Peranan Manajemen Operasi Dalam Pelayanan Rumah Sakit (1)

Paradigma Baru 

Paradigma BaruSebuah organisasi pada dewasa ini terus menghadapi tantangan dan perubahan zaman. Organisasi dituntut cepat dan tanggap terhadap berbagai perubahan yang ada. Bagi sebuah organisasi modern, mengikuti paradigma baru dan perkembangan kekinian dalam hal produksi barang atau jasa menjadi sebuah keharusan.

Manajemen operasi pada prinsipnya memiliki tiga ruang lingkup, yaitu : Produksi atau operasional (Operation function), Pemasaran (Marketing function)  dan Keuangan (Finance function).

Pada saat ini kita berada pada empat zaman sekaligus yang terjadi secara bersamaan, yaitu : zaman globalisasi ekonomi, zaman teknologi informasi, zaman strategic quality management, dan zaman revolusi manajemen. Pendiri Microsoft, Bill Gates membagi tiga zaman perubahan yang terjadi akhir-akhir ini yang kini dialami oleh masyarakat Amerika. Ketiga zaman tersebut adalah zaman strategic quality management (tahun 1980-an), zaman reengineering (tahun 1990-an) dan zaman kecepatan (tahun 2000-an). Dalam setiap zaman tersebut terjadi perubahan yang luar biasa besarnya terhadap kehidupan manusia. Perbedaannya, pada zaman dahulu, untuk terjadinya perubahan besar memerlukan waktu yang cukup panjang. Kini, dalam zama kecepatan ini maka perubahan-perubahan besar akan semakin radikal, semakin pesat, semakin serentak, semakin pervasive dan semakin sering terjadinya. Konsekuensi bagi setiap organisasi adalah bagaimana, meningkatkan kemampuan untuk beradaptasi, seirama dengan semakin konstan, pesat, serentak dan pervasifnya perubahan lingkungan yang dihadapi (Mulyadi, 2007)

Keadaan ini akan menjadi tantangan bagi semua organisasi termasuk organisasi pelayanan kesehatan semisal rumah sakit. Karena itu, organisasi, manajemen pelayanan kesehatan juga harus mampu dan tanggap lalu menyiapkan diri untuk maju dan berkembang bersama berbagai perubahan itu. Langak terbaik untuk itu adalah melalui penataan manajemen operasi yang dilakukan oleh institusi pelayanan kesehatan khususnya rumah sakit.

Organisasi sendiri memiliki pengertian sebagai kumpulan orang yang memiliki kompetensi yang berbeda-beda, yang membangun saling ketergantungan diantara mereka untuk mewujudkan tujuan bersama, dengan memanfaatkan berbagai sumber daya (Mulyadi, 2007)

Pada sebuah organisasi, dewasa ini telah terjadi perubahan lingkungan bisnis yang sangat signifikan. Produk yang dihasilkan, operasional organisasi tidak lagi sekedar menghasilkan atau sesuai cara-cara tradisional. Organisasi yang ingin sukses pada masa ini sudah harus memikirkan apa yang diinginkan konsumen. Kepuasan pelanggan, mutu pelayanan, produk terbaik yang dapat menjadi senjata untuk mempertahankan keberlangsungan organisasi dan kesetiaan pelanggan.

Pada lingkungan bisnis yang telah berubah saat ini, memerlukan paradigm baru untuk menghadapinya. Paradigma yang merupakan lensa yang dipergunakan untuk memandang dunia akan menentukan sikap dan tindakan kita / organisasi terhadap sesuatu.

Menurut (Mulyadi, 2007), paradigm baru yang berkembang untuk memasuki lingkungan bisnis global adalah :

  1. Customers value strategy

Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini customers adalah factor kunci bagi keberlangsungan suatu organisasi penyedia barang dan jasa. Bahkan melalui proses globalisasi yang saat ini terjadi telah menenmpatkan customers pada posisi yang mengendalikan organisasi. Pada saat yang bersamaan, terjadi perkembangan teknologi yang luar biasa. Teknologi pintar seperti computer dan berbagai perangkat mobile elektronik telah menyebabkan perubahan radikal dilingkungan organisasi.

Dengan smart technology maka pekerja akan memiliki ruang kreatifitas yang lebih dan pada akhirnya akan memanjakan customers. Salah satu contoh perubahan karena penggunaan teknologi dalam upaya memenuhi harapan customers adalah makin spesifiknya produk. Dari pasar massa (mass market) ke pasar segmentasi. Dari mass production ke mass customization.

Prinsip-prinsip manajemen baru dimana pengetahuan dan semua sumber daya dikerahkan untuk memuaskan kebutuhan customer. Customers harus ditempatkan pada peringkat pertama diantara berbagai pemangku kepentingan organisasi. Dalam Customers value strategy, semua proses diarahkan untuk menghasilkan value bagi customers. Karena itu, beberapa nilai dasar untuk mewujudkan paradigm Customers value strategy adalah : (1) Integritas, (2) Kerendahan hati dan (3) Kesediaan melayani.

  1. Continuous improvement

Untuk menghadapi berbagai perubahan zaman, maka sebuah organisasi harus melakukan berbagai perubahan agar dapat mengikuti perubahan zaman tersebut. Suatu organisasi yang tidak melaksanakan improvement akan kehilangan tempat untuk berpijak. Dalam kenyataannya, perubahan saja tidak cukup untuk bisa berpijak. Menghadapi hal ini maka organisasi harus fleksibel  dalam beradaptasi dengan perubahan. Organisasi juga dituntut untuk mampu menciptakan perubahan yang diperlukan agar mampu bertumbuh dalam lingkungan yang berubah cepat.

Salah satu mindset yang diperlukan adalah continuous improvement (improvement berkelanjutan). Paradigm improvement berkelanjutan mengerahkan semua energy personel  untuk melakukan improvement secara terus menerus terhadap proses dan system yang digunakan untuk menghasilkan value bagi customers. Jadi, paradigm continuous improvement adalah pandangan bahwa perusahaan hanya akan mampu bertahan dan bertumbuh dalam jangka panjangjika mampu secara berkelanjutan melakukan improvement terhadap system dan proses yang digunakan untuk menghasilkan value bagi customer.

  1. Organizational system

Paradigma organizational System adalah pandangan bahwa untuk mampu bertahan dan bertumbuh dilingkungan bisnis global, system organisasi perusahaan harus didesain sedemikian rupa sehingga berorientasi untuk memuasi kebutuhan customers dan untuk memungkinkan dilaksanakannya improvement berkelanjutan terhadap system dan proses yang digunakan untuk menghasilkan value bagi customer.

Bagaimana Manajemen operasi di RS?

Ikuti bagian kedua ini

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: