Ke Yogyakarta

Yogyakarta……

Akhirnya kembali juga ke kota ini.

Dulu ….. pertama aku ke kota ini di tahun 1996. Itupun mampir. Borobudur, Malioboro…dan entah lagi waktu itu kusinggahi. Setahun kemudian kesana lagi….masih bujangan. Enjoy saja mampir sesuka hati. Kesasar, tepatnya berjam-jam tidak ada yang menemukanku di Masjid FE UII Condong Catur (Susah…jaman itu tidak ada HP). Berikutnya, berikutnya…lagi dan lagi entah sudah ke berapa aku ke Kota ini. Seperti kebanyakan orang, akupun selalu ingin kembali ke Yogya.

Suatu ketika bahkan aku ikut kuliah brsama temanku. Saat itu aku berandai-andai ‘senangnya….jika bisa kuliah di Yogya tepatnya UGM’. Sepertinya mimpi itu sudah terkubur kala aku memngambil kuliah S1 dua jurusan (dua-duanya bukan di Yogya). Sampai aku terpilih mengikuti HMT (Hospital Management Training) dan di terima oleh MMR UGM sebagai mahasiswa baru Tahun 2010 ini.

Bersama teman-teman lainnya di pertengahan ramadhan 1431 H kami ‘menyerbu’ Kota Gudeg itu. Ada yang langsung pake pesawat dari Bima ada juga yang milih ‘lebih irit’ naik pesawat dari Mataram. Ah, yang penting sampai di Yogya lah………

Singkat cerita, akhirnya semuanya sampai juga di Yogya. Malam saat istirahat tiba-tiba gempa mengguncang. Uhhhhhh…….(kirain sudah keluar dari episentrum gempa di Bima-mengutip katanya pak Hary Njot yang pontang panting meninggalkan Bima setelah di guncang gempa hebat di Nov 2009). Ternyata Yogya pun adalah daerah gempa……

Alhamdulillah….aman…

Kost di Pogung Kidul, sementara hampir semua teman-teman lain kost atau di nginap di daerah Sendowo atau penginapan Talenta II. Jadilah aku yang paling jauh lokasi kostnya. Untung setiap hari masih bisa lewat jalan pintas via Fakultas Tehnik.

Kuliah

Kuliah perdana di Aula PSIK, selanjutnya di Gedung Diklat RS Sardjito Lt. IV. Besoknya nya lagi di Ruang Kuliah S3, lalu ke Ruang Theatre, Auditorium FK, Lab Bahasa FK dan Aula IKM. Senangnya selama mengikuti kuliah karena merasa sangat dilayani oleh pengelola. Benar-benar dijadikan tamu istimewa. Pelajaran Blok I ini khususnya dari Prof. Iwan hampir semuanya sudah di dapat sewaktu HMT. Tinggal beberapa materi tambahan seperti Manajemen Kontemporer dari Pak Mulyadi yang belum. Disamping kuliah juga sibuk pelatihan agar lulus TOEFL (Untung TPA sudah lulus). Juga ada Pelajaran GaMel (Gadjah Mada Medical e-Learning) yang menjadi hal menarik tentang pemanfaatan IT untuk perkuliahan.

Kost

Aku Kost di daerah Pogung Kidul. Tepatnya kost gratis milik keluarga istri. Karena bersamaan dengan bulan puasa yah…ikut suasana ramadhan daerah sekitar itu. Buka pertama di depan gang kost dengan Sup buah dan (mulai deh cara baru) kalau mau makan ambil sendiri. Hmmm….lumayan segar buka pertama itu. Saat sahur pertama dan sahur-sahur selanjutnya harus rela ngantri untuk makan sahur di warung terdekat. Yah…merasakan jadi mahasiswa. Bagiku lumayan tepatnya sangat murah kali ya, makan plus teh hangat dan buah paling mahal Rp. 11.000, dan seingatku paling murah aku makan sahur Rp. 6.000.

Sementara untuk berbuka bisa kemana-mana. Banyak pilihan karena sepulang kuliah (rata-rata jam 16.30 wib) langsung nunggu waktu berbuka. Kalaupun pulangnya cepat baru pulang kost dulu. Kemana saja ya waktu itu? Ada lumpia pedes di depan farmasi jln kaliurang. Enak juga. Banyak pilihan rasa lumpianya. Lalu pernah nyoba di Xtra hot jln. C. Simanjuntak. Waduh…ini pengalaman gak uenak. Saking ramenya pengunjung akhirnya pesanan kita juga lamaaaaaaaa banget datangnya. Udah lama, ternyata menu yang ada tidak sesuai harapan. Jadilah sekitar 18 biji kerupuk sebagai pengganti ikan yg dipesan gak datang-datang.

Berikutnya masih disekitar daerah itu, mau berbuka di pondok cabe, yak ampuuuun gak pernah dapat tempat. Disamping itu sempat juga berbuka di jalan karena keburu magrib. Enjoy saja tuh. Iga Bakar, Ayam Hayam Wuruk, lalu ikan bakar di plaza lt dasar Mall Galeria itu sangat kunikmati. Uenyak…..enyak !

Disamping acara berbuka sendiri, di kampus juga paling tidak ada tiga kali undangan buka bersama. Pertama di Lt. dasar auditorium FK bagi seluruh mahasiswa S2 IKM, lalu di kantin medica IKM bagi mahasiswa MMR usai outbond dan terakhir undangan rektor bersama pak Anggito Abimayu. Sempat juga diundang Bu Putu, Pak Agas  buka bersama.

Intinya, urusan makan kalau di Yogya kayaknya kemarin tidak ada masalah.

Hal Menarik

Ada beberapa hal yang menarik perhatianku selama di Yogya. Kalau memperhatikan jalan dan gang yang dilalui maka hampir semua akan menemukan semacam penutup besi (yang itu aku teringat film Serangan Umum 1 maret dimana para pejuang keluar dari situ. Dan setelah kutanya orang, itu adalah penutup sistem drainase yang ada di bawahnya)

Lalu memanfaatkan GPS. Dengan E72 yang kumiliki dan sinyal telkomsel yang hampir semuanya 3G bahkan HSDPA (kecuali kalau aku masuk kamar hilang sinyal 3G nya). Maka pengalaman ber GPS adalah hal yang sangat menyenangkan. Bagiku dengan adanya GPS itu, kecil kemungkinan aku tersesat. Posisiku yang paling jauh di Jln. MT Haryono ?  (sebelah selatan alun-alun selatan lalu tembus gerbang (apa namanya tuh). Pernah juga ke Social Agency jln Godean lalu ke barat mutar lewat Ring Road Utara baru balik ke Pogung Kidul. Semuanya bisa terpantau lewat GPS itu. Asyik banget. Bahkan sempat pak sopir Taxi yang kutumpangin minta tolong aku supaya diatur HP nya agar bisa GPS juga.

Lalu tentang laundry. Wah, senang banget. Hanya 2500/kg nya. Jauh lebih murah dibanding di daerahku yg 7000/kg nya. Itu sudah disetrika licin, harumnya seharian dan sudah dalam plastik bening. Lalu plastik hitam. Cuman ada cerita juga ne tentang laundry. Saking senangnya sama laundry, hampir tiap hari antar cucian. Berhubung saat itu bulan puasa, laundry nya buka  mulai jam  8-9. Tutup lebih kurang jam 16.00 sore. Smentara aku harus sudah harus kuliah jam 8. Pulang kalau tidak ada tugas paling cepat jam 17.00. jadinya tidak ketemu waktu bukanya laundry. Jadinya pernah memakai baju yang sama sampai tiga hari. (ini harus di jelaskan, biar tidak ada persangkaan). Yah…terpaksa bajunya kucuci sendiri sekitar jam 22-23 peras sekuat-kuatnya lalu pasang di depan kipas angin. Besok pagi alhamdulillah sudah kering. Untung bajunya bukan jenis kain yang gampang kusut.

Dan juga tentang buah. Buah-buahan seperti Apel, Anggur, klengkeng di daerahku termasuk barang yang meski ada tapi harganya lumayan mahal (rata-rata harganya lebih dari 2-3 kali lipat). Tak heran kalau pas pergi ke jawa gini aku ‘aji mumpung’. Setiap hari beli buah. Benar-benar menikmati buah. Bahkan sempat sekali duren bangkok yang sedianya buat es buahnya orang kita paksa/minta beli (yakin kalau harganya masih lebih murah ketimbang yang sudah dibuka dan dibungkus plastik di mall apalagi di daerahku)

Terakhir tentu saja saat pulang. Menikmati dua kali penerbangan dengan garuda dengan harga tiket yang super duper murah. Terima kasih garuda…..

Hmmm…. sangat berkesan !

Penasaran !

Di hari terkhir aku pulang duluan. Sementara teman-teman lain pulang esoknya. Jadilah mereka bermalam minggu di Alun-alun Utara. Merekapun bercerita bermain-main disana termasuk mencoba menutup mata dan jalan diantara dua pohon beringin sana. Ternyata semua teman-temanku tidak ada yang berhasil lolos. Wah, penasaran aku ! besok kalau ada waktu pengen nyoba. Ada juga seorang teman yang mengirimiku daftar kuliner Yogya. Dulu waktu aku ke Yogya pernah makan Pempek di daerah Malioboro. Nah, besok pengen nyoba pempek itu. Masihkan enyak seperti kesanku dulu gak ya?

Apalagi yah…..?

Yang jelas sekarang waktunya pintar-pintar ngatur waktu. Tetep menyelesaikan pekerjaan juga tetep bisa belajar. Aku pengen benar-benar bisa memahami tentang manajemen kontemporer seperti yang diajarkan pak mulyadi, pengen benar-benar bisa memberikan pemahaman tentang pentingnya patient safety seperti yang diajarkan Prof. Iwan, pengen benar-benar bisa mengerti tentang akutansi kesehatan, tau perhitungan unit cost seperti yang diajarkan Pak Agas dan mampu menyusun Rencana Strategi Bisnis khususnya persiapan BLUD seperti yang di ajarkan Bu Putu.

Tapi……sebelum itu semua aku harus lulus TOEFL dulu……tes kemarin belum lulus. Sekalian biar gak dibilang parah lagi oleh bojoku.

Semoga dan semoga. Tetep semangat. Yogya, tunggu aku datang. Aku pasti bisa !

(foto-toto berikut kecuali foto outbond adalah hasil jepretan kamara  E72 dgn resolusi asal 3 Mpx, lalu di crop dgn ukuran 16 x 10 (biar kalau jadi walpaper dekstop pas)

  1. Oktober 8th, 2010
  2. November 9th, 2014

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: