Musim Groso Segera Usai

Kalau Anda jalan-jalan ke Bima atau Kota Bima, maka sempatkanlah makan Groso. Buah Groso atau Srikaya atau Menungo yang

Groso_Rp. 10.000 dapat 6 buah

dihasilkan dari daerah Bima ini rasanya sangat istimewa. Disamping rasanya yang manis (legit), juga memiliki biji yang sangat sedikit sehingga dagingnya sangat banyak. Memakannya pun tidak perlu menunggu waktu khusus. Rasanya yang manis membuatnya aman dimakan kapan saja.

Meski tergolong buah yang tidak tahan lama, namun peminatnya tetep tinggi. Bukan hanya sekedar pendatang, masyarakat Bima sendiri sangat menantikan musim groso ini tiba. Dan bila musim groso ini tiba maka sepanjang jalan menuju Bima mulai dari Panda (lewat  dikit Bandara M. Salahudin), penuh dengan jejeran penjual groso dengan berbagai ukuran. kebetulan daerah penghasil groso terkenal adalah Panda (Kec.Palibelo Kab. Bima, lalu daearh sebelah utara Kota Bima mulai dari Gindi, Tambana, Ule sampai Kolo, terus daerah selatan Kota Bima seperti Panggi dan Sambinae.  Untuk di Kota Bima, jejeran groso kalau pagi dapat dijumpai dipasar raya Bima. Lalu di depan Arjuna sekitar Lancar jaya pada sore hari. Disitu penuh dengan penjual groso.  Pada puncak panen, dengan uang Rp. 10.000 kita bisa mendapat 10 buah groso dengan ukuran yang cukup besar. Namun, pada saat jarang, jangan kaget kalau satu buah groso kadang di jual Rp. 5000/buah.

Kota Bima_Groso diseberang LJ

Tahun 2011 ini nampaknya musim dan panen groso berlangsung lama. Sejak November 2010, groso sudah mulai terlihat denganjumlah yang terbatas. Nampaknya puncak musim groso terjadi pada awal januari 2011 kemarin.  Saat kukembali (setelah pergi  selama 20 hari) groso masih ada, namun nampaknya adalah buah yang terakhir. Sehingga ukurannya rata-rata yang kecil. Harganya pun kembali naik dibanding yang sebelumnya. Kini Untuk mendapat 6 buah groso yang per buahnya Rp. 500-Rp.1000 pada puncak musim harus ditebus dengan Rp. 10.000. Menyiasati harga ini, kalau mau sedikit bersabar maka pergilah beli groso usai magrib sampai malam. mungkin karena sifat groso yang tidak tahan lama atau penjualnya takut grosonya jadi busuk, biasanya jam sekian harga akan di turunkan. Yang penting laku.

Wah, musim groso memang akan segera usai. Tapi produksi dan panen yang melim

Groso_depan Arjuna

pah tahun ini lumayan puas untuk dinikmati…….

jadi, kalau Anda berkunjung ke Bima, cobalah mencicipi buah ini. DIJAMIN. Meski di daerah lain ada, namun rasanya tidak semantap buah groso yang ada di Bima ini. Atau bagi yang sudah lama meninggalkan Bima, jangan lupa menagih kiriman groso. mumpung musimnya belum benar-benar usai.

 

    • ichsan waltau\fik
    • April 3rd, 2012

    Terima kasih ceritanya, cerita ini telah mengingatkan saya masa 18 tahun silam di Woha dan Tente. Groso memang luar biasa jika dibandingkan dengan srikaya yang ada di jawa, groso jauh lebih manis.Jika panen raya tiba, groso juga sampai ke Sumbawa besar.
    i
    Saya menanam bijinya di Cileungsi, rasa mansnya tetap namun sayang bijinya jadi banyak dan buahnya mengecil. Mungkin para peneliti buah saatnya memperhatikan buah unggulan ini.

    • Alhamdulillah…… kalo kembali ke Bima jgn lupa sampaikan cerita terbaru dari daerah grosso ini…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: