Inter Milan Scudetto

Inter Scudetto17

Inter Scudetto17

FC Internazionale Milan atau terkenal dengan Inter Milan akhirnya meraih scudetto (juara) lega calcio (Liga Italy) musim 2008-2009. Bahkan kepastian juaranya Inter Milan didapatkan lebih awal atau tepatnya sehari sebelum mereka sendiri melakoni laga penentuan melawan Siena. Pasalnya AC Milan sebagai pesaing terdekat pada giornata ke 36 kalah dari Udinese. Sehingga apapun hasil yang diraih Inter Milan ketika menghadapi Siena esok harinya tidak akan merubah hasil akhir kompetisi. Karena dengan sisa 2 laga, poin yang dikumpulkan Inter Milan sudah tidak mungkin terkejar lagi oleh AC Milan.


Apa istimewanya scudetto kali ini ?
Scudetto yang diraih oleh Inter Milan tahun ini adalah yang keempat berturut-turut. Raihan ini juga menyamakan perolehan scudetto Inter dengan saudara tua sekotanya AC Milan yaitu 17. Scudetto ini menjadi sangat bermakna manakala di awal musim Inter berani mendepak Roberto Mancini, pelatih yang sukses memberikan Inter gelar juara setelah puasa beberapa lama. Inter mengganti Mancini dengan pelatih yang katanya orang hebat bahkan menyebut dirinya special one yaitu Jose Maurinho. Pernyataan tersebut sebagian besar diterima oleh semua kalangan bola. Karena Mr. Jose memang telah menunjukan prestasi. Porto mampu dibawanya juara liga champion, Chelsea dibawanya bersaing dan menguasai premier league selama dua musin berturut-turut. Karena itu sosok Maurinho menjadi magnet baru ketika serie A di mulai.


Popularitas maurinho diawal musim dimanfaatkan betul oleh lawannya. Tercatat beberapa kali Maurinho terlibat perang urat saraf dengan pengelola klub maupun pelatih lain. Popularitas dan nama besar Maurinho juga menjadikan Inter diunggulkan untuk meraih tropi di kompetisi apapun yang diikuti oleh inter.

Muntari, bersyukur !

Muntari, bersyukur !

I Nerazzurri atau Si Biru Hitam adalah satu-satunya tim besar yang lolos dari skandal calciopoli beberapa tahun silam. Bahkan dalam perjalanannya Inter sempat diisukan juga terlibat skandal pada tahun lalu. Bedanya; skandal yang melibatkan tim-tim seperti Juventus, AC Milan, Lazio, Fiorentina adalah meminta bantua wasit untuk menang. Sedangkan skandal yang dihembuskan dilakukan oleh Inter adalah memaksa Inter kalah agar aroma persaingan liga Italy berlangsung hingga akhir musim. Karena pada tahun kemarin Inter begitu perkasa hingga mampu meninggalkan pesaingnya dengan selisih 11 poin.

17conRosa

17conRosa

Beberapa tuduhan dan aroma ketidaksenangan pada Inter terus terpelihara. Itu tidak saja diantara para petinggi klub yang katanya masih sakit hati “karena diduga Inter yang membocorkan skandal calciopoli”. Tapi juga pada media yang di Italy sebagian besar katanya dikuasai oleh perdana menterinya yaitu Berlusconi yang juga Bos besar AC Milan.
Di Indonesia, setali tiga uang. Jika beberapa tahun lalu Juventus menjadi sasaran kritik media, maka dalam beberapa tahun terakhir Inter menjadi langganan berita miring (karena ketidakobyektifan itu juga akhirnya saya memutuskan untuk berhenti membaca sebuah tabloid olahraga terkenal nasional yang telah sekian tahun menjadi langganan)
Di media elektronik seperti Goal.com edisi Indonesia, berita tentang Inter juga lebih kurang sama dengan tabloid tersebut. Hampir selalu ada kalimat yang membuat berita tersebut kontroversi. Mungkin saja disadari betul oleh redaksinya bahwa berita tentang Inter selalu menarik untuk dibaca dan diberi komentar. Hasil survey Goal. com Indonesia periode 11-23 Juli 2008 menempatkan Inter Milan sebagai klub kesayangan pembacanya dengan total 48 %. Berikutnya baru AC Milan (24 %), AS Roma (13 %), Juventus (12 %) Klub lainnya 2 % dan Fiorentina 1 %.
Scudetto ke-17 kali ini diraih La Beneamata (Julukan bagi Inter karena pantas di hargai_populer setelah Inter tidak terlibat skandal calciopoli) menjadi sangat berarti. Disamping menjawab kritikan public akan kapasitas Maurinho, juga membungkam para rivalnya dan tifosinya yang sepanjang tahun menunjukan ketidakbersahabatan dengan Inter. Di Indonesia, kenyataan ini sangat parah. Barometernya komentar-komentar pembaca di beberapa situs internet seperti di goal.com edisi Indonesia dll terkadang membuat kita geleng-geleng kepala. Intinya, begitu banyak orang yang ingin Inter jatuh, begitu banyak orang yang ingin Inter kalah. Begitu banyak orang yang tersenyum ketika Inter tersisih dari Liga Champion.

Inter scudetto_17Inter scudetto_17

Bagi para mereka, apapun yang diraih oleh Inter selalu dipandang sebelah mata. Jika saja saat itu Inter menang dari MU maka komentar selanjuntnya adalah “Ah, kebetulan. Ah, Inter gak akan juara LC”, dst. Bahkan jika pun Inter meraih juara LC maka komentarnya “Ah, baru juga dapat sekali udah bangga”, dst. Tidak akan habis nada sindiran dan ketidaksportifan dalam melihat.
Padahal, sepakbola adalah bukan bicara matematika. Banyak hal yang menentukan. Bahkan factor keberuntungan acapkali menentukan hasil akhir meski secara permainan telah maksimal. Sepakbola tidak hanya ditentukan oleh 1 atau 2 orang pemain bintang. Sepakbola banyak memunculkan kejutan, kelucuan bahkan skandal. Jadi da lam sepakbola tidak ada yang bisa dihitung secata matematik. Sehingga itulah yang terjadi ketika Porto juara LC, atau Madrid dan Milan mengumpulkan sekian banyak tropi LC. Ada factor lain selain tehnik yang bermain. Sehingga seberapa banyakpun scudetto yang diraih, seberapa banyak pun koleksi gelar yang didapat selalu ada yang namanya factor X.
Makanya ketika Inter juara bahkan dalam 4 tahun terakhir, bagi para Interisti pantas di banggakan. Karena merekalah yang terbukti yang terbaik. Terbaik karena kebetulan juga lawan-lawannya tidak tampil sebaik Inter. Tapi itulah kenyataanya. Itulah yang harus kita terima saat ini. Tahun depan kita percaya ceritanya akan berbeda. Tahun ini kita tidak perlu berujar ini itu yang secara tidak langsung menunjukan ketidakgentlemannya menerima kenyataan.
Dan bagi para Interisti, wajar dan pantas kalau saat ini mereka berbangga dan merayakan scudetto yang di raih Inter. Bagi tifosi lain, tidak ada kata yang lebih tepat selain memberikan ucapan selamat.

Inter Scudetto ke 17Inter Scudetto ke 17

  1. Pertamaaaax… Biarkan Inter Milan Scudeto dulu.. Tapi favorite tetap AC Milan. Suatu saat AC Milan akan jaya kembali.

    Salam kenal,
    OmpuNdaru

    • Biasalah…..yang bisa scudetto kan cuma satu, kebetulan thn ini Inter Milan. Yg penting tifosi tetap fair. Siapapun yg scudetto berikutnya tetap kita berikan ucapan selamat. terima kasih lenga.

    • dhean x
    • Mei 27th, 2009

    Begitu indah 4 x juara berturut2………bravo InterQ

  2. Banggaku pada Intermilan bukan pada berapa byk scudetto yang diraih tapi karena hingga kini terbukti menjadi tim yang paling fair. pantas dijuluki La Beneamata (yang dihargai)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: