Posts Tagged ‘ Pernikahan ’

Pria Paling Bahagia Saat Berusia 37 Tahun

Pria dan anak-anaknyaKapankah Anda merasa paling bahagia? Tentu jawabannya bermacam-macam. Sangat individual. Satu yang penulis yakini, kebagiaan bergantung kita menyikapi keadaan. Keadaan apapun bisa menjadi sumber kebahagian. Menikmati tiap detik hari dengan senyum dan syukur akan melahirkan kebahagian.

Namun, bagi seorang Pria ternyata merasakan puncak kebahagiaan dalam hidupnya saat berusia 37 tahun. Cukup beralasan karena di usia ini umumnya seorang pria sudah menikah, memiliki anak, dan tentu saja karier yang terus menanjak.

Demikian menurut kesimpulan sebuah survei yang dilakukan di Inggris dengan melibatkan 1.000 responden pria. Kebanyakan pria yang disurvei mengatakan bahwa meski di usia 37 tahun mereka belum menikah, tetapi umumnya pria sudah punya hubungan yang mapan dengan pasangan atau sahabat-sahabat yang siap diandalkan.

Usia 37 tahun juga dianggap masih jauh dari krisis usia paruh baya dan sudah jauh melewati masa-masa suram dan kenangan buruk saat remaja.
Baca lebih lanjut

Iklan

Rajin Olahraga Bikin Sperma Lebih Lincah

Trio mela firraz fakhriKehadiran anak adalah impian semua pasangan suami istri. Namun, tidak semua akan memperoleh anak dengan mudah. Ada banyak faktor yang mempengaruhinya. Penulis sendiri merasakan hal itu. Dua tahun tidak mempunyai keturunan. Untuk mengisi waktu luang, maka olah raga adalah kebiasa yang kadang tidak terjadwal. Bahkan cenderung berlebihan. Hal ini bisa dimaklumi kalau lapangan badminton yang ada didepan rumah menjadi penyebabnya. Hampir tiap malam atau tiap ada kesempatan diisi dengan main badminton. Saat berkonsultasi kepada andrologi, disarankan untuk tidak berolahraga yang terlalu keras. Tapi anjuran tersebut tidak gampang diindahkan.

Ternyata, kini pria yang mengharapkan punya keturunan dalam waktu dekat disarankan untuk mulai menjaga kualitas spermanya, salah satunya dengan rajin berolahraga.  Demikian dikutip dari kompas (selasa, 6/11).

Gangguan sperma, seperti jumlah kurang dan kemampuan berenang yang terlalu lambat, merupakan faktor penyebab infertilitas pada pihak pria.

Penelitian menunjukkan bahwa pria yang rajin berolahraga memiliki lebih banyak sel sperma yang jago berenang dibandingkan dengan pria yang malas bergerak. Hal itu terjadi karena dengan berolahraga kita menciptakan kadar hormon dan lingkungan yang baik bagi produksi sperma.
Baca lebih lanjut

Kapan Seorang Pria Harus Periksa Sperma

Ilustrasi spermaSperma adalah indikator penting kesuburan pria.  Kualitasnya juga akan menentukan peluang memiliki keturunan.  Bila seorang pria dewasa hidup normal dan mampu membuat istrinya hamil, kecurigaan terhadap kualitas spermanya mungkin tak pernah terlintas.  Demikian seperti dikutip dari Kompashealth hari ini (jumat, 23/3/12).

Akan tetapi, bila pria telah menikah bertahun-tahun dan tak juga membuat sang istri hamil, kecurigaan itu pasti muncul dan kebutuhan akan pemeriksaan sperma pun menjadi hal mendesak. Kebutuhan pemeriksaan juga tidak semata-mata pada soal menghasilkan keturunan, namun dapat pula dipicu oleh faktor lain.

Nah, apa sebenarnya yang membuat pria perlu  memeriksakan spermanya.  Berikut penjelasan Dr Indra C Anwar SpOG, konsultan kesuburan yang juga spesialis kebidanan dan kandungan dari Bunda International Clinic (BIC) Jakarta :

1. Pemeriksaan pra nikah. Sebelum menikah,  tes sperma atau sperma analisa (spermiogram) dapat dilakukan khususnya bagi mereka yang ingin langsung mempunyai keturunan. Pemeriksaan sperma sebaiknya dilakukan di klinik kesuburan agar hasilnya bisa dipercaya, minimal terstandarisasi. Baca lebih lanjut

10 Hal yang Membuat Pria Bahagia

Semua manusia pasti ingin bahagia, tetapi yang jadi masalah adalah, kita sering gagal mencari kebahagiaan di tempat yang salah. Seandainya ada resep kebahagiaan, semua orang pasti sudah antre membeli.

