Tentang Diagram Tulang Ikan

Diagram tulang ikan dreamfile

Diagram Tulang Ikan

Salah satu alat mutu dasar untuk menyusun beberapa penyebab dari suatu kejadian adalah Diagram tulang ikan. Diagram tulang ikan atau fishbone diagram membagi berbagai penyebab tersebut ke dalam empat atau lima penyebab utama seperti: material, mesin, orang, metode, dan lingkungan. Atau dalam konsep lainnya bisa berupa 5M+1E, yaitu: Methods, Machines (equipment), Manpower (People), Materials, Measurement dan Environment.

 

Pengertian

Diagram tulang ikan (mirip kerangka tulang ikan) adalah suatu ilustrasi yang dipergunakan untuk mengeksplorasi penyebab potensial atau nyata suatu masalah mutu. Diagram tulang ikan juga dikenal dengan nama cause and effect diagram atau ishikawa diagram. 

 

Diagram tulang ikan menyusun beberapa penyebab ke dalam beberapa penyebab utama. Dari urutan penyebab ke sub penyebab dan seterusnya tersebut dapat membantu mencari dan menemukan akar penyebab dan tempat/unit mana yang berpotensi/nyata terjadi permasalahan mutu. Sub-sub penyebab ini bisa dengan mudah ditemukan, diungkapkan pada saat sesi brainstorming. Hal ini juga menjadikan solusi pemecahan masalah menjadi lebih mudah dan dinamis.

 

 

Prosedur diagram tulang ikan

  1. Siapkan bahan seperti: flipchart atau papan tulis, spidol.
  2. Tentukan masalah/akibat yang akan dianalisis.
  3. Bentuk tim untuk melakukan analisis. Seringkali tim akan mengungkap penyebab potensial melalui brainstorming.
  4. Menggambar kotak akibat dan garis tengah.
  5. Tentukan kategori besar penyebab potensial (bisa 5M+1E tadi) dan hubungkan kotak-kota ini dengan garis tengah (tulang ikan utama)
  6. Brainstorm semua kemungkinan penyebab masalah. Tanyakan: “Mengapa hal ini terjadi?”  dan klasifikasikan ke dalam kategori pada langkah
  7. Jika diperlukan, buat kategori baru. Fasilitator menulis sub kategori sebagai cabang dari kategori utama yang sesuai. Penyebab dapat ditulis di beberapa tempat jika memang berhubungan dengan beberapa kategori.
  8. Sekali lagi tanyakan “mengapa hal ini terjadi?” Tentang setiap penyebab. Menulis sub-penyebab percabangan penyebab. Terus bertanya “Mengapa?” sampai menghasilkan tingkat yang paling akhir dari penyebab. Lapisan cabang menunjukkan hubungan sebab akibat.
  9. Ketika kelompok kehabisan ide, pusatkan perhatian pada chart di mana ide-ide terlihat sedikit.
  10. Setelah akar penyebab masalah ditemukan lalu rencanakan atau ambil tindakan perbaikan untuk mengatasi masalah tersebut.

 

Kegunaan dari Diagram Tulang Ikan

  1. Membantu menentukan akar penyebab masalah dan ada banyak penyebab yang berkontribusi terhadap akibat
  2. Mendorong partisipasi team
  3. Format yang mudah dibaca untuk diagram hubungan sebab dan akibat
  4. Indikasi variasi kemungkinan penyebab
  5. Meningkatkan pengetahuan tentang proses
  6. Menampilkan grafis hubungan masing-masing penyebab dan akibat
  7. Membantu untuk mengidentifikasi area untuk dilakukan perbaikan.

 

Tips Membuat Diagram Tulang Ikan

  1. Gunakan diagram tulang ikan ini untuk menjaga tim terfokus pada penyebab dari masalah, bukan gejala.
  2. Sebaiknya menggambar diagram tulang ikan pada flip chart atau papan white board
  3. Pastikan ada ruang yang cukup antara kategori utama pada diagram sehingga kemudian dapat menambahkan sub penyebab.
  4. Saat melakukan brainstorming penyebab, usahakan setiap anggota team menulis satu-satu penyebabnya secara bergiliran sampai semua ide habis.
  5. Mendorong setiap orang untuk berpartisipasi dalam kegiatan brainstorming dan menyuarakan pendapat mereka sendiri.
  6. Perhatikan bahwa teknik ini “5 why” sering digunakan dalam hubungannya dengan diagram tulang ikan – terus bertanya mengapa sampai Anda mendapatkan ke akar penyebab.

Sumber : ihquality.com

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: