Archive for the ‘ Pesona Indonesia ’ Category

Yogya Istimewa

Air Mancur plus laser di Kaliurang

Selalu ada yang baru dan seru di Yogya. Berbagai destinasi baru wisata bermunculan tiap saat/tahun. Hal ini makin melengkapi ciri Yogya yang telah memiliki beragam tempat wisata, baik wisata belanja maupun wisata alamnya. Jika Kabupaten Sleman dan Bantul adalah dua Kabupaten DIY yang masuk 10 besar nilai Indeks Pariwisata Indonesia, maka Kota Yogyakarta adalah salah satu kota tujuan utama wisatawan mancanegara.

Yogya bukan hanya Malioboro, Prambanan, atau Parangtritis. Dukungan sosial media makin mempopulerkan banyak tempat wisata baru di Yogya.  Dari tebing breksi, hutan mangrove, hutan pinus, puncak Becici yang baru dikunjungi Obama, pantai Timang, Air Terjun, dll.

Baca lebih lanjut

Desain Unik Masjid Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat

masjid-tulang-bawang-barat_010

Masjid Agung 99 Cahaya Asmaul Husna Baitus Shobur

Masjid Agung 99 Cahaya Asmaul Husna Baitus Shobur adalah salah satu masjid dengan desain unik di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Kabupaten baru hasil pemekaran dengan Kabupaten Tulang Bawang ini tidak hanya telah membangun satu masjid dengan desain unik, namun juga satu kompleks Islamic Center. Kompleks ini berada di jalan provinsi perbatasan Kelurahan Panaragan Jaya-Tiyuh Tirtakencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah. Luas kompleks Islamic Center 10,5 Hektar.

Keunikan masjid ini terlihat dari bentuk kubah nya (ada pula yang mengatakan masjid tanpa kubah dan Menara). Masjid  dengan luas bangunan 34 x 34 meter ini (34 kali sujud sholat lima waktu), memiliki 114 pilar (jumlah surat dalam Al Qur’an), kubahnya persegi 5 (rukun Islam, sholat 5 waktu) dengan tinggi 30 meter (30 juz Al Qur’an).

Lantai masjid ini terbuat dari kayu. Sedangkan diatapnya terdapat banyak kaligrafi (menurut berbagai tulisan terdapat 99 lobang cahaya yang akan masuk kedalam masjid dan akan berubah-ubah, bisa disebut masjid 99 cahaya Asmaul husna).

Masjid dalam kompleks Islamic Center tersebut dikelilingi oleh danau buatan yang bahkan tersedia rakit/perahu buatan untuk mengelilingi masjid dan Islamic center tersebut.

Dari arah jalan raya Masjid dilihat dari sisi kanan Masjid. Sedangkan di sisi kiri masjid terdapat jembatan panjang yang yang menyambungkan masjid dengan bangunan Islamic Center di belakangnya. Disisi belakang kiri masjid telah disediakan taman bermain dan aneka hiburan ringan khususnya buat anak-anak.

Kompleks Islamic Center sendiri mulai dibangun pada Mei 2015 yang dipersiapkan untuk ajang MTQ Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2017.

Masjid yang diresmikan pada hari selasa 11 Oktober 2016 lalu, kini telah menjadi ikon baru Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Lampung – Palembang

ampera-bridge-night_015

Jembatan Ampera Palembang malam hari

Hmm…akhirnya bisa menjejakkan kaki di tanah Sumatera. Negeri tempat berjejernya Bukit Barisan, pulau tempatnya penangkaran gajah Way Kambas, pulau yang sebagian besar penduduknya menggunakan Bahasa Melayu. Pulau yang juga sering diberitakan tentang bencana asap, pulau yang memiliki Kota Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Palembang, dll.

Menuju bandara Lampung dari Cengkareng hanya butuh waktu sekitar 27 menit. Sayangnya waktu itu kabut, tepatnya asap tebal menyelimuti Bandara Radeng Intan II. Sehingga pesawat beberapa kali harus berputar untuk menunggu waktu yang tepat atau mencari celah untuk mendarat. Sukses landing. Rupanya barusan hujan lebat. Sehingga beberpa tempat masih basah atau air masih tergenang.

Bandaranya ukuran sedang, terletak di jalan utama. Keluar bandara ada beberapa penyedia layanan umum (Taxi) seperti Avanza, Xenia dan Ertiga, dll. Parkirnya di luar. Di jalan raya. Bagasi kita akan dibantu oleh driver menuju taxi. Untuk ke Kota Bandar Lampung harus bayar sekitar 110rb.

Sepanjang perjalanan sekitar 1 jam tersebut beberapa kali menanyakan apa yang khas dari Lampung. Selain way kambas nya, tak banyak yang bisa diceritakan driver tersebut. Tapi kalau makan, dia sangat merekomendasikan Bakso Soni, Karena menurut dia kata orang-orang baksonya enak. Tapi hari sudah sore, pengen segera sampai hotel. Di jalan Kartini dapat hotel yang lumayan bagus dengan harga 485rb (itu setelah ditambahi seperangkat alat mandi, kalo tanpa itu dikurangi 70rb harganya. Jatah sarapan pagi untuk 2 orang). Wifi lancar jaya dan kamar sangat nyaman. Baca lebih lanjut

Ke Jember

papuma beach

Pantai Papuma Jember

Bersyukur sekali akhirnya bisa mengunjungi Kabupaten Jember Tanggal 1-2 Juni 2016 kemarin. Kabupaten yang di peta kulihat diarah timur selatan Surabaya. Kabupaten yang diutara berbatasan dengan Kabupaten Bondowoso dan Probolinggo, di timur ada Kabupaten Banyuwangi dan Samudera Hindia di selatan serta Kabupaten Lumajang di sebelah barat. Bersyukur karena bisa hadir di menit akhir lastcall pesawat Wings Air dari Adi Sucipto. Bersyukur akhirnya bisa mendarat dengan selamat di Bandara Notohadinegoro Kabupaten Jember. Sebelumnya dari atas pesawat kita akan melihat hamparan tanaman entah padi atau lainnya yang menghampar hijau di banyak lokasi. Pesawat juga akan melintasi pusat kota menjelang landing. Diatas pesawat garuda explore ATR 72-600 itu juga, pramugarinya sempat mengatakan “Selamat datang di Kota seribu Fetival/Karnaval?. Tidak ingat dengan jelas, yang kuingat berhubungan dengan festival atau karnaval. Dari bandara kita akan melalui jalan yang agak sempit diantara perkebunan penduduk setempat.

Sopir yang menjemput kami lalu menjelaskan kalau di Jember ini sering sekali diadakan kegiatan karnaval. Bergantian dari berbagai lapisan masyarakat. Misalnya kelompok anak sekolah, kelompok orang dewasa, dll yang tampil berbagai mengikuti kegiatan karnaval sepanjang tahun.

Kami juga sempat melewati salah satu sungai yang katanya kalau pendatang mandi situ maka kemungkinan besar selanjutnya dia akan menetap di Jember. Entah karena jodoh, pekerjaan, atau lainnya. Baca lebih lanjut

“Kartini” di SDN Condong Catur Depok Sleman Yogyakarta

Upacara

Upacara

Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap Tanggal 21 April selalu ada upacara memperingati Hari Kartini. Hari dimana Kartini lahir (tepatnya 21 April 1879). Hari yang dimaknai sebagai  hari emansipasi wanita.  Lupakan segala kontroversinya, ambil hikmahnya. Jangan sampai peringatan hanya dimaknai secara ceremonial belaka. Semangat Kartini untuk belajar dan belajar mensejajarkan diri dengan bangsa lain, semangat Kartini dalam USAHA memajukan pendidikan kaum perempuan.  Semboyan “Habis Gelap Terbitlah Terang”,  harus terus bergema untuk membangkitkan motivasi terutama kalangan anak-anak (perempuan), remaja dan kaum perempuan Indonesia umumnya. Semangat yang harus ditanamkan sejak dini kepada anak-anak didik, bahwa siapapun kamu, termasuk anak-anak perempuan bisa jadi apa saja kelak asal memiliki semangat, kemauan, kesungguhan dan kegigihan dalam belajar. Banyak lagi dan lagi yang bisa digelorakan untuk anak-anak, remaja putri dan kaum perempuan Indonesia dari contoh perjuangan yang dilakukan oleh RA Kartini, Dewi Sartika, Tjut Nyak Dien, Christina Martha Tiahahu, dll. Intinya gender bukan halangan untuk maju.

SD Negeri Condong Catur adalah salah satu sekolah dasar dengan akreditasi A di Depok Sleman Yogyakarta. Seperti tahun lalu, SDN Condong Catur, tahun ini kembali menggelar upara peringatan hari Kartini. Anak-anak kelas I sampai kelas VI mengikuti upacara peringatan Hari lahir Kartini tersebut dihalaman Sekolah SDN Condong Catur. Upacara dimulai tepat pukul 08.00 wib. Semua perangkat upacaranya adalah perepuan. Mulai dari pembina upacara (meski Kepala sekolahnya Laki-laki), pemimpin upacara, pembaca UUD 45, Do’a, sampai komandan regu. Mereka nampak semarak dengan warna warni pakaian adat nya. Moment ini dimanfaatkan sekolah untuk mengasah kreatifitas dan keberanian siswa untuk tampil. Berbagai lomba dan atraksi digelar untuk memeriahkan peringatan tersebut. Ada Lomba Dimas-Diajeng (Maaf lupa apa benar? Ini lomba menampilkan pasangan antar kelas), Lomba mencipta dan membaca puisi, ada Pidato, Ada Nyanyi, ada Tarian. Hingga tak terasa sekitar jam 11.00 wib semua rangkaan cara berakhir (semoga pada kegiatan lain/berikutnya lebih banyak lagi siswa yang “dipaksa” tampil, untuk mengasah kreatifitas, ketrampilan dan keberanian siswa) Baca lebih lanjut

Gerhana Matahari Total di Indonesia, 2016

Diagram Gerhana Matahari

Diagram Gerhana Matahari (Sumber : mreclipse; Espenak)

Indonesia akan menjadi daerah yang istimewa pada Hari Rabu, Tanggal 9 Maret 2016 besok. Sebagian alam Indonesia akan dilintasi oleh Gerhana Matahari Total (GMT). Istimewanya, hanya Indonesia yang akan mengalami GMT ini. Meskipun juga ada beberapa wilayah di lautan pasifik (Mikronesia) yang berupa pulau-pulau karang kecil yang tidak memiliki bandara. Sehingga dipastikan, Indonesia akan menjadi pusat perhatian dunia khususnya para ilmuwan, peneliti, fotografer, wartawan, lembaga antariksa termasuk NASA, dll, pemerhati astronomi dan gerhana. Termasuk Fred Espenak, Astromer yang telah mendokumentasikan proses gerhana dalam 20-an tahun terakhir.

Fred Espenak keliling Indonesia

Fred Espenak, Ikut Menyaksikan GMT Indonesia (Sumber: mreclipse.com, spearstravel.com)

Di Indonesia, tidak semua daerah akan mengalami GMT. Hanya beberapa daerah tertentu akan yang akan mengalami GMT atau 100%. Daerah-daerah tersebut antara lain : Sumatera (Palembang), Kalimantan (Pangkalan Bun, Sampit, Palangkaraya, Tanah grogot, Balikpapan), Sulawesi (Poso, Luwuk), Dan Maluku Utara (Ternate). Daerah-daerah lain di Indonesia akan tetap bisa menyaksikan gerhana matahari sebagian. Masyarakat Indonesia khususnya di daerah-daerah yang akan dilewati GMT menyambut antusias. Di Sigi Sulawesi misalnya akan melaksanakan festival GMT, bahkan rencananya juga akan dihadiri oleh Wakil Presiden Indonesia. Tidak ketinggalan masyarakat Indonesia di daerah lain yang akan mengalami gernaha matahari sebagian juga menyambut antusias. Apalagi GMT ini bersamaan dengan libur nasional, hari raya Nyepi.

Gerhana di Yogya

Perkiraan Matahari di Tugu Yogya, 9 Maret 2016 (Gbr: kafeastronomi.com)

Di Yogya misalnya, disamping akan menggelar nonton bareng di Monumen Tugu, juga ada nonton bareng di alun-alun utara bersama club pencinta antronomi Kota Yogya. Di Palembang, di Belitung, di Kalimantan, Sulawesi dan Ternate juga sudah mulai berdatangan para pengunjung termasuk ilmuwan, wartawan, reporter TV dan turis asing yang akan menyaksikan kejadian alam langka ini. Bagi masyarakat yang tidak bisa menyaksikan secara langsung, TV-TV nasional juga akan menyiarkan secara langsung kejadian langka ini.

Jalur gerhana total membentang dari Samudra India hingga utara Kepulauan Hawaii, Amerika Serikat. Jalur gerhana itu selebar 155-160 kilometer dan terentang sejauh 1.200-1.300 kilometer, yang kali ini melintasi 11 provinsi di Indonesia. 11 provinsi; Bengkulu, Palembang, Jambi, Bangka Belitung, semua provinsi di Kalimantan kecuali Kalimantan Utara. Lalu  Palu, Poso, Luwuk (Sulawesi Tengah), Sulawesi Barat dan Ternate dan Halmahera (Maluku Utara).

Semua kawasan Asia Tenggara, Jepang, sebagian besar Australia, Hawaii, dan Alaska barat juga akan mengalami gerhana matahari parsial. Ini adalah gerhana total terakhir dari sebelum gerhana matahari total melintasi Amerika Serikat pada 21 Agustus 2017.

Gerhana Matahari Total 2016 di Indonesia

Jalur Gerhana Total di Indonesia, 9 Maret 2016 (Sumber : greatamericaneclipse.com)

Gerhana Matahari akan terjadi selama dua sampai tiga jam. Tetapi Gerhana Matahari mencapai fase penuh hanya selama satu setengah sampai tiga menit. Menurut Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin, Lama Gerhana Matahari Total (GMT) di Indonesia adalah 1,5-3 menit. Di pusat jalur gerhana, gerhana total terpendek terjadi di Seai, Pulau Pagai Selatan, Sumatera Barat, selama 1 menit 54 detik dan terpanjang di Maba, Halmahera Timur, Maluku Utara, selama 3 menit 17 detik. Baca lebih lanjut

Yogyakarta, selalu ada cerita

firraz paris 013Yogyakarta, Kota istimewa yang selalu melahirkan cerita demi cerita. Tentang kesahajaan dan keramahan orang-orang nya, tentang mahasiswa dan plat kendaraan dari hamper seluruh penjuru negeri, juga tentang kuliner yang apa saja ada. Yogya selalu punya cerita yang tak pernah habis. Seperti obyek wisatanya, yang kini tidak melulu cerita tentang Borobudur, Prambanan atau Parangtritis. Banyak obyek wisata baru yang akan menjadi cerita dari Yogyakarta. Bunga “tulip” yang heboh diawal musim hujan oleh aksi selfie para muda mudi, pantai pesisir selatan yang tidak hanya Parangtritis semisal Indrayanti di Gunung Kidul, Goa Pindul masih di Gunung Kidul, atau kalibiru yang menantangmu untuk menjuntai dengan latar alam yang indah, bahkan pegunungan pasir “Gumuk Pasir” di sisi Pantai Parangtritis. Semuanya ada di Yogyakarta.

dan…

sejak 2015, telah dibuka Tebing Breksi. Tebing Breksi ini satu jalur menuju Candi Ijo. Candi yang lokasinya tertinggi di Yogya. Sehingga dari ketinggian Tebing Breksi bisa melihat Kota Yogya terutama lalulintas bandara Adi Sucipto. Demikian juga dari ketinggian Candi Ijo, bisa menyapu pandangan keseluruh Kota Yogya. Untuk masuk Tebing Breksi hanya diharuskan membayar biaya parkir motor Rp.2000, dan mobil Rp. 5000. Pengunjung Candi Breksi diharuskan turun dari tebing tepat saat adzan maghrib tiba. Untuk tiket masuk tebing breksi, pengelola meminta seikhlasnya. Sedangkan di Candi Ijo Tiket masuknya Rp. 5000. Setelah turun dari Candi Ijo/Tebing Breksi petualangan di daerah Kalasan bisa dilanjutkan ke Candi Ratu Boko. (Hanya saja untuk melihat Candi yang lebih terkesan sebagai gerbang ini dipungut tiket Rp. 25.000. Mungkin Kalau tiketnya Rp.10000, pengunjung akan lebih banyak yang datang).

Untuk menuju ke tiga lokasi ini dari Kota Yogyakarta bisa melalui jalan Solo atau Ring Road Utara. Selanjutnya bisa langsung belok kanan di Jalan Raya Piyungan atau sebelum itu bisa belok kanan di jalan Opak Raya dan selanjutnya ketemu Jln. piyungan dan lalu masuk Jln. Candi Ijo. Jalan menuju ke sana adalah jalan menanjak sekitar 35 derajat. Baca lebih lanjut