Ke Yogyakarta (lagi)

Pada April 1994, aku berujar aku akan sekolah sampai Doktor. Pada Tahun 2011, saat perjalanan pulang ke Bima, di atas kapal penyebrangan Khayangan-Poto Tano, aku berujar kalau aku akan lanjut sekolah lagi 5 tahun kemudian. Hal ini mengingat dan mempertimbangkan segi ekonomi. Pikirku, dalam 5 tahun aku sudah bisa mengumpulkan uang untuk lanjutkan sekolah.

Sepulang itu, aku kembali dengan rutinitas sebagai abdi negara, bekerja dan bekerja. Mencoba mempraktekkan ilmu yang kumiliki dengan mungkin sisa-sisa idealisme yang ada. Pada akhirnya, begitulah skenario Tuhan. Merubah jalan cerita yang banyak diluar perkiraan kita. Menulis proposal disertasi dalam semalam, mengajukan beasiswa dan setelah sekitar 6 bulan baru dipanggil untuk wawancara (padahal yang lain cuma 2 minggu). Adalah beberapa skenario Tuhan yang luar biasa, yang jika dipikir sungguh sempurna. Gak kebayang kalau aku tiba-tiba meninggalkan pekerjaan jika sudah dipanggil dalam 2 minggu itu, gak kebayang kalau aku bisa sekolah lagi lebih cepat dua tahun dari rencanaku 5 tahun. Gak kebayang jika ucapanku 20 tahun lalu kini jadi kenyataan. Ya, akhirnya aku kembali lagi ke kota ini : Yogyakarta. Aku kembali untuk lanjutkan “cerita dan impian”: Sekolah lagi. Kuliah lagi.

*Edisi berikutnya dari tulisan pertama tahun 2010 lalu

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: