Archive for the ‘ Bumi ’ Category

Desain Unik Masjid Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat

masjid-tulang-bawang-barat_010

Masjid Agung 99 Cahaya Asmaul Husna Baitus Shobur

Masjid Agung 99 Cahaya Asmaul Husna Baitus Shobur adalah salah satu masjid dengan desain unik di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Kabupaten baru hasil pemekaran dengan Kabupaten Tulang Bawang ini tidak hanya telah membangun satu masjid dengan desain unik, namun juga satu kompleks Islamic Center. Kompleks ini berada di jalan provinsi perbatasan Kelurahan Panaragan Jaya-Tiyuh Tirtakencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah. Luas kompleks Islamic Center 10,5 Hektar.

Keunikan masjid ini terlihat dari bentuk kubah nya (ada pula yang mengatakan masjid tanpa kubah dan Menara). Masjid  dengan luas bangunan 34 x 34 meter ini (34 kali sujud sholat lima waktu), memiliki 114 pilar (jumlah surat dalam Al Qur’an), kubahnya persegi 5 (rukun Islam, sholat 5 waktu) dengan tinggi 30 meter (30 juz Al Qur’an).

Lantai masjid ini terbuat dari kayu. Sedangkan diatapnya terdapat banyak kaligrafi (menurut berbagai tulisan terdapat 99 lobang cahaya yang akan masuk kedalam masjid dan akan berubah-ubah, bisa disebut masjid 99 cahaya Asmaul husna).

Masjid dalam kompleks Islamic Center tersebut dikelilingi oleh danau buatan yang bahkan tersedia rakit/perahu buatan untuk mengelilingi masjid dan Islamic center tersebut.

Dari arah jalan raya Masjid dilihat dari sisi kanan Masjid. Sedangkan di sisi kiri masjid terdapat jembatan panjang yang yang menyambungkan masjid dengan bangunan Islamic Center di belakangnya. Disisi belakang kiri masjid telah disediakan taman bermain dan aneka hiburan ringan khususnya buat anak-anak.

Kompleks Islamic Center sendiri mulai dibangun pada Mei 2015 yang dipersiapkan untuk ajang MTQ Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2017.

Masjid yang diresmikan pada hari selasa 11 Oktober 2016 lalu, kini telah menjadi ikon baru Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Kota Bima Banjir, Bantuan Datang dari Segala Penjuru

yogya-galang-dana-untuk-bima_016Banjir besar telah menerjang Kota dan Kabupaten Bima yang mengakibatkan banyak kerugian materil maupun moril bahkan korban jiwa. Banjir tanggal 21 dan 23 Desember 2016 tersebut telah melumpuhkan kota Bima. Meskipun aliran listrik dan jaringan telpon putus lebih 24 jam di banjir pertama dan hamper 24 jam di banjir kedua, informasi tentang banjir Bima tetap mengalir melalui media online terutama social media. Putusnya jaringan komunkasi dan listrik bisa jadi alasan kenapa berita tentang banjir Bima dihari-hari awal nampak kurang terekspose oleh media nasional. Baca lebih lanjut

Cerita Banjir di Kota Bima Dalam Memori

akibat-banjir_tumpukan-sampah-dan-lumpur_2

Sampah dan Lumpur memenuhi KOta Bima pasca banjir

Kota Bima NTB, Rabu dan Jumat (21 dan 23 Desember 2016) dilanda bajir yang sangat besar. Banjir tersebut menelah kerugian lebit 1 triliun. Banjir tersebut menghanyutkan lebih 200 rumah dan merusak lebih 500 rumah lainnya. Tidak itu saja, berbagai sarana pendidikan dan kesehatan ikut menjadi korban banjir setinggi 1-3 meter tersebut. Banjir telah membuat kota Bima menjadi lumpuh. Menjadi kota yang penuh dengan sampah dan lumpur sisa banjir. Untunglah, berbagai bantuan terus mengalir untuk meringankan kondisi Kota Bima. Itu tentang banjir tahun 2016 ini.

Saat banjir menerjang Kota Bima tanggal 21 dan 23 Desember 2016 ini, aku memang tidak berada di Kota Bima. Rumah di kelurahan Santi juga tidak termasuk yang terkena dampak banjir. Dari jauh, hanya bisa kirim doa, bergabung dengan adik-adik di perempatan-perempatan jalan (minimal menemani mereka, memberi merekan minuman), untuk mengumpulkan berbagai bantuan dari pengguna jalan. Keprihatinan yang dalam, menggerakkan hati tidak saja bagi mahasiswa yang berasal dari Bima, namun juga masyarakat lain. Tiba-tiba ada rezeki, tiba-tiba pula langsung memutuskan berangkat ke Bima. Dalam persiapan keberangkatan, ada banyak titipan yang mengalir. Ngos-ngosan mencari obat-obatan dengan harga terbaik nun jauh disana, berlari-lari memanggul bawaan di last minute keberangkatan. Peluh dan keringat. Tapi tetap merasa senang karena sekecil apapun semoga bermanfaat buat orang-orang di Bima. Baca lebih lanjut

Lampung – Palembang

ampera-bridge-night_015

Jembatan Ampera Palembang malam hari

Hmm…akhirnya bisa menjejakkan kaki di tanah Sumatera. Negeri tempat berjejernya Bukit Barisan, pulau tempatnya penangkaran gajah Way Kambas, pulau yang sebagian besar penduduknya menggunakan Bahasa Melayu. Pulau yang juga sering diberitakan tentang bencana asap, pulau yang memiliki Kota Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Palembang, dll.

Menuju bandara Lampung dari Cengkareng hanya butuh waktu sekitar 27 menit. Sayangnya waktu itu kabut, tepatnya asap tebal menyelimuti Bandara Radeng Intan II. Sehingga pesawat beberapa kali harus berputar untuk menunggu waktu yang tepat atau mencari celah untuk mendarat. Sukses landing. Rupanya barusan hujan lebat. Sehingga beberpa tempat masih basah atau air masih tergenang.

Bandaranya ukuran sedang, terletak di jalan utama. Keluar bandara ada beberapa penyedia layanan umum (Taxi) seperti Avanza, Xenia dan Ertiga, dll. Parkirnya di luar. Di jalan raya. Bagasi kita akan dibantu oleh driver menuju taxi. Untuk ke Kota Bandar Lampung harus bayar sekitar 110rb.

Sepanjang perjalanan sekitar 1 jam tersebut beberapa kali menanyakan apa yang khas dari Lampung. Selain way kambas nya, tak banyak yang bisa diceritakan driver tersebut. Tapi kalau makan, dia sangat merekomendasikan Bakso Soni, Karena menurut dia kata orang-orang baksonya enak. Tapi hari sudah sore, pengen segera sampai hotel. Di jalan Kartini dapat hotel yang lumayan bagus dengan harga 485rb (itu setelah ditambahi seperangkat alat mandi, kalo tanpa itu dikurangi 70rb harganya. Jatah sarapan pagi untuk 2 orang). Wifi lancar jaya dan kamar sangat nyaman. Baca lebih lanjut

Indonesia dan Resiko Gempa Bumi 8.0 SR

lingkaran.transformed_0Dalam seminggu terakhir, kejadian gempa bumi terjadi di berbagai belahan dunia. Termasuk di Indonesia. Di jepang, gempa terjadi susul menyusul. Gempa pertama berkekuatan 6,5 SR, berselang 28 jam, terjadi lagi gempa dengan kekuatan 7,4 SR yang berpusat di dekat Kota Kumamoto di kedalaman 40 kilometer. “Gempa yang kedua bukan susulan, melainkan gempa utama, ini kejadian langka,” kata Irwan Meilano, pakar gempa bumi dari Institut Teknologi Bandung, Ahad, 17 April 2016 seperti dikutip tempo.co. Sedikitnya 41 orang dilaporkan tewas dalam gempa ini. Baca lebih lanjut

Hikmah Isra Mi’raj

triple jupiter bulan venusSetidaknya menurut saya ada 4 hikmah dari kejadian isra mi’raj ini:

1. Kesadaran akan kebesaran Allah

Logikanya Isra Mi’raz itu benar dan logis. Jika Nabi Muhammad adalah milik Allah dan langit serta alam ini milik Allah dan dalam kondisi ini Allah yang menghendaki, apa susahnya? Sederhananya seperti ini. Jika kita punya balpoint lalu anda taruh di meja dan mau anda pindahkan ke saku, ke laci, ke atas rak buku, tidak susah bukan? Karena balpoint itu adalah milik kita.

Perjalanan isra Mi’raj kan ada perjalanan horizontal dan vertical. Saat perjalanan vertical ini kita percayai sebagai perjalanan sampai menembus langit yang ketujuh. Mari kita lihat betapa Kuasanya Allah pemilik jagat raya ini. Apa yang bisa dilihat dari Bumi hanya sebagian kecil dari jumlah bintang di Galaksi Bima Sakti. Perkiraan terbaik menurut ilmu pengetahuan adalah bahwa di Galaksi Bima Sakti saja ada sekitar 200 – 400 miliar bintang-bintang. Matahari sebagai contohnya.  Jarak bumi ke matahari adalah 150 juta kilometer. Ini akan susah kita menghitungnya. Maka untuk mempersingkat, kita menggunakan satuan tahun cahaya dimana dimana kecepatan cahaya itu mencapai 299. 792 km/detik atau dibulatkan menjadi 300.000 km/detik. Dengan jarak dan kecepatan cahaya sekian maka dibutuhkan waktu 8 menit agar cahaya dari matahari sampai di bumi . Jadi, sinar matahari yang sampai ke mata kita sekarang adalah sinar matahari 8 menit yang lalu. Cahaya matahari itu berjalan selama 8 menit barulah sampai ke mata kita. Contoh lainnya adalah bintang Alpha Century yang jaraknya dari bumi adalah 4 tahun perjalanan cahaya. Jadim Kalau kita melihat bintang kembar pada malam hari, maka sebetulnya itu bukanlah cahaya bintang kembar saat itu, melainkan cahaya bintang 4 tahun yang lalu. Di belakangnya lagi ada bintang yang berjarak 10 tahun perjalanan cahaya. Bayangkanlah kalau kita mau menuju bintang berjarak 10 tahun cahaya menggunakan pesawat ulang alik yang kecepatannya 20 ribu kilometer per jam. Maka dibutuhkan waktu 500 tahun untuk sampai ke bintang tersebut. Di belakang bintang berjarak 10 tahun cahaya ada bintang berjarak 100 tahun cahaya, di belakangnya lagi ada yang berjarak 1000 tahun cahaya, yang berjarak 1 juta tahun cahaya, dan juga yang berjarak 1 milyar tahun cahaya. Yang terjauh diketahui oleh ilmuwan Jepang yaitu yang berjarak 10 milyar tahun cahaya. Sampai disini kita bisa banyangkan betapa kecilnya bumi kita, apalagi diri kita. Baca lebih lanjut

Gerhana di Kota Gresik

Perjalanan ke Gresik dan Tuban

Setelah gerhana total

Setelah gerhana tota

Tanggal 25 Maret hingga 5 April, merasakan kehidupan Kota Pudak (Gresik) dan Kota Bumi Wali (Tuban). Gresik, ke sana dari stasiun Gubeng bisa dengan Taxi (yang gampang), kalau memakai taxi yang tanpa argo berkisar 120-150, tergantung kemampuan menawar). Tapi kalau menggunakan taxi argo (biasanya bluebird banyak nunggu depan stasiun), itu sekitar 110-140rb. Itu Gubeng sampai salah satu hotel di Jln. Arif Rahman Hakim Gresik. Kalau dari Gresik ke Tuban bisa menggunakan bis Patas atau bis jurusan Semarang dari terminal Bunder.

Kalau di Gresik, yang menarik perhatianku adalah banyaknya warung-warung kopi dan itu banyak yang nongrong dari pagi. Sempat mikir, apakah orang-orang ini tidak bekerja, sekolah atau kuliah? Di Gresik disamping ke Makam Maulana Malik Ibrahim juga Makam Sunan Giri. Ada juga alun-alun, yang kalau ke kiri di pojok akan menuju pelabuhan Gresik. Kalau malam minggu sangat ramai (kebetulan menyaksikan gerhana bulan pas malam minggu). Baca lebih lanjut