Baru Lahir Sudah Punya Gigi

Punya gigi baru lahir?

Lancashire, Inggris, Normalnya seorang bayi akan memiliki gigi setelah berusia 6 bulan atau mencapai 1 tahun. Tapi pada kondisi yang langka, gigi sudah muncul saat bayi baru dilahirkan. Apa penyebabnya?

Kondisi ini dialami oleh Caulfield (25 tahun) saat melahirkan putrinya bernama Faye Armstrong. Saat dilahirkan Faye memiliki dua celah putih di gusi bagian bawah, dan keesokan harinya saat menyusui sang ibu merasakan sakit dan melihat adanya dua gigi depan di gusi bagian bawah.

“Bidan mengatakan pada saya bahwa ini benar-benar langka. Terkadang bayi lahir hanya dengan kuncup dan tidak gigi yang tumbuh sempurna seperti Faye,” ujar Caulfield, seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (8/12/2010).

Faye lahir tiga minggu lebih awal di Ormskirk Hospital, Lancashire. Kondisi ini terbilang langka, karena kejadian ini terjadi sekitar 1 dari 2.000 kelahiran dengan satu atau dua gigi.

Umumnya gigi pada bayi baru akan muncul saat berusia antara 6 bulan sampai 1 tahun dan merupakan gigi seri atau gigi susu. Gigi yang pertama muncul adalah empat gigi depan di bagian atas dan bawah yang berguna untuk memotong atau menggigit makanan.

Sebagian besar bayi memiliki satu set gigi lengkap (20 gigi) pada saat berusia 3 tahun, dan akan mulai copot atau tanggal saat berusia 5 tahun sehingga memungkinkan gusi untuk menumbuhkan gigi permanen hingga dewasa.

Seperti dikutip dari NYTimes, gigi yang sudah muncul saat bayi dilahirkan disebut dengan ‘natal teeth’, umumnya berkembang di gusi bawah, yang mana gigi insisivus sentral akan muncul. Memiliki struktur akar kecil dan melekat ke ujung gusi oleh jaringan lunak. Jika penempatannya tidak tepat bisa menyebabkan iritasi, luka pada lidah bayi ketika menyusu dan menimbulkan rasa tidaknyaman atau sakit pada ibu menyusui.

Sebagian besar kejadian munculnya gigi saat bayi dilahirkan tidak berhubungan dengan kondisi medis. Namun, ada juga beberapa kondisi yang menyebabkan natal teeth ini, yaitu:

  1. Kelainan yang terisolasi (isolated anomaly), merupakan penyebab yang paling umum.
  2. Sindrom Ellis-van Crevelnd, yaitu suatu gangguan yang diwarisi dengan beberapa bentuk kelainan dan kekerdilan.
  3. Sindrom Hallerman-Streiff, yaitu suatu kondisi yang mempengaruhi tinggi badan, bentuk kepala dan pertumbuhan rambut.
  4. Sindrom Pierre Robin, yaitu kondisi yang muncul saat lahir ditandai dengan rahang bawah yang sangat kecil (micrognathia), lidah cenderung mundur dan ke bawah (glossoptosis) dan ada celah lunak di langit-langit mulut.
  5. Sindrom Soto, yaitu kelainan genetik langka yang ditandai dengan pertumbuhan fisik berlebihan selama 2-3 tahun pertama kehidupannya.

Orangtua sebaiknya menjaga gigi agar tetap bersih dengan menyeka gusi dan gigi menggunakan kain bersih yang lembut. Selain itu pastikan gusi dan lidah bayi tidak mengalami cedera akibat gigi tersebut. Namun jika bayi mengalami sakit pada lidah atau mulutnya, segera periksakan ke dokter (Sumber Berita)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: