Posts Tagged ‘ Sains ’

Terjadinya Petir dan Cara Menangkalnya

Ilustrasi petir (gbr vivanews)Musim hujan sudah datang. Hari Minggu kemarin, sejumlah wilayah di Jakarta diguyur hujan deras. Dan bukan cuma hujan, gelegar petir di angkasa juga membuat suasana mencekam. Dan seperti banjir bandang, petir juga bisa meminta korban jiwa.

Minggu kemarin itu, misalnya, ada enam orang disambar petir. Dua orang di antaranya bahkan meninggal dunia. Tiga lain luka parah. Mungkin korban jiwa itu tidak akan jatuh jika kita tahu bagaimana cara menangkal petaka dari kilatan berbahaya itu.

Sebagaimana diketahui bahwa negeri kita ini, yang merupakan daerah khatulistiwa, berhawa panas dan lembab menyebabkan curah hujan sangat tinggi di banding sejumlah negara lain di Asia Tenggara.

Gelegar petir juga sering bergemuruh. Bahkan daerah Cibinong, di timur Jakarta, tercatat oleh Guinness Book of Record dengan jumlah petir terbanyak, yaitu 322 petir setahun. Mungkin mereka yang sudah belajar soal ini sudah paham, tapi kita umumnya belum tahu bagaimana proses terjadinya petir itu, dan menangkalnya. Baca lebih lanjut

Teknologi LTE dan Prospeknya

LTE 4GLTE atau Long Term Evolution adalah standar untuk teknologi komunikasi data nirkabel dan merupakan lanjutan dari teknologi GSM/UMTS standar. Tujuan dari LTE adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kecepatan jaringan data nirkabel menggunakan teknik DSP (Digital Signal Processing) dan modulasi yang dikembangkan pada awal milenium baru. Sistem antarmuka nirkabel tidak kompatibel dengan jaringan 2G dan 3G sehingga harus diopeasikan pada spektrum nirkabel yang terpisah.

Seperti dikutip teknokers, sebagai teknologi tingkat tinggi, LTE mampu mendownload sampai dengan kecepatan hingga 300 Mbps dan upload 75 Mbps. LTE mendukung operator bandwidth terukur, serta mendukung pembagian frekuensi duplexing (FDD) dan waktu-divisi dupleks (TDD). Arsitektur jaringan LTE merupakan arsitektur jaringan berbasis IP datar uang disebut Evolved Packet Core (EPC), yang dirancang untuk menggantikan Core Network GPRS dan mendukung pertukaran yang mulus untuk suara maupun data dibandingkan dengan teknologi jaringan yang lebih dulu ada seperti GSM, UMTS dan CDNA 2000. Baca lebih lanjut

Satu Hari Kini Tinggal 23 Jam

foto-terakhir-bumi-tahun-2010

Richard Gross, peneliti dari Jet Propulsion Laboratory, NASA menyusun model penghitungan kompleks untuk mengalkulasikan secara teoritis, bagaimana gempa bumi di Jepang, yang merupakan gempa terbesar kelima sejak tahun 1900, memengaruhi rotasi Bumi

Gempa dengan magnitude 9 yang menghantam Jepang, 11 Maret lalu mengubah poros planet Bumi yang mengakibatkan semakin pendeknya waktu dalam satu hari

Memanfaatkan data dari United States Geological Survey, hasil perhitungan mengindikasikan adanya perubahan distribusi massa Bumi. Gempa Jepang telah membuat Bumi berputar sedikit lebih cepat, dan memperpendek waktu dalam satu hari hingga 1,8 mikrodetik atau sepersejuta detik.
Baca lebih lanjut

Jahe Bisa Atasi Nyeri Otot

Nyeri Otot Bisa diatasi dengan jahe

KONSUMSI jahe harian bisa bertindak sebagai pereda nyeri. Sifat hangat jahe tidak terbatas pada perut. Sebab, sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa jahe juga dapat menjadi pereda nyeri otot.

Jahe telah menjadi bahan favorit pengobatan China selama berabad-abad dan sering digunakan untuk mengobati perut mual. Namun sampai sekarang, para peneliti mengatakan, belum dipelajari secara luas manfaat jahe sebagai pereda nyeri.
Baca lebih lanjut