Arsip untuk November 6th, 2012

Kiamat Bisa Terjadi Jika Kutub Terbalik

Kiamat_Bisa terjadi karena kutub terbalikKiamat atau kepunahan massal kehidupan di Bumi bisa terjadi dalam banyak cara, bergantung pada sudut pandangnya. Salah satu pandangan yang berkembang, kiamat bisa terjadi jika kutub terbalik, kutub selatan menjadi utara dan kutub utara menjadi selatan.

Skenario kiamat akibat kutub terbalik ialah bahwa jika kutub berbalik, benua akan bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain, memicu gempa besar, perubahan iklim secara mendadak, dan kepunahan spesies di Bumi.

Kutub bisa terbalik jika susunan atom besi yang ada di lapisan dalam Bumi pun berubah, seperti magnet-magnet kecil yang berubah arah. Jika susunan atom-atom besi ini berubah, maka secara umum medan magnet Bumi pun akan mengalami perubahan.

Terbaliknya kutub, menurut ilmuwan, memang nyata. Sejarah pernah mencatat bahwa kutub terakhir terbalik pada masa 780.000 tahun yang lalu, atau pada Zaman Batu. Dan yang mengagetkan, Bumi saat ini sedang ada dalam proses pembalikan kutub.

Jean-Pierre Valet, peneliti yang melakukan riset tentang putaran geomagnetik, mengatakan, “Perubahan paling dramatis jika kutub terbalik adalah adanya penurunan besar total intensitas medan magnet Bumi.” Baca lebih lanjut

Kapan Kehidupan di Bumi berakhir?

Kehidupan di Bumi_kapan akan berakhir?Kapan kehidupan di Bumi berakhir? Pertanyaan tersebut selalu menarik dan tak henti-hentinya dibahas. Namun, jawabannya masih misteri hingga saat ini.

Jack O’Malley-James dari University of St Andrews di Inggris berusaha mengetahuinya dengan melakukan pemodelan. Tentu, pemodelan dilakukan dengan dukungan dasar-dasar ilmiah.

Hasil pemodelan, seperti diberitakan New Scientist, Kamis (1/11/2012), menyatakan, kehidupan di Bumi akan berakhir dalam 2,8 miliar tahun, ketika Matahari berubah menjadi bintang raksasa merah. Selama satu miliar tahun sebelum kehidupan benar-benar berakhir, makhluk hidup yang eksis hanyalah mikroorganisme.

Lewat pemodelan, sebenarnya ilmuwan ingin melihat kehidupan di planet yang mengorbit bintang yang usia dan kondisinya terus berubah.
Baca lebih lanjut

Terjadinya Petir dan Cara Menangkalnya

Ilustrasi petir (gbr vivanews)Musim hujan sudah datang. Hari Minggu kemarin, sejumlah wilayah di Jakarta diguyur hujan deras. Dan bukan cuma hujan, gelegar petir di angkasa juga membuat suasana mencekam. Dan seperti banjir bandang, petir juga bisa meminta korban jiwa.

Minggu kemarin itu, misalnya, ada enam orang disambar petir. Dua orang di antaranya bahkan meninggal dunia. Tiga lain luka parah. Mungkin korban jiwa itu tidak akan jatuh jika kita tahu bagaimana cara menangkal petaka dari kilatan berbahaya itu.

Sebagaimana diketahui bahwa negeri kita ini, yang merupakan daerah khatulistiwa, berhawa panas dan lembab menyebabkan curah hujan sangat tinggi di banding sejumlah negara lain di Asia Tenggara.

Gelegar petir juga sering bergemuruh. Bahkan daerah Cibinong, di timur Jakarta, tercatat oleh Guinness Book of Record dengan jumlah petir terbanyak, yaitu 322 petir setahun. Mungkin mereka yang sudah belajar soal ini sudah paham, tapi kita umumnya belum tahu bagaimana proses terjadinya petir itu, dan menangkalnya. Baca lebih lanjut

Pria Paling Bahagia Saat Berusia 37 Tahun

Pria dan anak-anaknyaKapankah Anda merasa paling bahagia? Tentu jawabannya bermacam-macam. Sangat individual. Satu yang penulis yakini, kebagiaan bergantung kita menyikapi keadaan. Keadaan apapun bisa menjadi sumber kebahagian. Menikmati tiap detik hari dengan senyum dan syukur akan melahirkan kebahagian.

Namun, bagi seorang Pria ternyata merasakan puncak kebahagiaan dalam hidupnya saat berusia 37 tahun. Cukup beralasan karena di usia ini umumnya seorang pria sudah menikah, memiliki anak, dan tentu saja karier yang terus menanjak.

Demikian menurut kesimpulan sebuah survei yang dilakukan di Inggris dengan melibatkan 1.000 responden pria. Kebanyakan pria yang disurvei mengatakan bahwa meski di usia 37 tahun mereka belum menikah, tetapi umumnya pria sudah punya hubungan yang mapan dengan pasangan atau sahabat-sahabat yang siap diandalkan.

Usia 37 tahun juga dianggap masih jauh dari krisis usia paruh baya dan sudah jauh melewati masa-masa suram dan kenangan buruk saat remaja.
Baca lebih lanjut

Rajin Olahraga Bikin Sperma Lebih Lincah

Trio mela firraz fakhriKehadiran anak adalah impian semua pasangan suami istri. Namun, tidak semua akan memperoleh anak dengan mudah. Ada banyak faktor yang mempengaruhinya. Penulis sendiri merasakan hal itu. Dua tahun tidak mempunyai keturunan. Untuk mengisi waktu luang, maka olah raga adalah kebiasa yang kadang tidak terjadwal. Bahkan cenderung berlebihan. Hal ini bisa dimaklumi kalau lapangan badminton yang ada didepan rumah menjadi penyebabnya. Hampir tiap malam atau tiap ada kesempatan diisi dengan main badminton. Saat berkonsultasi kepada andrologi, disarankan untuk tidak berolahraga yang terlalu keras. Tapi anjuran tersebut tidak gampang diindahkan.

Ternyata, kini pria yang mengharapkan punya keturunan dalam waktu dekat disarankan untuk mulai menjaga kualitas spermanya, salah satunya dengan rajin berolahraga.  Demikian dikutip dari kompas (selasa, 6/11).

Gangguan sperma, seperti jumlah kurang dan kemampuan berenang yang terlalu lambat, merupakan faktor penyebab infertilitas pada pihak pria.

Penelitian menunjukkan bahwa pria yang rajin berolahraga memiliki lebih banyak sel sperma yang jago berenang dibandingkan dengan pria yang malas bergerak. Hal itu terjadi karena dengan berolahraga kita menciptakan kadar hormon dan lingkungan yang baik bagi produksi sperma.
Baca lebih lanjut

Wera, Pesona yang Terabaikan

Wera, Kecamatan yang berada di utara Kabupaten Bima ini secara umum merupakan daerah yang terkesan tandus dan kering. Hal ini dikarenakan sebagian besar wilayahnya adalah gunung dan bukit batu yang tak subur. Tidak semuanya seperti itu. Di Wera ada lahan pertanian yang subur, ada hamparan sawah ladang yang luas. Sebelah utara Kecamatan Wera langsung berbatasan dengan laut Flores. Tampaknya semua komposisi topografi lengkap adanya di Wera.

Inilah sebagian pesona Wera yang terekam lensa :

Inter Milan Bantai Juventus 3-1 di Juve Stadium

Inter Milan_Sungkurkan JuveInter Milan akhirnya keluar sebagai pemenang laga besar antara dua klub besar Italia, minggu dinihari (04/11/12). Inter Milan berhasil membantai musuh besarnya dengan skore meyakinkan 3-1. Kemenangan Inter atas Juve tidak saja berhasil memangkas jarak poin kedua tim, namun efeknya jauh lebih besar  lebih dari itu bagi kedua tim dan para pendukungnya. Paling nyata tentu saja mengakhiri rekor tak terkalahan Juventus di Serie A Italia sebanyak 49 kali. Memupus kado unbeaten 50 di ultah Juventus. Membungkam mulut besar Marotta yang dengan nada sarkasme mengejek strategi ala Stramaccioni. Marotta mengatakan tidak ada tim yang datang ke markas Juve dengan tiga penyerang, tapi dengan percaya diri, Stramaccioni justru memasang tiga penyerang sekaligus.

Pertandingan yang diharapkan berlangsung tanpa kontroversi antara dua tim yang memiliki riwayat perseteruan lama ini ternyata tinggal harapan. Pertandingan belum setengah menit sudah langsung terjadi kontroversi. Juventus berhasil mencetak gol cepat melalui Vidal. Namun sebelum gol tersebut terjadi Asamoah, pemain Juve yang memberi umpan kepada Vidal terlebih dahulu dalam posisi offside. Sangat jelas Offside. Baca lebih lanjut