Posts Tagged ‘ Bali ’

Cerita dari Kota

Jakarta_Bunderan HI (071212)

Jakarta_Bunderan HI (071212)

Hmmm…akhirnya bisa ke Jakarta lagi. Bisa ke Ibukota.

Terakhir kesana tahun 2007. Artinya sudah lebih 5 tahun lalu. Ternyata Jakarta sudah jauh berubah. Melihat dan melewati beberapa ruas jalan di Ibukota benar-benar sangat asing. Aku benar-benar anak kampung yang masuk Kota. Penuh dengan : Ha? Ha? Ha?

Tentu saja perubahan paling nyata adalah jumlah gedung/bangunan pencakar langit yang berdiri diseantero Jakarta. Lalu macet dan padatnya kendaraan. Orang-orang yang lalu lalang bagai mesin/robot. Penuh dengan tergesa-gesa. Hotel dan penginapan yang penuh sesak oleh berbagai kegiatan. Dan tentu saja banyak lagi yang luput dari pengamatanku yang hanya 3 hari disana. Baca lebih lanjut

Selamat Ulang Tahun ke-10, Kota Bima !

Genap 10 tahun usianya kini. Ya, hari ini 10 April 2012, Kota Bima telah berusia sepuluh tahun. Usia yang masih sangat muda. Namun telah memberikan warna yang luar biasa bagi masyarakat Kota Bima dan Bima pada umumnya. Sejak menjadi Kota Administratif, lalu resmi menjadi Kota otonomi sendiri 10 tahun lalu, Kota Bima telah berkembang menjadi Kota baru yang penuh dinamika. Nama walikota pertama Drs. HM Nur Latif kiranya masih akrab hati dan ingatan warga Kota Bima. Walikota yang meninggal beberapa tahun silam itu kini digantikan oleh wakilnya H. Qurais H. Abidin sebagai pelanjut estafet kepemimpinan di Kota Bima. Selamat Ulang tahun Kota Bima. Selamat berkarya dan membangun. Tetaplah dalam satu kesatuan sebagai Dou Mbojo. Bahu membahu bersama sang ‘Kakak’ Kabupaten Bima dalam memajukan daerah Mbojo, Bima tercinta ini….

Berikut adalah foto-foto saat pawai budaya di Kota Bima (8/4) lalu.

(bagi yang tidak berkenan fotonya di pasang disini, mohon kirimkan koment di foto tersebut atau tulisan ini)

Cara Instal dan Klaim dengan INADRG 1.6

Untuk cara Instal maupun cara klaim dengan INADRG 1.6 sudah dijelaskan pada materi pelatihan INADRG 1.6 (dalam

Inadrg 1.6

CD). Namun, pada pelatihan peningkatan tentang tata cara pengistalan maupun klaim yang dipandu oleh Tim depkes kemarin terdapat beberapa catatan yang mungkin bermanfaat pada saat menginstal maupun membuat faile pengajuan klaim. Adapaun catatan tersebut sebagai berikut :

Baca lebih lanjut

Klaim dengan INADRG 1.6

Mulai 1 maret 2010 ini, Departemen kesehatan memberlakukan cara pengajuan klaim pasien Jamkesmas dengan menggunakan software INADRG versi 1.6. INADRG versi 1.6 adalah pengganti versi  sebelumnya yaitu 1.5.

Tentang INADRG

Peserta Pelatihan INADRG 1.6 di Bali

Drg-casemix adalah Pengklasifikasian setiap pelayanan kesehatan  sejenis kedalam kelompok yang mempunyai arti relatif sama; Setiap pasien yang dirawat di sebuah RS diklasifikasikan ke dalam kelompok yang sejenis dengan gejala klinis yang sama serta biaya perawatan yang relatif sama.

Indonesia DRG/INA-DRG adalah DRG yang dibuat berdasarkan data-data/variabel dari rumah sakit di Indonesia. INA-DRG yang terdiri : 23 MDC (major Diagnostic Category) dengan 1.077 kode INA-DRG beserta Tarifnya yang terbagi dalam 789 kode untuk rawat inap dan 288 kode untuk rawat jalan.

Tarif InaDRG meliputi : Pelayanan Rawat Inap yang Merupakan paket jasa pelayanan, prosedur/tindakan, penggunaan alat, ruang perawatan, serta obat-obatan dan bahan habis pakai yang diperlukan. Dan Pelayanan Rawat Jalan yang Merupakan paket jasa  pelayanan kesehatan  pasien rawat jalan sudah termasuk Jasa pelayanan, Pemeriksaan penunjang Prosedur/ tindakan, Obat-obatan yang dibawa pulang, Bahan habis pakai lainnya.

Untuk menjalankan software INADRG versi 1.6, maka didalam paket software tersebut telah ada atau harus ada komponen sebagai berikut :

  1. Paket Software INA-DRG Versi 1.6 :

Internet Browser (Firefox Setup 3.5.2.exe) : aplikasi untuk membuka software INA-DRG karena software ini adalah web base version.

XAMP (xampp-win32-1.7.1-installer.exe) : XAMP adalah software untuk yang memadukan PHP dan SQL untuk melakukan localhosting

Setup INA-DRG Versi 1.6 : file utama yang digunakan untuk menginstal INA-DRG 1.6

Adobe Acrobat Reader (AdbeRdr707_en_US.exe) : software yang digunakan untuk membuka dan membaca file dalam format PDF

  1. Paket Grouper :

SetupCGS_INA_1.2.0.70.exe : file utama yang digunakan untuk menginstal grouper

Windows Installer (WindowsInstaller.exe) : file yang mengatur konfigurasi dan aplikasi penginstalan

Microsoft .NET FrameWork (NetFx20SP1_x86.exe) :software framework yang berjalan pada sistem operasi windows

Kelebihan Software Inadrg 1.6 dibanding 1.5

  • Adalah software Web-base, sehingga :
    • Dapat disharing dalam jaringan
    • Dapat hanya menggunakan 1 grouper
  • Grouping INA-DRG dilakukan hanya dengan 1 kali klik
  • Instalasi lebih mudah (tidak ada setting manual)
  • Database ICD sudah lengkap
  • Output report dapat berupa file PDF
  • Dapat digunakan dengan OS Windows Vista
  • Memiliki fitur Backup/Restore Database
  • Password (administrator dan user)

Untuk informasi lebih lanjut sebaiknya hubungi tim casemix depkes (Pak Kiki) atau di Facebook : sirsdancasemix

Ke Bali (lagi)


Hmmm….alhamdulillah bisa ke Bali lagi. Bahkan kali ini dengan waktu yang lebih lama. Sejak tanggal 18-22 November 2009. Rabu-Minggu. 4 hari.

Berbeda dengan kepergianku bulan maret lalu, kali ini berangkat dengan rombongan yang lebih banyak. Ada lima orang dari RS termasuk direktur dan yang mewakili bupati (katanya orang Bapedda) serta dari Dikes Kota dan Kab.  Bima masing-masing 1 orang. Ada juga rombongan teman-teman dari Dompu dengan tujuan yang sama. Hmm…..rame saja rasanya. Maka, seperti biasa, dimanapun ada moment selalu diisi dengan acara foto-foto.

Karena ke Bali berangkat jam 11 takutnya nyampe malas keluar hotel, aku berinisiatif membawa makanan dari Bima (nasi bungkus). Wah,…ternyata diketawain deh. Ah….dia belum pengalaman ke Bali batinku. Udahlah…akhirnya pesawat merpati foker 100 itu mendarat dengan mulus di Ngurah Rai sekitar jam 12. Ke hotel lalu nunggu reservasi dan lain-lain. Lebih kurang jam 13 mungkin nyampe juga di kamar 607, 603, 602 di lantai 6 Hotel Aston Kuta. Tentu saja seblumnya ‘sok tau’ di lift dan pintu masuk lorong dan kamar dengan kartu chip kunci. Ah, pokoknya bisa masuk. Lega…… Biasa….langsung menjatuhkan badan di empuknya tempat tidur hotel yang nyaman. Bangun, mencoba melihat lewat tirai belakang di depan sana ada bangunan hotel juga. Sedangkan di bawah, di lantai dasar ada kolam renang. Ada beberapa turis yng sedang mandi.

Baca lebih lanjut

WASPADA VIRUS FLU BABI!

Meski belum sampai ke Indonesia, namun kita harus mewaspadai virus flu Babi (swine flu) yang telah merenggut puluhan nyawa di Meksiko. (berita TV 10/5; seorang turis di Bali di ungsikan ke RS setelah diduga mengidap flu babi) Virus mematikan flu Babi yang belum pernah ditemukan sebelumnya telah mewabah di Meksiko. Setidaknya 81 orang telah meninggal dan menimbulkan kekhawatiran terjadinya pandemi. Flu Babi sebenarnya merupakan penyakit influenza yang disebabkan virus influenza A subtipe H1N1. Virus Babi! ini secara genetik berbeda dengan virus influenza manusia H1N1 yang telah beredar secara global selama beberapa tahun terakhir. Virus flu baru ini mengandung DNA yang identik dengan virus avian, virus babi dan virus manusia, termasuk elemen-elemen dari virus babi Eropa dan Asia. Menurut badan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS atau Centers for Disease Control and Prevention (CDC), virus Babi! ini menular dari orang ke orang. Penularannya melalui bersin, batuk atau ketika seseorang terkena virus ini dari tangan mereka yang tidak dicuci bersih. Lantas bagaimana gejala penderita yang terkena penyakit flu babi ini? Pada umumnya, gejala infeksi flu babi pada manusia mirip dengan flu biasa pada manusia. Yakni, demam yang muncul tiba-tiba, batuk, nyeri otot, sakit tenggorokan dan kelelahan yang berlebihan. Namun selain itu, virus flu babi bisa membuat penderita muntah-muntah dan diare. Demikian seperti diberitakan Reuters, Senin (27/4/2009). Pemerintah AS telah menyatakan wabah flu babi ini merupakan wabah yang serius. Wabah ini juga diyakini akan terus menyebar. Bahkan badan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan, flu babi merupakan keadaan darurat kesehatan publik yang menjadi keprihatinan internasional. Flu babi ini mendatangkan risiko terbesar terjadinya pandemi berskala besar sejak wabah avian flu yang muncul kembali pada tahun 2003 lalu dan menewaskan 257 orang dari 421 penderita di 15 negara. TIPS HINDARI FLU BABI! Virus strain baru flu babi (swine flu) memang bisa mematikan. Apalagi virus strain baru bisa menyebar dengan cepat. Sebabnya, tak seorang pun punya kekebalan alami terhadap virus baru ini. Dan butuh waktu beberapa bulan untuk mengembangkan vaksinasi virus ini. Namun setidaknya ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit flu babi yang ditularkan dari orang ke orang ini. Badan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS atau Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memberikan beberapa tips.

• Tutupi hidung dan mulut Anda dengan tisu jika Anda batuk atau bersin. Kemudian buang tisu itu ke kotak sampah. • Sering-seringlah mencuci tangan Anda dengan air bersih dan sabun, terutama setelah Anda batuk atau bersin. Pembersih tangan berbasis alkohol juga efektif digunakan.

• Jangan menyentuh mulut, hidung atau mulut Anda dengan tangan.

• Hindari kontak atau berdekatan dengan orang yang sakit flu. Sebab influenza umumnya menyebar lewat orang ke orang melalui batuk atau bersin penderita.

• Jika Anda sakit flu, CDC menyarankan Anda untuk tidak masuk kerja atau sekolah dan beristirahat di rumah.

Di Meksiko, negara yang paling parah dilanda wabah flu babi ini, pemerintah negeri itu mengeluarkan imbauan bagi warganya untuk tidak berciuman, meski hanya cium pipi. Demikian seperti dilansir CNN, Senin (27/4/2009). JADI WASPADALAH SELALU TERHADAP VIRUS FLU, BABI!

Pergi ke Bali

Bulan Maret ini saya berkesempatan mengunjungi Pulau Dewata, Pulau Bali. Meski urusan dinas, tetap saja saya senang berkunjung ke daerah seribu pura ini. Meski dengan berat hati saya harus meninggalkan Mela, Firraz. Lebih berat lagi mendengar tangisan Firraz yang ingin ikut. “Bilangnya Baba Naja tuh, Firraz boleh ikut”, katanya menirukan ucapan Naja adikku yang kebetulan bertugas di Bali via HP. Yah, akhirnya pesawat merpati yang membawaku mendarat dengan mulus di Ngurah Rai tepat pukul 12.15 wita. Dari Bandara, hanya butuh waktu sekitar 15-20 menit untuk sampai di hotel. Sebuah hotel di jalan Legian Kuta bali.

White Rose

White Rose

Ketika saya tau lokasi hotel tempat acara dan menginap Legian, maka bayangan saya adalah tragedi bom beberapa tahun yang lalu.

Bom Bali

Bom Bali

Dan….. Saya tidak menyangka kalau monumen peringatan tragedi kemanusiaan itu berada tepat di depan gerbang masuk hotel tempat saya menginap. Setelah cukup istirahat, sore saya dan teman-teman jalan-jalan ke lokasi monumen itu. Banyak orang lain atau turis asing atau juga orang-orang seperti saya yang ikut mengabadikan diri didepan monumen tersebut. Setelah puas memotret dan mengambil gambar video di monumen tragedi kemanusiaan itu saya dan teman-teman selanjutnya menyusuri jalan legian. Beberapa teman saya yang belum makan siang sempat mencoba makan nasi + sate ayam yang satu porsinya Rp.20.000,- atau es buah seharga Rp.10.000,- . setelah memiliki cukup energi kami terus menusuri jalan legian. Kiri kanan jalan dipenuhi oleh berbagai macam benda seni dan lain-lain untuk cendera mata. Disepanjang jalan trotoar itu juga kami berpapasan dengan banyak turis asing. Ada yang sendiri, ada yang berdua, bertiga atau lima, enam orang. Ada yang bersama anaknya, temannya atau komplit dengan keluarganya. Ada juga yang sedang bertransaksi di gerai-gerai sepanjang legian itu. Dari pengamatan dan mendengar bahasa mereka kayaknya berasal dari Eropa seperti Perancis, Jerman. Juga ciri khas turis dari benua kuning seperti Jepang dan Korea juga ada. Kami lalu belok kanan di jalan yang hanya satu jalur itu. Semakin jauh kami berjalan, semakin ramai. Turis lokal maupun asing makin banyak. Kendaraan juga berjalan perlahan kalau tidak dikatakan macet.

Kuta Bali

Kuta Bali

Ternyata…… Diujung jalan itu adalah gerbang. Ya gerbang ke Pantai Kuta. Pantai yang sudah teramat sering saya mendengarnya. Dipantai saya melihat orang yang begitu banyak disepanjang bibir pantainya. Sementara di ujung barat, langit berwarna merah. Matahari seolah malu menampakkan diri dihadapan ribuan mata yang menatapnya. Seperti saya, Ribuan orang-orang itu juga mungkin berharap dapat menyaksikan matahari terbenam di batas cakrawala. Melihat sunset di pantai Kuta. Meski sunset tida bisa dinikmati, nampaknya pengunjung tetap terhibur. Tetap senang bisa berada di pinggir deburan ombak yang cukup besar sore itu di pantai Kuta. Kami puas dan senang berada disitu. Hingga senja berganti warna-warni lampu jalan dan lampu-lampu kendaraan yang saling merapat di sepanjang pantai Kuta. (White Rose, 22.30. 11/Mar/2009)

Kuta Bali

Kuta Bali