Proses Statistic dan Tools Mutu

Statistik adalah seni pengambilan keputusan tentang suatu proses atau populasi berdasarkan suatu analisis informasi yang terkandung didalam suatu sampel dari populasi itu (Prihantoro, 2012).  Dalam pengendalian mutu, statistic dikenal dengan adanya “seven tools”. Seven tools dari ini merupakan metode grafik paling sederhana untuk menyelesaikan masalah. Berikut adalah Seven tools tersebut. (Prihantoro, 2012; E. R. Ransom et al., 2011):

  1. Control chart

Control chart merupakan grafik dengan pencantuman batas maximum dan minimum yang merupakan batas daerah pengendalian. Jika terdapat data diluar batas daerah pengendalian, bagian ini menunjukan adanya penyimpangan, tetapi tidak menunjukan penyebab timbulnya penyimpangan tersebut.

  

  1. Histogram

Histogram adalah peta/diagram batang yang menunjukan tabulasi dari data yang diatur berdasarkan ukurannya. Tabulasi data ini umumnya dikenal dengan distribusi frekuensi. Pada histogram menunjukan harga rata-rata (X)  dan derajat penyebaran (ᵟ)

Kegunaannya menentukan :

  1. Apakah suatu produk dapat diterima atau tidak
  2. Apakah proses produk sudah sesuai tau belum
  3. Apakah perlu diambil langkah-langkah perbaikan

 

 

  1. Cause-and-effect /fishbone diagram

Diagram sebab-akibat adalah diagram yang menunjukan kumpulan dari sekelompok sebab-sebab yang disebut sebagai factor, serta akibat yang timbul karenanya yang disebut sebagai karakteristik mutu.

Kegunaan sebab-akibat adalah untuk menemukan faktor-faktor yang merupakan sebab pada suatu masalah.

Prisip yang dipakai adalah Brainstrorming atau sumbang saran.

Untuk mempermudah menemukan faktor penyebab pada umumnya  faktor-faktor tersebut dikelompokan dalam 5 faktor utama, yaitu :

–          Man

–          Material

–          Metode

–          Machine

–          Environment

Sesuai dengan perkembangan pikiran manusia dan perubahan perilaku konsumen, maka baru-baru ini munculah pendapat baru yang mengembangkan 4M+ 1E tersebut diatas, dengan menambahkan 2M, yaitu

–          Minute (waktu)

–          Market (pasar)

 

  1. Pareto Chart

Pareto chart atau pareto diagram adalah suatu diagram yang menggambarkan masalah utama menurut bobotnya. Kegunaannya untuk :

  1. Menunjukan jenis persoalan utama
  2. Membandingkan masing-masing jenis persoalan terhadap keseluruhan
  3. Menunjukan tingkat perbaikan setelah tindakan perbaikan pada daerah yang terbatas
  4. Membandingkan hasil perbaikan masing-masing jenis persoalan sebelum dan sesudah perbaikan.

Dengan memakai Pareto Diagram ini, kita dapat mengkonsentrasikan arah penyelesaian persoalan, maka dari itu Pareto Diagram merupakan langkah pertama didalam melakukan perbaikan.

 

 

  1. Scatter diagram (diagram pencar)

Adalah suatu diagram yang menggambarkan korelasi (hubungan) dari suatu penyebab/factor terhadap penyebab/factor lain atau terhadap akibat/karakteristik mutu.

Scatter Digram berguna untuk melihat ada atau tidaknya korelasi dari suatu penyebab terhadap penyebab lain atau terhadap karakteristik mutu.

 

  1. Lembar pengamatan/Check Sheet

Adalah lembar yang dipergunakan untuk mencatat data termasuk waktu pengamatan, permasalahan yang dicari dan jumlah cacat pada setiap permasalahan. Cheksheet untuk mempermudah pengumpulan dan penggunaan data.

 

  1. Stratification (Run chart)

Adalah suatu upaya untuk mengurai atau mengklasifikasi persoalan menjadi kelompok atau golongan sejenis yang lebih kecil atau menjadi unsur-unsur tunggal dari persoalan. Penguraian misalnya dilakukan menurut :

  1. Jenis kesalahan
  2. Penyebab kesalahan/kerusakan
  3. Lokasi kesalahan/kerusakan
  4. Bahan (material), hari pembuatan, unit kerja, pekerja/pembuat, penyalur, dll.

Kegunaannya untuk mengetahui/ melihat secara lebih terperinci pengelompokan faktor-faktor yang akan mempengaruhi karakteristik mutu

Selain ketujuh tools mutu ini juga terdapat tools mutu yang lain seperti : Management and planning tools, affinity diagram, matrix diagram, priorities matrix, bechmarking, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), 5S, Rapid cycle testing/Improvement, IHI Breakthrough Series (BTS) Model, dan lain-lain (E. R. Ransom et al., 2011)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: