Kabar Bima

Bima Banjir ?

Hujan deras yang mengguyur kota Bima beberapa hari terakhir membuat sebagian warga cemas. jangn-jangan kejadian banjir seperti tahun 2004 terulang. meski ada beberapa daerah yang sempat tergenang, namun secara umum alhamdulillah tidak ada banjir .

Beberapa hari terakhir daerah Bima termasuk Kota Bima mendapat curah hujan yang cukup tinggi. Misalnya saja minggu siang hingga senin pagi (1-2 Maret 09) hujan terus mengguyur. Meski begitu lama, namun tidak ada banjir. hanya dibeberapa daerah seperti kampung dara dan sekitar terminal yang lumayan. Kuatirnya curah hujan justru tinggi di daerah-daerah pinggiran kota sehingga mengirim banjir ke tengah kota seperti beberapa tahun yang lalu (2004). Waktu senin kemarin itu ada juga sih yang bercerita kalau rumahnya kebanjiran. Tapi tidak begitu besar.
Nah, rabu siang (4/3), hujan mengguyur kota Bima dengan sangat deras. Hanya sekitar 45 menit. Tapi rasanya itu hujan yang paling deras. Entah karena akumulasi hujan sebelumnya atau memang paling deras. Yang jelas beberapa bagian rumah yang sebelumnya tidak pernah bocor akhirnya”bocor”. Air menetes dibeberapa bagian rumah. Padahal pake genteng multiroof.
Hal ini mungkin membuat warga kota bima cemas termasuk saya. Jangan-jangan banjir lagi. Saya coba hubungi ponakan yang sedang sekolah di SMA 2 Lewirato. Katanya tidak bisa pulang. Didepan sekolah banjir. Saya pun memutuskan untuk menjemputnya. Kebetulan beberapa saat kemudian hujan reda.
Di jembatan Cabang Arema Santi, air lebih kurang 30 cm. Saya terus ke selatan. Jalan 2 jalur mulai dari depan Kantor Dinas PU hingga lampu merah cabang Sadia dipenuhi air yang tingginya antara 10-30 cm. (jadi teringat banjir yang kerap terjadi dijalan-jalan utama di kota besar seperti Surabaya, Jakarta-apa mungkin nanti Bima juga akan seperti Surabaya, Jakarta itu ya? Untungnya sekarang kan hanya karena daerah serapan air masih banyak, bagaimana nanti kalau kota sudah dipenuhi bangunan? Mestinya mulai sekarang yah, orang-orang yang berkepentingan merencanakan tatakota yang bebas banjir)
Saya melihat, air meluap-luap masuk ke perumahan asrama polisi gunung dua.
Setelah mengantar pulang ponakan, saya melanjutkan perjalanan ke Bima. Tidak ada yang istimewa. Paling tinggi genangan air ada didepan Lancar jaya dan BNI. Di Lewisape, Perumahan ex gudang sia Gilipanda juga aman. Hanya arus banjir di kali yang melintas di sana cukup besar meski tak sampai meluap. Lewat depan Puskesmas Asakota, terus Kampung Nae, Salama hingga Santi semuanya aman.
Alhamdulillah.
Tapi sampai dirumah saya harus bergotong royong dengan warga sekitar; membuat parit untuk mengalirkan air yang tumben begitu menumpuk dekat rumah.

Banjir Bima

Depan DPRD kabupaten Bima

Lampu merah Bima

Cabang Lampu Merah Bima

depan BNI Bima

Depan Lancar jaya dan BNI Bima

GrosoGroso

Groso tetap laris manis depan arjuna

Aliran kali di sekitar Perumahan Gilipanda

(maaf, foto-fotonya belum bisa di upload)

    • muhammad setiadin
    • November 28th, 2009

    moga bima g banjir lg n garosonya makin banyak.he,,,,,,,,,,

    • ayat
    • Februari 20th, 2010

    semoga masyarakat dan pemerintah mau cepat berbenah, menjadikan banjir ini pelajaran agar kedepan jauh lebih baik. Bima Jayalah Terus

    • attin
    • Mei 20th, 2010

    moga pihak yang terkait tidak ikut kebanjiran…..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: