MENGAPA PRIA DAN WANITA BERBEDA

”Wanita memiliki 4500 perbendaharaan kata-kata setiap harinya. Sementara laki-laki hanya 2500”. Karena perbedaan tersebut membuat ”ocehan” wanita tetap ada sampai malam hari dirumah. Sementara laki-laki saat pulang biasanya lebih banyak diam. Itulah antara lain perbedaan wanita dan laki-laki.

WANITA
Perlu kata kata berbunga
Apapun keadaannya, meski itu ”bohong” wanita sangat senang dengan kata-kata yang berbunga. Misalnya seorang ibu dengan kira-kira berat badan 90 kg bertanya. ”saya gemuk gak ya? Maka jawaban kita yang akan menyenangkan dia misalnya dengan mengatakan : berapapun BB ibu, yang jelas atau bagi saya ibu terlihat sangat cantik/sangat menarik. Atau pada lain kasus mengatakan : Ibu ini pake baju apa saja pantes ! (meski sebenarnya itu bertolak belakang)
Mulai dengan sedikit berputar
Pada umumnya seorang wanita butuh beberapa pengantar sebelum masuk ke topik yang sebenarnya. Tidak suka to the point.
Mudah minta pertolongan
Ini juga banyak terlihat pada wanita. Bahwa mereka lebih mudah untuk meminta pertolongan dalam hal apapun.
Pembicaraan selalu menyangkut orang lain
Pembicaraan wanita sebagian besar pada akhirnya bermuara pada pembicaraan tentang orang lain. Misalnya saat membicarakan tentang bakso yang enak. Maka pembicaraan selanjutnya, dimana belinya, ketika ketemu subyeknya maka pembicaraan subyek penjual bakso tersebut menjadi lebih banyak daripada baksonya. ”o, itu. Baksonya mas tukul. Pasti banyak untungnya ya tiap hari. Kemarin dia baru bangun rumah, beli mobil, tapi kasian ya, anaknya yang pertama itu belum nikah”, begitu dan seterusnya pada masalah lain.

ibu_mela

Multy Tracking Brain .
Ini berarti pada umumnya seorang wanita mempunyai kemampuan untuk melakukan beberapa pekerjaan sekaligus pada satu kesempatan. Misalnya saat menggoreng di dapur sambil menerima telepon dari seorang teman. Pada saat itu juga anaknya bertanya berapa hasil misal 25 x 25. maka hasilnya seorang wanita bisa menghasilkan gorengan yang tetap enak/tidak gosong, jawaban perkalian anaknya juga benar dan pembicaraan dengan temannya tetap nyambung.
Seorang wanita juga memiliki kecenderungan susah menentukan arah. Mungkin karena hal tersebut makanya para penemu benua tidak ada yang dari kaum wanita. Misalnya saja saat berkendaraan. Meski telah memiliki kaca spion, namun wanita biasanya tetap menoleh dulu. Atau suatu saat berkunjung ke suatu daerah. Ketika ditanya posisi di sebelah mana maka jawabannya lebih banyak sebelah kanan, kiri, kanan, kiri dan seterusnya. Padahalah yang ditanya misalnya sebelah barat atau timurnya, utara taua selatannya.
Hal menarik lainnya pada wanita adalah perbendaharaan kata-kata mereka. Setiap harinya mereka memiliki 4500 perbendaharaan kata-kata yang bisa di ”omongkan”. Karenanya seorang wanita meski telah banyak ”bercerita” dikantor tetap memiliki bahan pembicaraan lain di rumah hingga menjelang tidur malam.

Mudah membicarakan masalahnya
Ini juga menjadi ciri kebanyakan wanita. Setiap permasalahan, amat mudah dibicarakan dengan orang lain. Mudah curhat.
Pendengar hebat & ahli membaca mimik
Wanita adalah pendengar yang hebat dan sangat lihai membaca mimik. Wanita seperti punya radar untuk mendeteksi apakah kita berbohong atau jujur hanya dari mimik wajah kita. Dan ketika kita ketahuan berbohong maka ingatannya terhadap kebohongan tersebut tidak akan gampang dilupakan.

PRIA
Straight To The Point
Laki-laki biasanya tidak suka bertele-tele. Laki-laki biasanya langsung ke topik pembicaraan

mela_ayah_250806

Jarang mengaku sedang dalam masalah
Laki-laki juga pada umumnya jarang mengaku sedang dalam masalah. Laki-laki lebih banyak menyimpannya sendiri masalahnya. Jarang mengungkapkan keluahan-keluahannya.
Menjunjung tinggi kebebasan
Seorang laki-laki juga pada umumnya sangat menjunjung tinggi kebebasan. Demokrasi katanya.
Memutuskan tanpa diskusi
Laki-laki juga cenderung otoriter. Memutuskan sesuatu tanpa diskusi.
Mono Tracking Brain
Dari segi kemampuan melakukan pekerjaan. Laki-laki pada umumnya tidak bisa kosentrasi pada 2 atau lebih pekerjaan sekaligus. Artinya laki-laki biasanya hanya bisa kosentrasi utuh pada satu pekerjaan. Misalnya pada saat serius mengajar tiba-tiba HP nya berdering dan ada pembicaraan penting lainnya. Maka ketika akan mengajar kembali biasanya lupa pada topik terakhir yang dibicarakan. Atau pada contoh lainnya, pada saat membaca koran seorang laki-laki susah untuk diajak berbicara masalah lain kecuali sudah menyelesaikan membaca korannya. Atau saat berkosentrasi dengan komputer juga akan susah untuk berkosentrasi dengan anak-anaknya yang mengganggu. Bila disuruh ini itu jawabannya ”iya, iya”. Iya nya ini bisa sampai 3 hari bahkan lebih lama.
Pada bagian ini juga laki-laki hanya memiliki 2500 perbendaharaan kata-kata setiap hari. Jadi, sepulang dari kantor dan ketika sampai di rumah kata-katanya laki-laki sudah habis dan akhirnya lebih banyak diam.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: