Archive for the ‘ Study ’ Category

Introspeksi diri di Dunia Sosmed

30wTidak bisa dipungkiri bahwa era kini adalah era media. Media bisa menaikkan atau menjatuhkan seseorang. Media bisa sangat berguna untuk menyebar pesan kebaikan, kekerabatan dan kasih sayang. Sebaliknya, media juga bisa tidak berguna bahkan berdampak negatif  manakala dimanfaatkan untuk menyebarkan kebohongan, kebencian, hasut dan fitnah.

Kita adalah manusia biasa. Yang sampai kapanpun kita TIDAK AKAN PERNAH menjadi sempurna. Sehingga kita tidak mesti menunggu sempurna dulu, menunggu tidak pernah salah dan dosa dulu baru  boleh saling mengingatkan, saling menasehati. Tidak harus jadi professor dulu baru berbagi ilmu. Siapapun bisa menyampaikan pesan kebaikan dan ilmu yang bermanfaat buat orang banyak, apalagi di era sosmed seperti saat ini.

Namun ketika menasehati, melemparkan ilmu kebaikan kepada orang lain, maka yang pertama harus dinasehati dengan ilmu tersebut adalah diri kita sendiri. Bukan untuk pamer kesholehan atau pamer ilmu apalagi pamer kehebatan kepada followers di sosmed.  Adalah kontradiktif apabila kita melarang orang lain menghina, menjelekkan, menggunjing, menyindir orang lain sementara kita sendiri melakukannya dengan cara menghina, menjelekkan dan atau juga menyindir. Lalu APALAH LEBIHNYA kita dari orang yang kita jelekkan, hina dan sindir itu? Tidak ada lebihnya. Tidak lebih baik. Sama saja.

Sangat mudah orang lain melihat kesombongan kita, baru dengan secuil ilmu yg kita miliki seolah sudah menjadi yang paling pakar, paling pinter bahkan mungkin menganggap pendapat orang lain tidak ada yang benar atau menjustifikasi orang lain yang berbeda adalah salah (salah ilmu, salah jalan, salah-salah lainnya) dan hanya saya dan kelompok saya yang benar. Padahal seharusnya semakin berilmu, semakin sadar diri bahwa masih begitu banyak kekurangan kita. Semakin takut untuk menganggap rendah/remeh orang lain. Sehingga kita bisa belajar lagi. Belajar dari siapapun, bahkan mungkin dari anak kecil atau orang yang kita anggap hina dan tidak berilmu sekalipun. Atau saat ini belajar dari media yang mungkin KITA ANGGAP sesat, mainstream, ekstrim, provokatif, fitnah, penyebar kebencian, dll yang tidak sesuai keinginan kita. Minimal kita jadi tau jalan pemikiran media tersebut. Jika dirasa tidak bermanfaat, TINGGALKAN !

Toh masing-masing media itu juga memberikatakan sesuai kepentingan, sesuai garis organisasi, sesuai sudut pandang masing-masing. Positifnya, bahan bacaan tidak lagi dimonopoli media tertentu. Kita jadi punya berita pembanding dari sudut pandang yang berbeda. Jadi, santai saja.
Baca lebih lanjut

RIMPU Yogya Gelar Pentas Budaya

Gadis Bima_Kareku Kandei

Gadis Bima dengan Rimpunya_Kareku Kandei

Hidup di Kota Budaya; Yogyakarta, ternyata telah memberikan efek positif terhadap kesadaran akan budaya bangsa dan daerah kepada para mahasiswa dan pemuda dari daerah seperti dari etnis Bima (Kabupaten Bima, Kota Bima dan kabupaten Dompu) yang ada di Kota Yogya. Jauh dari kampung halaman, rindu akan suasana masa kecil, belajar dari lingkungan Kota Budaya seperti Yogyakarta paling tidak telah mengilhami sekelompok mahasiswa dan pemuda yang peduli akan budaya daerah (Bima) untuk melestarikannya disini. Karena itu Komunitas RIMPU yang ada di Yogyakarta sukses menyelenggarakan pentas seni budaya di Aula Theater Eska Universitas Islam Negeri Sunan Kaligaja (UIN SUKA) Yogyakarta (31/10/15).
Dipintu masuk, para tamu sudah disambut dengan gapura “Santabe” lalu semacam tema “MAI TA KASAMA WEKI, TA KAWARA RO KALAMPA KU NGGAHI RA RAWI RASA LOA KAI RASO”
Acara yang juga didukung oleh Perhimpunan Mahasiswa (Kepma) Bima dan Dompu (IKPMD) ini berlangsung meriah. Sekitar seribu an penonton tampak antuasias mengikuti pentas seni budaya ini. Bahkan hingga pentas utama telah berakhir, sebagian penonton seperti enggan meninggalkan tempat duduknya.

Baca lebih lanjut

Peranan Manajemen Operasi Dalam Manajemen Rumah Sakit (2)

 

Peran dan Fungsi nya dalam Pelayanan Rumah Sakit

Rumah sakit adalah salah organisasi yang sangat kompleks. Fungsi utamanya adalah menyediakan/menyelenggarakan  jasa pelayanan kesehatan. Sebagai organisasi, rumah sakit juga memiliki berbagai kegiatan operasi, termasuk kegiatan produksi, pemasaran dan pencatatan keuangan. Konsep manajemen operasi menjadi sangat penting untuk mengelola operasional rumah sakit.

  1. Organisasi Pelayanan Jasa

Rumah sakit adalah salah satu Organisasi pelayanan jasa atau organisasi non-manufaktur. Kegiatan operasinya lebih banyak menghasilkan barang yang tidak berwujud. Seperti kegiatan manufaktur, organisasi jasa dapat dikelompokkan dalam berbagai jenis. Seperti Konsultan, Akuntan, Rumah sakit merupakan Organisasi jasa  yang tidak berhubungan langsung dengan produksi barang. Meskipun demikian kegiatan manajemen operasi tidak hanya memberikan pelayanan barang saja atau jasa saja. Sebuah organisasi/perusahaan dapat memberikan jasa dan juga barang.

Perbedaan barang dan jasa (Herjanto, 2008) :

Beda Produk dan jasa

 

  1. Peran dan Fungsi MO dalam Pelayanan Rumah sakit

Pada masa lalu pengertian produksi hanya dikaitkan dengan unit usaha fabrikasi yaitu yang menghasilkan barang-barang nyata seperti mobil, perabot, semen dsb, namun pengertian produksi pada saat ini menjadi semakin meluas. Produksi sering diartikan sebagai aktivitas yang ditujukan untuk meningkatkan nilai masukan (input) menjadi keluaran (output). Dengan demikian maka kegiatan usaha jasa seperti dijumpai pada perusahaan angkutan, asuransi, bank, rumah sakit, dsb menjalankan juga kegiatan produksi. Secara skematis sistem produksi dapat digambarkan sbb:

Proses barang dan Jasa

 

Sudah diakui bahwa organisasi dan manajemen tidak dapat dipisahkan. Setiap organisasi memerlukan manajemen untuk meraih tujuan organisasinya. Tidak terkecuali institusi penyelenggara pelayanan kesehatan, apalagi sekelas rumah sakit. Semua fungsi manajemen sangat dibutuhkan rumah sakit. Satu diantara fungsi tersebut, bahkan boleh dikatakan yang berperan sangat penting adalah manajemen operasi (Saputro, 2013)

Rumah sakit sebagai organisasi pelayanan kesehatan mempunyai peranana yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat saat ini. Oleh kerena itu, rumah sakit harus dapat memberikan pelayanan dengan konsep one stop services, artinya seluruh kebutuhan pelayanan kesehatan dan pelayanan terkait pasien harus dapat dilayani oleh rumah sakit secara cepat, akurat, bermutu dan biaya terjangkau. Untuk melaksanakan fungsi tersebut, saat ini rumah sakit telah mengembangkan diri dengan berbagai model pengembangan, desain, struktur organisasi.

Di rumah sakit, proses manajemen operasional dapat digambarkan seperti berikut (Stevenson, 2004)

Proses Manajemen RS

Manajemen operasi adalah aktivitas manajemen (plan do check action – desain eksekusi perbaikan) dalam menciptakan nilai bagi pelanggan melalui transformasi input menjadi output dengan efektif dan efisien. Manajemen operasi tidak berarti hanya terkait dengan masalah operasional, tetapi menyeluruh dari isu strategis sampai isu operasional. Kalau boleh mengklaim, manajemen operasi adalah inti dari proses manajemen. Karena aktivitas operasi itulah dibutuhkan fungsi manajemen yang lain seperti manajemen sdm, keuangan, dan pemasaran.

Di rumah sakit, terdapat banyak berbagai isu-su strategis. Aspek pembiayaan yang berhubungan dengan BPJS/JKN masih menjadi isu utama yang harus dihadapi manajemen rumah sakit. Proses akreditasi, tehnis pelaksanaan BLUD yang optimal adalah beberapa isu penting lainnya. Termasuk menyiapkan dokumen strategis seperti Business plan/Rencana Strategi Bisnis, Rencana Bisnis Anggaran, serta cara mencapai visi misi rumah sakit. Isu-isu kebijakan, transparansi, kualitas dan efisiensi pelayanan, kepemimpinan dan kapasitas SDM,  pemberdayaan karyawan, hak pasien  juga masih menjadi tantangan operasional rumah sakit.

Rumah sakit pada saat ini dituntut untuk memahami dan menganalisa lingkungan umum dan lingkungan pelayanan kesehatan, menganalisa area yang menjadi fokus pelayanan agar tetap mampu eksis ditengah persaingan dengan competitor. Manajemen rumah sakit juga dituntut untuk memiliki strategi alternative, ketika strategi yang satu tidak bisa (tidak optimal) dijalankan. Strategi yang memiliki nilai tambah bagi pelanggan adalah kunci untuk mempertahankan keberlangsungan organisasi. (Swayne, Duncan, & Ginter, 2006). Fungsi-fungsi ini dilakukan dalam suatu manajemen operasional yang saling mendukung antar unit, bagian dan structural di rumah sakit.

Pada tingkat taktis, rumah sakit harus memiliki perencanaan yang baik mengenai estimasi pasien dan kebutuhan rumah sakit setiap tahun agar rencana kerja tahunan dapat direalisasikan dengan baik. Berdasarkan estimasi tersebut, maka rumah sakit harus memperkirakan sumber daya yang dibutuhkan, khususnya Sumber Daya Manusia (SDM). Manajemen persediaan juga tidak kalah penting dan mendesak mengingat fakta menunjukkan besar sekali biaya yang dikeluarkan untuk persediaan.

Pada tingkat operasional, rumah sakit harus memiliki sistem penjadwalan yang baik, sistem pengendalian kualitas, penanganan antrian di setiap instalasi, pemeliharaan sarana dan prasarana alat, efisiensi sistem pendukung (seperti air, listrik, gas, dan sampah). Ini semua tidak dapat dikelola dengan ala kadarnya. Diperlukan manajemen yang profesional agar misi mulianya kepada para pemangku kepentingannya terpenuhi, juga pengelolaannya efisien (Saputro, 2013)

 

Peranan Manajemen Operasi Dalam Pelayanan Rumah Sakit (1)

Paradigma Baru 

Paradigma BaruSebuah organisasi pada dewasa ini terus menghadapi tantangan dan perubahan zaman. Organisasi dituntut cepat dan tanggap terhadap berbagai perubahan yang ada. Bagi sebuah organisasi modern, mengikuti paradigma baru dan perkembangan kekinian dalam hal produksi barang atau jasa menjadi sebuah keharusan.

Manajemen operasi pada prinsipnya memiliki tiga ruang lingkup, yaitu : Produksi atau operasional (Operation function), Pemasaran (Marketing function)  dan Keuangan (Finance function).

Pada saat ini kita berada pada empat zaman sekaligus yang terjadi secara bersamaan, yaitu : zaman globalisasi ekonomi, zaman teknologi informasi, zaman strategic quality management, dan zaman revolusi manajemen. Pendiri Microsoft, Bill Gates membagi tiga zaman perubahan yang terjadi akhir-akhir ini yang kini dialami oleh masyarakat Amerika. Ketiga zaman tersebut adalah zaman strategic quality management (tahun 1980-an), zaman reengineering (tahun 1990-an) dan zaman kecepatan (tahun 2000-an). Dalam setiap zaman tersebut terjadi perubahan yang luar biasa besarnya terhadap kehidupan manusia. Perbedaannya, pada zaman dahulu, untuk terjadinya perubahan besar memerlukan waktu yang cukup panjang. Kini, dalam zama kecepatan ini maka perubahan-perubahan besar akan semakin radikal, semakin pesat, semakin serentak, semakin pervasive dan semakin sering terjadinya. Konsekuensi bagi setiap organisasi adalah bagaimana, meningkatkan kemampuan untuk beradaptasi, seirama dengan semakin konstan, pesat, serentak dan pervasifnya perubahan lingkungan yang dihadapi (Mulyadi, 2007)

Keadaan ini akan menjadi tantangan bagi semua organisasi termasuk organisasi pelayanan kesehatan semisal rumah sakit. Karena itu, organisasi, manajemen pelayanan kesehatan juga harus mampu dan tanggap lalu menyiapkan diri untuk maju dan berkembang bersama berbagai perubahan itu. Langak terbaik untuk itu adalah melalui penataan manajemen operasi yang dilakukan oleh institusi pelayanan kesehatan khususnya rumah sakit. Baca lebih lanjut

Ketika Kamu Tulus

saat mati lampu

Mela Firraz mengaji saat listrik mati

Karena sesuatu alasan, istri harus pulang kampung dan selama 3-4 minggu terakhir aku harus mengurus 3 orang anak sekaligus. Kelas VI, Kelas IV SD dan yang baru masuk TK. Mulai dari makannya, Memandikan, membangunkan, membacakan cerita kalau mereka tidur, mengantar dan menjemput mereka sekolah dengan tempat sekolah dan waktu yang berbeda. Di sela-sela waktu itu, usai mengantar biasanya mampir kios atau pasar untuk membeli lauk/makanan dan atau memasaknya buat mereka. Lebih kurang sangat pas, usai urus-urus itu tiba waktunya jemput dst.

Dilain kesibukan urus anak, tugas sebagai mahasiswa juga tidak kalah penting, masih ada beberapa SKS mata kuliah yang belum rampung, masih ada janji dan tugas lain yang harus diselesaikan. Ada juga target agar semua beban persyaratan kuliah dibereskan segera agar bisa masuk ke tahap berikutnya. Jadinya sangat sibuk dan membagi banyak perhatian/fokus. Baca lebih lanjut

Hikmah Isra Mi’raj

triple jupiter bulan venusSetidaknya menurut saya ada 4 hikmah dari kejadian isra mi’raj ini:

1. Kesadaran akan kebesaran Allah

Logikanya Isra Mi’raz itu benar dan logis. Jika Nabi Muhammad adalah milik Allah dan langit serta alam ini milik Allah dan dalam kondisi ini Allah yang menghendaki, apa susahnya? Sederhananya seperti ini. Jika kita punya balpoint lalu anda taruh di meja dan mau anda pindahkan ke saku, ke laci, ke atas rak buku, tidak susah bukan? Karena balpoint itu adalah milik kita.

Perjalanan isra Mi’raj kan ada perjalanan horizontal dan vertical. Saat perjalanan vertical ini kita percayai sebagai perjalanan sampai menembus langit yang ketujuh. Mari kita lihat betapa Kuasanya Allah pemilik jagat raya ini. Apa yang bisa dilihat dari Bumi hanya sebagian kecil dari jumlah bintang di Galaksi Bima Sakti. Perkiraan terbaik menurut ilmu pengetahuan adalah bahwa di Galaksi Bima Sakti saja ada sekitar 200 – 400 miliar bintang-bintang. Matahari sebagai contohnya.  Jarak bumi ke matahari adalah 150 juta kilometer. Ini akan susah kita menghitungnya. Maka untuk mempersingkat, kita menggunakan satuan tahun cahaya dimana dimana kecepatan cahaya itu mencapai 299. 792 km/detik atau dibulatkan menjadi 300.000 km/detik. Dengan jarak dan kecepatan cahaya sekian maka dibutuhkan waktu 8 menit agar cahaya dari matahari sampai di bumi . Jadi, sinar matahari yang sampai ke mata kita sekarang adalah sinar matahari 8 menit yang lalu. Cahaya matahari itu berjalan selama 8 menit barulah sampai ke mata kita. Contoh lainnya adalah bintang Alpha Century yang jaraknya dari bumi adalah 4 tahun perjalanan cahaya. Jadim Kalau kita melihat bintang kembar pada malam hari, maka sebetulnya itu bukanlah cahaya bintang kembar saat itu, melainkan cahaya bintang 4 tahun yang lalu. Di belakangnya lagi ada bintang yang berjarak 10 tahun perjalanan cahaya. Bayangkanlah kalau kita mau menuju bintang berjarak 10 tahun cahaya menggunakan pesawat ulang alik yang kecepatannya 20 ribu kilometer per jam. Maka dibutuhkan waktu 500 tahun untuk sampai ke bintang tersebut. Di belakang bintang berjarak 10 tahun cahaya ada bintang berjarak 100 tahun cahaya, di belakangnya lagi ada yang berjarak 1000 tahun cahaya, yang berjarak 1 juta tahun cahaya, dan juga yang berjarak 1 milyar tahun cahaya. Yang terjauh diketahui oleh ilmuwan Jepang yaitu yang berjarak 10 milyar tahun cahaya. Sampai disini kita bisa banyangkan betapa kecilnya bumi kita, apalagi diri kita. Baca lebih lanjut

Survey Lokasi Kelas Inspirasi

SDN Dengok I

SDN Dengok I

Sabtu (7/3/15), Kelompok Kelas Inspirasi SDN Dengok I Playen Gunung Kidul melakukan survey lokasi kegiatan Kelas Inspirasi (KI). Iring-iringan kendaran bermotor relawan KI tiba di SDN Dengok I sekitar jam 09.00 wib dan langsung disambut oleh Ibu Rini, selaku Kepala sekolah. Kekurangan kursi di ruang Kasek, salah seorang guru mengambilkan bangku panjang dari ruang sebelah. Setelah melakukan berbagai survey (wawancara singkat dengan Ibu Kasek), para relawan lalu melakukan survey lingkungan, kelas dan fasilitas sekolah. Kebetulan saatnya jam istirahat. Apet dan Gilank bisa ikut main bola bersama anak-anak, yang lain nampak berkomunikasi dengan guru, bercengkerama dengan para siswa dll. Atau bahkan ada yang ikut menikmati cilok yang dijual di sekolah tersebut.

Setelah observasi, para relawan KI melanjutkan kegiatan pembahasan detail pelaksanaan Kelas Inpirasi. Pembahasan ini dilakukan di area air terjun Sri Gethuk yang berada sekitar 8 Km dari SDN Dengok I Playen. Jalan menuju lokasi sangat lancar. Setelah membayar biaya masuk, team relawan selanjutnya beristirahat sejenak di kompleks Goa Rancang Kencana, seperti Mas Cahya yang memanfaatkannya untuk menikmati mie rebusnya. Selanjutnya team coba menguak misteri Goa Rancang Kencana. Satu persatu team masuk dan mendapat penjelasan dari pemandu di dalam goa tersebut. Baca lebih lanjut