Awal Kebangkitan Inter Milan

Pecat Ranieri, Angkat Stramaccioni

 

Stramaccioni_Pimpin latihan Perdana Inter MilanSiapa Stramaccioni? Tak banyak yang tau tentang pelatih muda ini. Namun, Inter untuk kali pertama menunjuk pelatih tim senior mereka dengan orang yang sama sekali tidak dikenal publik.

Tak seperti Claudio Ranieri yang punya nama, Andrea Stramaccioni adalah sosok baru di kancah sepakbola papan atas Italia. Dengan usianya yang baru 36 tahun, pelatih baru Inter Milan itu dijuluki Andre Villas-Boas versi Italia.

Prestasi terbesarnya tentu saja mengantar tim Primavera Inter memenangi Next Gen Series Trophy — Liga Champions untuk tim junior U-19 — beberapa hari lalu dengan mengalahkan Ajax Amsterdam di final. Padahal Stramaccioni baru di awal musim ini membesut La Beneamata junior.

Interisti  tentunya berharap Stramaccioni bisa bertahan lama di kursi panas pelatih dan memberi sukses sebagaimana Villas-Boas melakukannya bersama FC Porto. Dan pelatih anyar Inter Milan itu  menegaskan, dirinya siap membayar kepercayaan klub yang menunjuknya menggantikan Claudio Ranieri.

“Presiden meminta saya untuk membawa apa yang dilihatnya di kubu Primavera ke tim utama: keyakinan serta rasa cinta terhadap klub.”

Tugas Stramaccioni juga tak bisa dibilang ringan. Dalam sembilan laga tersisa yang harus dijalani di kompetisi domestik Serie A Italia, Stramaccioni diharapkan bisa mengembalikan kehormatan dan harga diri Inter yang sudah hilang dalam beberapa bulan terakhir. Dia juga diminta untuk mempersiapkan tim untuk menghadapi pondasi yang kuat untuk musim depan.

Dari sudut pandang strategi, Stramaccioni tak harus khawatir karena bukan hal itu yang jadi masalah utama di Inter. Cara berpikir pemain yang dinilai berubah sejak era Jose Mourinho, di mana pemain sudah kehilangan kengototan, keinginan dan mentalitas juara. Di sinilah Stramaccioni diharapkan bisa menularkan determinasi yang dimilikinya ke Javier Zanetti dkk.

Harapan Baru Inter Milan

Stramaccioni adalah pelatih muda. Pilihan yang tepat dari Moratti. Pelatih yang membawa Inter menjuarai Nextgen series-Liga Champions usia-19- edisi perdana. Sementara pada tahun lalu Inter Milan banyak mendatangkan pemain usia muda. Mereka kalah bersaing dengan para pemain veteran Inter sehingga tidak memperoleh kesempatan bermain di tim utama. Stramaccioni adalah harapan. Di tangannya Inter berharap para pemain muda yang dimiliki dapat dikembangkan menjadi pilar kekuatan Inter di masa mendatang. Apalagi para pemain senior Inter saat ini terlihat sudah kurang memiliki motivasi, improvisasi dan kengototatan bermain. Rata-rata mereka sudah mendapatkan segalanya dengan Inter.

Dengan Stramaccioni, Inter berharap masa depan klub akan sangat cerah. Para pemain muda Inter dalam dua, tiga tahun ke depan sudah semakin matang dan siap mengangkat kembali kejayaan Inter Milan.

Selamat datang Stramaccioni… selamat membangun kembali The King of La Beneamata.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: