Posts Tagged ‘ Penyakit ’

Hati-hati, Kopi jadi Berbahaya Kalau Sudah Begini

Kopi Jerman_Oleh-Oleh  Prof BreinlingerHampir disetiap waktu selalu ada tawaran untuk minum kopi. Dalam berbagai bahasa ada istilah coffe morning, coffe break,dan lain-lain. Meskipun minum teh dinikmati oleh lebih banyak kalangan mulai dari anak hingga tua, namun sangat jarang kita mendengar istilah tea morning, teh break. Artinya, minum kopi memang memiliki kenikmatan lebih.

Dalam takaran yang pas, kopi punya segudang manfaat kesehatan. Mulai dari antioksidan pencegah kanker dan kerusakan sel, hingga kafein penghilang rasa kantuk dan pembangkit stamina. Namun kalau berlebihan, kopi kadang justru berbahaya.

Umumnya konsumsi kopi masih bisa ditoleransi dengan baik oleh tubuh bila belum melebihi 4-5 cangkir/hari. Namun kopi juga bisa menjadi tidak sehat bahkan berbahaya kalau sudah memicu berbagai gangguan kesehatan seperti iritasi lambung dan kecanduan.

Bahaya kopi lainnya yang lebih serius jika dikonsumsi berlebihan antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari detikhealth, Jumat (9/11/2012).

1. Memicu diare akut

Diare akut merupakan efek samping kafein yang klasik tetapi masih belum dipahami benar oleh para ilmuwan hingga saat ini. Diyakini karena kafein memicu kontraksi usus, sehingga kotoran akan lebih cepat terdorong keluar melalui saluran pembuangan.

Faktor stres juga bisa dikaitkan dengan efek samping tersebut, sebab kortisol atau hormon stres maupun kafein diyakini sama-sama memicu kontraksi usus. Saat kadar keduanya meningkat dalam tubuh, maka efek sering buang air besarnya akan semakin terasa.
Baca lebih lanjut

Suka Berbohong Jadikan Sering Sakit

Jujur = sehatRamdhan. Bulan Puasa. Bulan mulia bagi umat Islam ini sudah memasuki sepuluh haru kedua. Atau 10 hari yang penuh dengan ampunan. Hikmah Ramadhan tidak hanya sampai pada tidak makan minum selama lebih kurang 14 jam itu. Puasa juga mengajarkan kita untuk bisa menahan hawa nafsu dan melatih kita untuk selalu jujur.

Ternyata jujur ini, disamping akan menyempurnakan ibadah puasa juga secara kesehatan akan membuat orang yang jujur ini lebih sehat daripada orang yang suka berbohong. Seperti dikutip detikhealth (6/8/12) bahwa Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang sering berbohong lebih sering mengalami sakit kepala, stres dan merasa cemas.

Seorang peneliti dari University of Notre Dame melakukan percobaan terhadap 110 orang. Separuh dari seluruh peserta diminta berhenti atau mengurangi berkata bohong selama 10 minggu, sedangkan separuh lainnya tidak diberi instruksi khusus agar tidak berbohong.

Para peserta berusia 18 – 71 tahun, baik laki-laki maupun perempuan dari berbagai etnis dan tingkat pendapatan. Semua peserta datang ke laboratorium setiap minggu untuk mengisi kuesioner kesehatan dan menjalani tes polygraph untuk mengetahui seberapa banyak kebohongan yang dilakukan selama seminggu.
Baca lebih lanjut

Cara Enak Cegah Hipertensi

Ingin terhindar dari penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi? Cobalah untuk mengonsumsi kedelai dan kismis secara teratur. Riset terbaru para ilmuwan mengindikasikan, konsumsi dua jenis makanan ini patut dipertimbangkan sebagai salah satu bagian dari gaya hidup untuk mencegah hipertensi atau tekanan darah tinggi. Demikian seperti dikutip dari kompashealth (Jumat, 30/3)

Dua penelitian yang dipresentasikan pada American College of Cardiology Conference pekan lalu menunjukkan, kismis dan kedelai dapat membantu mencegah hipertensi. Menurut salah seorang peneliti, mengunyah segenggam kismis tiga kali sehari dapat membantu menurunkan tekanan darah pada mereka yang memiliki tensinya sedikit di atas rata-rata (pra-hipertensi) setelah beberapa minggu.

Dalam risetnya, peneliti melakukan pengujian secara acak melibatkan 46 orang dengan kondisi pra-hipertensi. Peserta studi diketahui memiliki tekanan darah berkisar antara 120 per 80 militer merkuri (mm Hg) sampai 139 per 89 mm Hg atau lebih tinggi dari tekanan darah orang normal.

Baca juga :

4 Cara Efektif Hindari Penyakit Jantung

Beda Kurang Darah dengan Darah Rendah

Gaya Marah dan Akibatnya

Mau jantung sehat? lakukan Hoby-hoby berikut

Dibandingkan dengan orang yang sering mengonsumsi makanan ringan seperti kue atau biskuit, kelompok pemakan kismis secara signifikan mengalami penurunan tekanan darah atau tekanan darah sistolik sebesar 10,2, atau tujuh persen selama 12-minggu masa studi. Para peneliti tidak mengetahui secara pasti mengapa kismis dapat bekerja efektif dalam menurunkan tekanan darah. Tetapi, mereka berpikir hal ini mungkin disebabkan karena tingginya kadar kalium buah kismis tersebut. Baca lebih lanjut

Flu Burung; Gejala, Cara penularan, Pencegahan dan Pengobatannya

Virus H5N1

Awas flu burung....Virus jenis H5N1 dikenal sebagai virus flu burung yang paling membahayakan yang telah menginfeksi baik manusia ataupun hewan. Virus yang juga dikenal dengan A (H5N1) ini merupakan virus epizootic (penyebab epidemik di mahluk non manusia) dan juga panzootic (yang dapat menginfeksi binatang dari berbagai spesies dari area yang sangat luas.

Virus HPAI A (H5N1) pertama kali diketahui membunuh sekawanan ayam di Skotlandia pada tahun 1959, namun virus yang muncul pada saat itu sangat berbeda dengan virus H5N1 pada saat ini. Jenis dominan dari virus H5N1 yang muncul pada tahun 2004 berevolusi dari virus yang muncul pada tahun 2002 yang menciptakan gen tipe Z.

Virus H5N1 dibagi menjadi 2 jenis turunan, turunan yang pertama adalah virus yang menginfeksi manusia dan burung yang ada di Vietnam, Thailand, Kamboja dan burung yang ada di Laos dan Malaysia. Jenis turunan pertama ini tidak menyebar ke daerah lain. Baca lebih lanjut

Antisipasi Flu Burung, RSUD Bima Kerahkan seluruh ‘Kekuatan’

Kit Flu Burung milik RSUD BimaMengantisipasi merebaknya flu burung di Bima, RSUD Bima sebagai salah satu RS rujukan Flu Burung, telah melakukan langkah-langkah antisipatif. Ketika pasien dugaan flu burung datang pertama kali, maka disamping petugas yang sudah ada, juga mengerahkan petugas tambahan. Nurma Mayasari, S.Kep. Ns, salah seorang supervisor keperawatan di RSUD Bima Selasa malam (6/3/12) menjelaskan kalau pihaknya telah menyiapkan berbagai skenario jika pasien bertambah. “Jika pasien bertambah, untuk sementara kita siapkan ruangan tersendiri di kelas II belakang VIP B”, ujarnya saat itu. Nurma juga merinci, apa yang harus dilakukan oleh petugas (perawat), agar prinsip kehati-hatian tetap dikedepankan. Sayangnya saat itu belum semua petugas dilengkapi pakaian khusus penangangan pasien flu burung. Esoknya (Rabu, 6/3/12), Jajaran manajemen, komite medik, komite keperawatan dan unsur terkait melakukan pembahasan lebih rinci penangangan flu burung.

Semua perlengkapan penanganan flu burung juga dikeluarkan, sayangnya, sebanyak 200 obat Tamiflu yang tersedia telah expirate date. Sehingga RSUD Bima melakukan koordinasi dengan Dikes Kabupaten Bima. Informasi terakhir, mengingat keterbatasan ruangan yang ada, pasien yang diduga flu burung ini akan di rawat di RS Persiapan Kabupaten Bima di Sondosia Bolo.

Satu hal dilematis yang diperlihatkan  petugas RSUD Bima, dengan segala keterbatasan peralatan pelindung diri, resiko yang diterima, dokter dan terutama perawat tetap merawat dan melayani pasien dengan baik.

Flu Burung merebak, Warga Bima Resah

Flu Burung, Kini Merebak di BimaKasus Flu Burung tiba-tiba menyeruak dan menjadi pembicaraan hangat masyarakat Bima. Adanya beberapa unggas (ayam) yang mati mendadak menjadi awal kecurigaan itu. Bersamaan dengan itu, beberapa pasien (anak-anak), dirujuk ke RSUD Bima dengan dugaan menderita flu burung. Pemberitaan media televisi tentang Penyebaran virus flu burung di Bima, Nusa Tenggara Barat, makin meluas. Setidaknya 13 kecamatan dipastikan telah terinfeksi. Sebanyak, 10 kecamatan yakni di Kabupaten Bima, seperti Kecamatan Soromandi, Madapangga, Bolo, Woha, Belo, Donggo, Wawo, Sape, Langgudu dan Ambalawi. Sementara tiga kecamatan lain berada di Kota Bima yakni Kecamatan Rasanae Barat, Rasanae Timur, dan Kecamatan Asakota.

dikutip dari liputan 6, Selasa (6/3), ribuan unggas mati kebanyakan ditemukan di kolong rumah adat warga. Sejumlah ayam yang berkeliaran di permukiman banyak yang terlihat sakit. Mewabahnya virus flu burung ini berawal pada pertengahan Januari 2012 di wilayah Soromandi. Warga melaporkan matinya ratusan unggas setelah datangnya pasokan ayam dari Jawa. Tapi pada awal Maret ini penyebaran virus berbahaya sudah mencapai 10 kecamatan dari 18 kecamatan di Kabupaten Bima.

Sehari sebelumnya warga melaporkan adanya kematian 100 ekor ayam lebih sehingga total ayam mati mendadak di Desa Jia hampir 1.200 ekor,” tutur Kepala Bidang Kesehatan Hewan Disnak Kabupaten Bima Syaifudin. Untuk mengantisipasi semakin mewabahnya virus mematikan itu, pemerintah setempat menempelkan kertas imbauan di sejumlah lokasi. Sementara itu, antara melaporkan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bekerja sama dengan pihak terkait lainnya, memusnahkan sedikitnya 4.500 ekor ayam peliharaan di 10 kecamatan di Kabupaten Bima, terkait mewabahnya virus flu burung atau Avian Influenza. Baca lebih lanjut

Beda Kurang Darah dengan Darah Rendah

 

Sel Darah Merah_Kurang darah atau Darah rendah?

Anda merasa gampang lelah, letih, lesu, dan kurang semangat? Banyak hal yang bisa menyebabkan kondisi tersebut. Mulai dari kurang vitamin hingga kurang darah. Yang terakhir ini, masyarakat masih sering rancu dengan menyebutnya sebagai kondisi darah rendah. Padahal, darah rendah dan kurang darah adalah dua kondisi yang berbeda sama sekali.
Lantas, apa sebenarnya hal paling mendasar yang membedakan antara kurang darah dengan darah rendah? Berikut beberapa pemahaman yang perlu Anda ketahui.

 

  • Kurang darah berarti kadar hemoglobin dalam darah kurang dari normal. Darah rendah terjadi ketika tekanan darah yang diukur dengan pengukur tekanan darah berada di bawah normal.
  • Saat kurang darah, mata berkunang-kunang dan gampang pusing karena hemoglobin yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh kurang. Sedangkan orang yang mengalami darah rendah, hal yang sama terjadi karena ada gerakan berdiri dari posisi duduk atau jongkok mendadak sehingga aliran darah di otak turun tiba-tiba akibat gravitasi bumi.
  • Kurang darah berarti ada “zat” dalam darah yang berkurang, sedangkan darah rendah ada tekanan darah dalam pembuluh darah yang berkurang. Menilik kondisi tersebut, kurang darah bisa terjadi pada kondisi darah rendah, normal, dan juga tinggi.
  • Penyebab paling umum kondisi kurang darah adalah kekurangan zat besi. Sedangkan penyebab darah rendah biasanya dipengaruhi oleh volume darah, keadaan pembuluh darah, dan keadaan jantung.

Kemudian, agar tidak menjadi penyakit yang berbahaya bagi tubuh, berikut upaya pencegahan dan penanganan yang bisa Anda lakukan.
Baca lebih lanjut