkan satu nol lagi, dan kita memiliki angka 10,000 (sepuluh ribu). Dapatkah kita berhitung sampai 10.000? Kita pasti bisa, walau tentunya sangat lama. Tapi, kita masih belum mencapai angka satu milyar. Sekarang kita tambahkan dua nol lagi untuk 10,000. Sekarang menjadi 1,000,000 (satu juta). Kita baru sampai pada sedikit sekali jumlah bintang-bintang dalam sebuah galaksi. Namun, jika kita menambahkan tiga nol lagi setelah 1,000,000, maka sampailah kita pada angka 1,000,000,000 (satu milyar). Dapatkah kita berhitung sampai 1,000,000,000? Berhitung sampai satu milyar akan menghabiskan waktu beberapa dekade, satu dekade sama dengan sepuluh tahun
Kini kita hampir mencapai jumlah bintang-bintang dalam galaksi. Jika kita letakkan dua nol lagi setelah angka 1,000,000,000, ia akan menjadi 100,000,000,000 (seratus milyar). Ini adalah jumlah bintang didalam galaksi yang paling kecil Jika seluruh massa bintang yang ada di bimasakti dijumlahkan, massa bimasakti sendiri akan sama dengan 750 biliun, satu triliun kali massa matahari.

Luasnya Alam Semesta

Baik, sekarang kita akan urutkan alam semesta ini.
Setelah Bumi ada tata surya (solar system) dengan 1 bintang (matahari) dengan 10 planetnya. Tata surya ini terletak di dalam galaksi bimasakti yang memiliki lebih dari 200 milyar bintang. Galaksi berasal dari nebula. Karena itu kumpulan galaksi disebut nebula. Kumpulan nebula disebut himpunan nebula. Kumpulan himpunan nebula disebut group nebula. Kumpulan group nebula disebut guci. Kumpulan guci inilah yang menjadi alam semesta.

Jelasnya lagi.
Supaya lebih mudah kita perkecil. Jika diameter galaksi bimasakti 100.000 tahun cahaya (tc) ini berarti jari-jarinya 50.000 tc. Ini juga berarti jari-jari nebula adalah 50 x 1014 tc. Selanjutnya jari-jari himpunan nebula menjadi 50 x 1025 tc. Jari-jari group nebula adalah 50 x 1036 tc. Jari-jari guci adalah 50 x 1047 tc. Dan berarti jari-jari alam semesta adalah 50 x 1058 tc. (dua angka terakhir dibelakang angka 10 ini adalah pangkat. misal 50×1014 tc artinya 50×10 pangkat 14 tc)  Berapa banyak kah angka ini ? ini dia angkanya : 50.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000 tahun cahaya. Lalu 1 tahun cahaya berapakah jaraknya ? Satu tahun cahaya adalah ukuran jarak yang sama dengan jarak yang ditempuh oleh sinar yang bergerak dengan kecepatan 300.000 km/detik dalam waktu satu tahun. Ini berarti 1 tahun cahaya sama dengan 9.460.800.000.000 km. Silahkan dikalikan dengan angka 50 x 1058 tc diatas.
Subhanallah !
Maha Besar Engkau Ya Allah !

Catatan :Hingga kini manusia hanya mampu melihat sejauh 14 milyar tahun cahaya. Pada jarak itulah bintang terjauh yang bisa diamati dari bumi.

(dari berbagai sumber seperti Harun Yahya, NASA.gov.com, fisika.net, galactica-science.com, aliflamra1711@gmail.com, 12mb.com/fahmi, dll)

Bumi-Matahari

Bumi-Matahari

    • sukana
    • Maret 17th, 2009

    Taerima kasih, info-infonya OK.

    • selly matinelly
    • Juni 8th, 2009

    Wooow..bermanfaat banget informasinya.makasih ya mba.Selly kirim link nya di fb boleh yah.Biar teman2 yang lain bisa baca juga.makasih banyak mba

    • Aris
    • November 16th, 2009

    Semoga dg ini qt mjd ingat sm Yg Maha Kuasa

    • Sancaka
    • Desember 1st, 2009

    abis baca jadi pusing, saking takjubnya. akal dan ilmu tidak akan mencapai, sampai kapanpun. hanya iman yang bisa berkata : “Subhanallah wabihamdih”

  1. yak setuju. isi blog ini sudah sama dengan model blog sains yang aku pikirkan..
    menurut kamu posting di link di atas ini bagaimana?

  2. tolong tambahkan foto ya?

  3. Keren brow…. Aku pengen cari info tentang NIBIRU sebenarnya, tetapi ini cukup menarik untuk disimak… Kalau boleh share NIBIRU adalah salah satu penyebab kiamat menurut ahli astronomi, tetapi dalam sebuah buku ternyata hal itu menjadi sangat rahasia. Bisa minta tolong cariin info ga??? klikbm.wordpress.com

    • thanks brow….sori banget, aku cuma punya info sekian tu yang bisa kujelaskan.

    • elizroil
    • November 21st, 2010

    lalu perlu berapa ratus,ribu.juta,milyar,trilyun,~ tahun lagi agar manusia sampai ke galaksi terdekat,apalagi ke galaksi terjauh,sedangkan untuk sampai ke pluto saja perlu waktu berpuluh2 tahun, ya Allah, ampuni aku jika aku kadang mengingkari keagungan-Mu, (nah itu dia, wallahualam. begitu lah Maha Besarnya Allah swt)

    • hannan
    • Januari 14th, 2011

    SubhanAllah.sungguh maha kuasa Engkau (Iya. subhanallah….!)

  4. Ya itulah kekuasaan Allah yang tanpa batas, kita manusia tidak akan bisa mengukur bukan hanya tujuh turunan, tapi manusia sampai hari kiamat tak akan dapat mengukur luasnya alam semesta.

    • D1N4N|C7
    • Oktober 8th, 2013

    Jempol ..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: