Di Balik Kedatangan Inter Milan di Indonesia

Inter Milan, Klub besar Italia itu akhirnya mendarat di Indonesia. Suatu moment langka dan amat berharga bagi Inter Milan, Interisti di Indonesia maupun negara Indonesia dan Italia pada umumnya.

Bagi Interisti

Kehadiran Inter Milan tentu saja mengobati kerinduan para Interisti akan bintang-bintang idola mereka. Javier Zanetti, Diego Militto, Esteban Cambiasso, Douglas Maicon, Samuel adalah antara lain para bintang Inter yang menjadi idola Interisti. Tentu saja kehadiran mereka disambut dengan suka cita bahkan air mata haru. Mereka yang selama ini hanya bisa disaksikan di layar kaca, hanya bisa ditereakkan namanya saat menonton pertandingan Inter khususnya saat nonbar kini sudah ada di depan mata. Yap, Interisti pantas bersuka cita. Interisti Indonesia pantas bergembira. Kerinduan lama itu seperti terobati. (Rata-rata Interisti adalah tifosi lama yang sudah setia dengan Inter sejak Inter masih belum banyak berprestasi, khususnya sejak kedatangan Ronaldo. Rata-rata Interisti juga sudah mengikuti segala ketidak adilan dan ‘masa suram’ sebelum skandal calciopoli terungkap Tahun 2006. Pendek kata, rata-rata Interisti bukanlah tifosi karbitan. Bila ditanyakan semua Interisti pasti mengenal legenda Inter Trio Jerman, Lalu mungkin paling banyak saat bergabungnya para pemain seperti Roberto Bagio, Ronaldo, Cristian Vieri, Crespo, Recoba, Andy V. Meyden, Kalon, Martins, Veron, Kily Gonzales, Ibrahimovic, Viera, Etoo dan Militto-Sneijder. Mungkin juga karena saat ini Inter jadi SATU-SATU nya tim serie A yang belum pernah degradasi, Juga karena beberapa tahun terakhir Inter menguasai serie A bahkan treble winners 2010)

Lihat saja sambutan Interisti di Bandara Soekarno Hatta, mereka rela menginap di sana hanya untuk menunggu kedatangan tim kebanggaannya, mereka yang berjumlah 5000 an orang ini membiru hitamkan Bandara Soetta sehari. Saat menjalani latihan perdana di Gelora Bung Karno (GBK) sore harinya, para pemain Inter seolah berada di Giuseppe Meazza, San Siro markas mereka. Sambutan Interisti dengan lagu-lagu khas Inter, spanduk dan banner raksasa memenuhi stadion. Itu baru latihan. Entah seperti apa hebohnya nanti saat pertandingan. Jauh hari para Interisti sejauh ini telah menyiapkan berbagai atraksi dan koreografi menyambut kedatangan Inter itu. Mereka akan berlaku seolah tifosi garis keras Inter ‘Curva Nord’ di San Siro. Benar-benar akan merasakan suasana San Siro. Lagu dan kata-kata dalam bahasa Italia jauh hari telah menjadi ‘makanan’ keseharian para Interisti diseluruh Indonesia khususnya saat nonton bareng. Forza Inter… Forza Inter…..akan terus membahana untuk mendukung Inter selama pertandingan. Ketika announcer menyebut nama depan pemain Inter baik saat perkenalan maupun saat mencetak gol, maka seluruh tifosi akan menyahut serempak nama keduanya…. pun demikian bila ada yang ‘tidak adil/sportif’ makan teriakan kata ‘vavanculo’ akan melengking dari beberapa Interisti khususnya kenyaringan suara Internona. Sedang lagu Pazza Inter Amala pasti liriknya sudah sangat hafal oleh Interisti dan itu juga akan membahana di seantero GBK.

Bagi Indonesia dan Italia

Tak disangkal kehadiran Inter Milan bukan hanya memberi keuntungan buat Inter dan Interisti di Indonesia. Pada level yang lebih besar ini akan memberi pengaruh positif pada sepakbola nasional secara keseluruhan serta hubungan Indonesia dan Italia. Meski yang dihadapi Inter Milan saat ini bukanlah tim yang didukung oleh seluruh pendukung Timnas (gara-gara konflik PSSI). Tetap saja kehadiran Inter Milan akan membawa pengaruh positif. Lihat saja kehangatan dan sambutan yang diterima oleh rombongan Inter. Berita ini bukan hanya dikonsumsi oleh publik di Indonesia namun juga oleh publik di Italia. Kesan bersahabat dan antusiasme akan memunculkan kesan baik dan rasa persaudaraan. Di situs Inter nama Indonesia menjadi kata yang paling sering di tulis dalam Top News nya. Dan ini di baca oleh orang di seluruh dunia. Yap, kesan positif, persahabatan dan persaudaraan akan hadir untuk Indonesia.

Karena kesan positif itu pula yang membuat manajemen Inter berencana membangun SSB di Indonesia. Bukan hanya satu tapi di beberapa daerah. Kesan positif yang ditangkap oleh Italia akan membuat klub lain juga akan mempertimbangkan hadir di Indonesia. Bila kedatangan Inter ini berlangsung lancar hingga akhir, maka dalam beberapa waktu ke depan, tim-tim lain yang tifosinya banyak di Indonesia akan berencana hadir di Indonesia. Ini tentu saja keuntungan buat perkembangan sepakbola nasional.

(hanya saja harus diakui, saat ini sepakbola nasional entah berada di titik mana. Konflik di tubuh PSSI yang membuat PSSI dan kompetisi terpecah mau tidak mau juga membuat pemain terbaik terpecah bahkan juga suporter terpecah. Rasanya sulit membayangkan dukungan untuk Timnas seperti saat Timnas menghadapi Malaysia atau Filipina di AFF Cup lalu atau saat Timnas U-23 berlaga di Final Sea Games lalu. ANDAI saja Timnas masih utuh, masih ada nama-nama seperti Bepe, Gonzales, Firman Utina, Eka Ramdani, Boaz Salosa tentu GBK tidak hanya dikuasai oleh Interisti namun juga oleh pendukung Timnas. Masih adakah kemeriahan dukungan untuk Timnas saat melawan Inter nanti? Hanya kita pendukung Timnas yang bisa menjawabnya. Bagi Interisti, jelas. Biru hitam akan mewarnai GBK)

Benvenutto Inter….

Forza… Forza… Forza Inter….. Pazza Inter Amala. C’e Solo l’Inter ! Ti Amo Inter……

  1. I am sure this paragraph has touched all the
    internet visitors, its really really fastidious post on building up new web site.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: