Posts Tagged ‘ Anak ’

Begitulah Skenario Tuhan (2)

 

Fakhri dan Ibunya suatu pagi di Ncai Kapenta

Fakhri dan Ibunya suatu pagi di Ncai Kapenta

Akhirnya PK lagi. Begitu kutulis di status Bbm ku. Aku memang merasa senang banget. Kangenku pada Melafirraz akan terobati. Bayangan melihat empat dari lima pohon mangga di rumah berbuah dan memetiknya makin membuat nafsu pulangku makin menjadi-jadi. Seperti cerita Begitulah Skenario Tuhan (1) akhirnya sampai di rumah jam 7.45 wita (14/11/12). Benar saja, mangganya sudah banyak yang matang. Istri dan anak-anakku tidak banyak yang bisa mereka jangkau… Kates di pojok, lima biji buahnya yang sudah matang juga tidak di dipetik-petik. Wah…. jadilah dua hari prtama di rumah pesta  buah mangga (manalagi dan madu).

Acara PK (pulang kampung) ini hanya lebih kurag seminggu. Jadi,  aku harus efisien waktu. Senin pagi rencanaku ke desa. Kunjungi Bapak Ibu. Aku berencana hanya berangkat dengan si bungsu Fakhri, pakai Shogun 125 ku. Istriku kerja, Melafirraz sekolah. Saat mau berangkat kerja tiba-tiba istriku berujar  mau ikut juga, setelah minta ijin di kantornya via sms akhirnya berangkat, mampir di sekolah Melafirraz untuk serahin kunci rumah. Ah, ada yang lupa, akhirnya harus balik lagi untuk kasitau tetangga yang biasa jemput agar nanti jemput Mela Firraz. Awalnya juga rencana mengisi bensin di jalan, tapi karena sudah bolak balik akhirnya mengisi bensin di pom bensin terdekat dan sekitar jam 07.30 wita kami joss melaju. Fakhri duduk di depanku, kesukaan dia.

Menuju ke desa aku harus melewati jalan berliku diatas gunung. Di puncak dari gunung yang harus kulewati itu ada jalan lurus yang biasanya dipakai secara maksimal kecepatannya (orang daerahku menyebutnya jalan Ncai kapenta. Di pertengahan jalan lurus ncai kapenta tersebut ada tanjakan atau dari arah kota berarti turunan.

Sekitar 1km sebelum itu, si Fakhri anakku minta pindah ke belakang (tumben, atau  mungkin dia ngantuk mikirku). Saat melaju di jalan lurus ncai kapenta itu, saat jalan mnurun itu aku berpapasan dengan dumptruck (truk pengangkut material bangunan-pasir) yang sudah pasti dengan kecepatan tinggi. Pilihan aman bagiku hanya menyingkir, amannya harus keluar dari aspal. Naas, pinggir aspal yang kukira aman ternyata ternyata sisa-sisa tanah bawaan banjir akibat hujan semalan. Sdh pasti licin dan …. Baca lebih lanjut

Begitulah Skenario Tuhan (1)

Bandara Internasional Lombok

Bandara Internasional Lombok

Kamis sore (13/11/14) aku berangkat dari Bandara Adi Sucipto dalam cuaca hujan. Pikirku hujan hanya disini, di bandara tujuan kemungkinan tidak ada hujan. Apalagi nanti sampainya di Lombok jam 20.00 wita (mbuh teori darimana kalau malam, kalau di bandara tujuanku tidak ada hujan). Pikirku, asal sudah take off, insyaAllah semua akan lancar. Dan Seingatku inilah pertama kalinya aku tidak mengalami delay dengan maskapai ini. Begitu pesawat take off aku langsung pejamkan mata, sempat terbayang “bagaimana yah rasanya pesawat yang di bajak hampir mendarat paksa lalu datang bintangnya meyelamatkan pesawat, lalu memmbawa pesawat naik (tajam) kembali”. Ada-ada saja. Lewat setengah jam, aku terbangun. Mungkin karena beberapa goncangan pesawat atau juga beberapa pengumuman dari awak kabin yang termasuk mnejajakan berbagai produk. Baca lebih lanjut

Pria Paling Bahagia Saat Berusia 37 Tahun

Pria dan anak-anaknyaKapankah Anda merasa paling bahagia? Tentu jawabannya bermacam-macam. Sangat individual. Satu yang penulis yakini, kebagiaan bergantung kita menyikapi keadaan. Keadaan apapun bisa menjadi sumber kebahagian. Menikmati tiap detik hari dengan senyum dan syukur akan melahirkan kebahagian.

Namun, bagi seorang Pria ternyata merasakan puncak kebahagiaan dalam hidupnya saat berusia 37 tahun. Cukup beralasan karena di usia ini umumnya seorang pria sudah menikah, memiliki anak, dan tentu saja karier yang terus menanjak.

Demikian menurut kesimpulan sebuah survei yang dilakukan di Inggris dengan melibatkan 1.000 responden pria. Kebanyakan pria yang disurvei mengatakan bahwa meski di usia 37 tahun mereka belum menikah, tetapi umumnya pria sudah punya hubungan yang mapan dengan pasangan atau sahabat-sahabat yang siap diandalkan.

Usia 37 tahun juga dianggap masih jauh dari krisis usia paruh baya dan sudah jauh melewati masa-masa suram dan kenangan buruk saat remaja.
Baca lebih lanjut

Rajin Olahraga Bikin Sperma Lebih Lincah

Trio mela firraz fakhriKehadiran anak adalah impian semua pasangan suami istri. Namun, tidak semua akan memperoleh anak dengan mudah. Ada banyak faktor yang mempengaruhinya. Penulis sendiri merasakan hal itu. Dua tahun tidak mempunyai keturunan. Untuk mengisi waktu luang, maka olah raga adalah kebiasa yang kadang tidak terjadwal. Bahkan cenderung berlebihan. Hal ini bisa dimaklumi kalau lapangan badminton yang ada didepan rumah menjadi penyebabnya. Hampir tiap malam atau tiap ada kesempatan diisi dengan main badminton. Saat berkonsultasi kepada andrologi, disarankan untuk tidak berolahraga yang terlalu keras. Tapi anjuran tersebut tidak gampang diindahkan.

Ternyata, kini pria yang mengharapkan punya keturunan dalam waktu dekat disarankan untuk mulai menjaga kualitas spermanya, salah satunya dengan rajin berolahraga.  Demikian dikutip dari kompas (selasa, 6/11).

Gangguan sperma, seperti jumlah kurang dan kemampuan berenang yang terlalu lambat, merupakan faktor penyebab infertilitas pada pihak pria.

Penelitian menunjukkan bahwa pria yang rajin berolahraga memiliki lebih banyak sel sperma yang jago berenang dibandingkan dengan pria yang malas bergerak. Hal itu terjadi karena dengan berolahraga kita menciptakan kadar hormon dan lingkungan yang baik bagi produksi sperma.
Baca lebih lanjut

Bercinta Saat Haidpun Tetap Bisa Bikin Hamil

Beberapa orang berpikir melakukan hubungan seks saat sedang haid bisa menghindarinya dari kehamilan. Tapi kabar itu tidaklah benar, seorang perempuan tetap bisa hamil meski ia bercinta saat haid.

Beberapa perempuan diketahui memiliki jangka waktu yang tumpang tindih antara jadwal haid dengan awal ovulasi (masa subur). Hal ini berarti seseorang bisa berada pada masa subur meski sedang haid.

Katakanlah jika seseorang memiliki siklus pendek seperti 21 hari dan haid berlangsung seminggu. Untuk itu jika seseorang berhubungan seks mendekati akhir menstruasi maka ada kemungkinan ia bisa hamil, karena sperma dapat hidup hingga 72 jam di dalam saluran reproduksi, seperti dikutip dari Health.com, Selasa (27/3/2012).

Sebagian besar perempuan memiliki masa haid selama 2-8 hari dan siklusnya berlangsung setiap 26-34 hari. Namun ovulasi atau masa subur (saat sel telur dilepaskan oleh ovarium) biasanya terjadi pada pertengahan siklus yang membuat seseorang sangat mungkin untuk hamil. Baca lebih lanjut

Manfaat Olahraga Bagi Anak

Olah raga. Karate yang diikuti Firraz

Sedikitnya ada 6 manfaat olah raga bagi anak-anak. Karena aktivitas fisik yang tepat akan memacu tumbuh kembang anak secara optimal. Tapi itu bukan berarti si kecil harus melakukan senam jasmani setiap hari.Yang penting anak selalu aktif bergerak. Demikian seperti dikutip dari kompas (18/2/12)

Olahraga bagi anak, terutama anak balita, tak harus dalam bentuk gerakan terstruktur seperti senam jasmani, brain gym, atau bulutangkis. Kegiatan seperti bersepeda, bermain lompat tali, berlari-larian dengan teman-temannya juga sudah merupakan latihan jasmani bagi anak. Olahraga untuk anak sarat dampak positif seperti disebut di bawah ini.

1. Kesehatan
Mengurangi risiko berbagai penyakit, khususnya yang terkait dengan obesitas. Berbagai penelitian menunjukkan, obesitas pada anak-anak meningkatkan risiko terjadinya penyakit degeneratif, seperti jantung, stroke, dan diabetes, pada usia yang lebih muda. Belum termasuk lebih mudah terkena infeksi dan risiko kanker. Baca lebih lanjut

Si Anak yang Kini sudah Sukses (Sebuah renungan)

Orang Tua dan Anak

Jika dulu sebelum menjadi seorang Ayah,  tepatnya saat masih remaja/muda, maka sering sekali kita beradu pendapat dengan orang tua. Kita ang kini sekolahnya tinggi, kita yang kini pergaulannya lebih luas terkadang menganggap orang tua terlalu kolot, sok mengatur dan sebagainya. Banyak cap tidak enak yang terkadang tanpa sadar kita alamatkan kepada mereka. Mungkin setelah suatu ketika dengan skenario Yang Maha Kuasa kita jadi tersadar bahwa APAPUN YANG ORANG TUA LAKUKAN, INGINKAN KEPADA KITA ITU ADALAH SEMATA-MATA KARENA SAYANGNYA KEPADA KITA. Jadi sebenarnya, sungguh kita telah mengecewakan hati mereka ketika kata dan nasehat mereka kita abaikan. Bacalah renungan berikut ini. Kiranya dapat mengingatkan kita :

Waktu engkau berumur 1 tahun
dia menyuapi dan memandikanmu…
sebagai balasannya…
kau menangis sepanjang malam

Waktu engkau berumur 2 tahun
dia mengajarimu cara berjalan…
sebagai balasannya…
kau kabur saat dia memanggilmu
Baca lebih lanjut