Parangtritis_Berbahagia.....

Sementara para ahli mencari resep itu, kita intip yuk, 10 hal yang membuat seorang pria bahagia dari kacamata dr Nick Powdthavee,

pengarang The Happinness Equation: The Surprising Economics of Our Most Valuable Asset.

10. Menjadi yang terutama
“I I wanna be a billionaire so fricking bad/ Buy all of the things I never had/ Uh, I wanna be on the cover of Forbes magazine/ Smiling next to Oprah and the Queen,” begitu lirik lagu Billionaire yang dinyanyikan Travie McCoy bersama Bruno Mars. Jelas sudah, menjadi orang kaya adalah keinginan semua orang. Bukan berlaku tidak bersyukur, tetapi melalui penelitian, hal itu benar terlihat dan wajar. Menurut Robert Frank, profesor ekonomi di universitas Cornell, pria lebih peduli terhadap penghasilan orang lain ketimbang penghasilannya sendiri. Menurut pengamatannya, kenaikan gaji hanya memberi sedikit kebahagiaan jika ranking urutan pemasukan masih sama seperti sebelumnya, yakni di bawah teman-teman yang lain. Dengan kata lain, pria akan lebih bahagia jika ia menjadi ikan terbesar dalam kolam kecil.
Baca lebih lanjut

Wah, Mela Firraz Sekarang Ganti Kostum

Firraz mela Seragam baru

Wah, gak terasa waktu terus bergulir. Kini mereka terus tumbuh, berkembang dan….

Mela kini sudah masuk SD. Firraz kini masuk TK. Alhamdulillah. Aku liat Mela makin besar dan cantik. Firraz juga masih dengan malu-malunya menikmati seragam barunya sebagai siswa TK. Hmm…..mereka anak-anakku. Mereka yang rasanya baru kemarin masih bayi, masih merah.

Hari pertama masuk sekolah (12/7/10) Ibunya yang nemanin. Kebetulan sama-sama sekolah di Insan Kamil. Kalau Mela, karena hampir sebagian besar dari 30 orang teman sekelasnya telah dikenal maka adaptasinya lebih mudah. Lain halnya Firraz. Meski bangga dengan seragam barunya, dia masih malu-malu dan takut untuk berbaur. Tapi masih untung bisa bahkan berani maju ke depan kala gurunya menantang siapa yang berani maju. Namanya saja anak usia 4 tahun. Pulangnya Firraz dengan lancar cerita ‘ngapain’ saja disekolahnya. Plus kebiasaan ‘analisisnya’ yang pada akhirnya kita hanya punya pilihan jawaban ‘Iya’. Dia pun menyebut beberapa nama teman yang baru dikenalnya. Sebut saja Rizky.

Sorenya aku ajak jalan-jalan liat laut di TPI pake motor. Firraz di depan, Mela di belakang. Gak nyangka tiba-tiba Firraz nanya; ‘Allah itu terbuat dari apa?’, waduh……

Itu adalah antara lain ciri Firraz kini. Banyak tanya. Banyak analisis.

Sebagai orangtuanya kami tentu saja bangga dan selalu berdoa semoga Mela-Firraz selalu sehat, pintar dan sholeh-sholahah.

Hari kedua (Selasa 13/7), gantian Ayah yang antar Firraz ke sekolah. Wah…gak mau lepas dia, gak mau gabung sama teman-temannya karena sudah terlambat. Okeylah….Ayah terlambat ke kantor. Temani Firraz dulu. Hmmm….. pertolongan itu akhirnya datang juga. Setelah di jemput Rizky, teman yang dikenalnya kemarin akhirnya Firraz mau bergabung.

Hmmm……..Ayah tinggal ya Firraz. Nanti ayah jemput jam 10.00.

“Jangan Marah….Ayah…”

Sepasang suami isteri – seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah sewaktu bekerja. Anak tunggal pasangan ini, perempuan cantik berusia tiga setengah tahun. Sendirian ia di rumah dan kerap kali dibiarkan pembantunya karena sibuk bekerja di dapur. Bermainlah dia bersama ayun-ayunan di atas buaian yangdibeli ayahnya, ataupun memetik bunga dan lain-lain di halaman rumahnya.

Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. Dan ia pun mencoret lantai tempat mobil ayahnya diparkirkan, tetapi karena lantainya terbuat dari marmer maka coretan tidak kelihatan. Dicobanya lagi pada mobil baru ayahnya. Ya… karena mobil itu bewarna gelap, maka coretannya tampakjelas. Apalagi anak-anak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya.

Hari itu ayah dan ibunya bermotor ke tempat kerja karena ingin menghindari macet. Setelah sebelah kanan mobil sudah penuh coretan maka ia beralih ke sebelah kiri mobil. Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya, gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya mengikut imaginasinya. Kejadian itu berlangsung tanpa disadari oleh si pembanturumah.

Saat pulang petang, terkejutlah pasangan suami istri itu melihat mobil yang baru setahun dibeli dengan bayaran angsuran yang masih lama lunasnya. Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun terus menjerit, “Kerjaan siapa ini !!!” …. Pembantu rumah yang tersentak dengan jeritan itu berlari keluar.. Dia juga beristighfar. Mukanya merahpadam ketakutan lebih2 melihat wajah bengis tuannya. Sekali lagi diajukan pertanyaan keras kepadanya, dia terus mengatakan ‘ Saya tidak tahu..tuan.”

“Kamu dirumah sepanjang hari, apa saja yg kau lakukan?” hardik si isteri lagi.Si anak yang mendengar suara ayahnya, tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya. Dengan penuh manja dia berkata ” Dita yg membuat gambar itu ayahhh.. cantik … kan !” katanya sambil memeluk ayahnya sambil bermanja seperti biasa..

Si ayah yang sudah hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon di depan rumahnya, terus dipukulkannya berkali2 ke telapak tangan anaknya. Si anak yang tak mengerti apa apa menagis kesakitan, pedih sekaligus ketakutan.

Baca lebih lanjut

Renungan Buat Sang Istri

Renungan Buat Sang Istri

Wahai sang Istri ….

Apakah akan membahayakan dirimu, kalau anda menemui suamimu dengan wajah yang berseri, dihiasi senyum yang manis di saat dia masuk rumah.?

Apakah memberatkanmu, apabila anda menghapus debu dari wajahnya, kepala, dan baju serta mengecup pipinya.?!!

Apakah anda akan merasa sulit, jika anda menunggu sejenak di saat dia memasuki rumah, dan tetap berdiri sampai dia duduk.!!!

Mungkin tidak akan menyulitkanmu, jika anda berkata kepada suami : “Alhamdulillah atas keselamatan Kanda, kami sangat rindu kedatanganmu, selamat datang kekasihku”.

Berdandanlah untuk suamimu -harapkanlah pahala dari Allah di waktu anda berdandan itu, karena Allah itu Indah dan mencintai keindahan- pakailah parfum, dan bermake up-lah, serta pakailah busana yang paling indah untuk menyambut suamimu.

Jauhi dan jauhilah bermuka asam dan cemberut.

Janganlah anda mendengar dan menghiraukan perusak dan pengacau yang akan merusak dan mengacaukan keharmonisanmu dengan suami.

Janganlah selalu tampak sedih dan gelisah, akan tetapi berlindunglah kepada Allah dari rasa gelisah, sedih, malas dan lemah.

Janganlah berbicara terhadap laki-laki lain dengan lemah-lambut, sehingga menyebabkan orang yang di hatinya ada penyakit mendekatimu dan mengira hal-hal yang jelek terhadap dirimu.

Selalulah berada dalam keadaan lapang dada, hati tentram, dan ingat kepada Allah setiap saat.

Ringankanlah suamimu dari setiap keletihan, kepedihan dan musibah serta kesedihan yang menimpanya.

Suruhlah suamimu untuk berbakti kepada ibu bapaknya.

Didiklah anak-anakmu dengan baik. Isilah rumah dengan tasbih, tahlil, tahmid, dan takbir, perbanyaklah membaca Al-Quran terutama surat Al-Baqarah, karena surat itu dapat mengusir syeitan.

Hilangkanlah dari rumahmu foto-foto, alat-alat musik dan alat-alat yang bisa merusak agama.

Bangunkanlah suamimu untuk melaksanakan shalat malam, doronglah dia untuk melakukan puasa sunat, ingatkan dia akan keutamaan bersedekah, dan jangan anda menghalanginya untuk menjalin hubungan siraturrahim dengan karib kerabatnya.

Perbanyaklah beristighfar untuk dirimu, suamimu, serta kedua orang tua dan seluruh kaum muslimin. Berdoalah kepada Allah, agar dianugerahkan keturunan yang baik, niat yang baik serta kebaikan dunia dan akhirat. Ketahuilah sesungguhnya Rabbmu Maha Mendengar doa dan mencintai orang yang nyinyir dalam meminta. Allah berfirman:”Dan Rabbmu berkata : serulah Aku niscaya Aku penuhi doamu” (Al-Ghafir : 60).

Diambil dari kitab ” Fiqh pergaulan suami istri ” oleh Syeikh Mushtofa Al Adawi. (dari artikel tentang-pernikahan.com)