Posts Tagged ‘ Sport ’

Ayo Ke Sirkuit Panda Bima

Motocross PandaYoooooooooooo………………
Begitu tereakan komentator setiap “besi-besi Jepang” itu menderu dari garis start. Lebih dari 10 Crosser beradu cepat membedah tanah dan menyisakan kepulan debu. Berpacu. Menderu… bersaing untuk jadi juara satu. Tak pelak, ketangkasan, kelihaian dan juga fisik mental beradu. Jika tidak, maka akan tertinggal. Akan ditinggal !

Gas dan kepulan debu serta jatuh bangun menjadi warna tersendiri yang membuat lomba semakin seru. Bahkan adu jotos bisa terjadi. Tetapi lomba tetaplah lomba. esensi semua olahraga adalah SPORTIFITAS. Baca lebih lanjut

Rajin Olahraga Bikin Sperma Lebih Lincah

Trio mela firraz fakhriKehadiran anak adalah impian semua pasangan suami istri. Namun, tidak semua akan memperoleh anak dengan mudah. Ada banyak faktor yang mempengaruhinya. Penulis sendiri merasakan hal itu. Dua tahun tidak mempunyai keturunan. Untuk mengisi waktu luang, maka olah raga adalah kebiasa yang kadang tidak terjadwal. Bahkan cenderung berlebihan. Hal ini bisa dimaklumi kalau lapangan badminton yang ada didepan rumah menjadi penyebabnya. Hampir tiap malam atau tiap ada kesempatan diisi dengan main badminton. Saat berkonsultasi kepada andrologi, disarankan untuk tidak berolahraga yang terlalu keras. Tapi anjuran tersebut tidak gampang diindahkan.

Ternyata, kini pria yang mengharapkan punya keturunan dalam waktu dekat disarankan untuk mulai menjaga kualitas spermanya, salah satunya dengan rajin berolahraga.  Demikian dikutip dari kompas (selasa, 6/11).

Gangguan sperma, seperti jumlah kurang dan kemampuan berenang yang terlalu lambat, merupakan faktor penyebab infertilitas pada pihak pria.

Penelitian menunjukkan bahwa pria yang rajin berolahraga memiliki lebih banyak sel sperma yang jago berenang dibandingkan dengan pria yang malas bergerak. Hal itu terjadi karena dengan berolahraga kita menciptakan kadar hormon dan lingkungan yang baik bagi produksi sperma.
Baca lebih lanjut

Inter Milan Bantai Juventus 3-1 di Juve Stadium

Inter Milan_Sungkurkan JuveInter Milan akhirnya keluar sebagai pemenang laga besar antara dua klub besar Italia, minggu dinihari (04/11/12). Inter Milan berhasil membantai musuh besarnya dengan skore meyakinkan 3-1. Kemenangan Inter atas Juve tidak saja berhasil memangkas jarak poin kedua tim, namun efeknya jauh lebih besar  lebih dari itu bagi kedua tim dan para pendukungnya. Paling nyata tentu saja mengakhiri rekor tak terkalahan Juventus di Serie A Italia sebanyak 49 kali. Memupus kado unbeaten 50 di ultah Juventus. Membungkam mulut besar Marotta yang dengan nada sarkasme mengejek strategi ala Stramaccioni. Marotta mengatakan tidak ada tim yang datang ke markas Juve dengan tiga penyerang, tapi dengan percaya diri, Stramaccioni justru memasang tiga penyerang sekaligus.

Pertandingan yang diharapkan berlangsung tanpa kontroversi antara dua tim yang memiliki riwayat perseteruan lama ini ternyata tinggal harapan. Pertandingan belum setengah menit sudah langsung terjadi kontroversi. Juventus berhasil mencetak gol cepat melalui Vidal. Namun sebelum gol tersebut terjadi Asamoah, pemain Juve yang memberi umpan kepada Vidal terlebih dahulu dalam posisi offside. Sangat jelas Offside. Baca lebih lanjut

C’e solo l’Inter

Inter Juara Dunia

inter milan internazionale football gif animation

Waw…..Inter akhirnya kembali menjadi satu-satunya tim asal Italy yang mampu merengkuh 5 gelar dalam satu tahun. Puncaknya adalah hari ini. Saat Inter Milan, ‘Sang Raja diatas atas raja-raja Eropa’ si Il Biscione berhasil mematuk lawannya Mazembe 3-0. Sama dengan skor yang di raih di semifinal saat mengalahkan juara Asia Seongnam Ihwa Chunma.
Gelar ke-5 ini sekaligus menutup Tahun 2010 sebagai tahun penuh gelar bagi Inter. Sebelum meraih gelar Juara Dunia Klub ini, sepanjang tahun 2010 ini Inter telah meraih juara Coppa Italia, Juara Liga Serie A Italia, Juara Liga Champions Eropa dan Juara Supercoppa Italia. Satu-satunya gelar yang gagal di raih adalah Juara Supercup Eropa.

Dengan gelar ke-5 ini sangat berarti buat Inter dan Interisti. Hal ini mengingat penampilan Inter di Liga Italy maupun di Liga Champions yang masih kurang memuaskan. Bahkan berangkat ke ajang FIFA World Cup Club ini dengan keraguan, mampukah Inter Milan meraih juara?

Inter Juara Dunia 2010

Keraguan itu akhirnya terjawab. Inter sukses menjadi juara. Pada laga final yang mempertemukan dengan klub penuh kejutan Mazembe (wakil dari Afrika yang sukses mengalahkan Juara Concacaf Pachuca, lalu menyingkirkan favorit juara lainnya dari Amerika latin International Brazil). Meski tidak tampil 100%, para punggawa Inter dengan sabar dan tenang berhasil mendikte permainan Mazembe.
Sepanjang 90 menit, Inter terlihat sangat mendominasi. Hebatnya lagi, ketika waktu baru berjalan 12 menit, Inter sudah bisa membuka keunggulan. Adalah Goran Pandev yang jadi pelakunya. Dia menerima umpan tarik lambung Samuel Eto’o di dalam kotak penalti dan melesakan sebuah sontekan keras ke gawang Mazembe.

Hanya butuh lima menit bagi La Beneamata menggandakan keunggulan pada pertandingan yang dihelat di Zayed Sports City. Kali ini giliran Eto’o sendiri yang mencatatkan nama di papan skor.

Sebuah umpan darat menyilang dari sisi kanan lapangan berhasil di lepaskan Zanetti, bola lalu dibelokkan oleh Pandev, Eto’o yang berdiri bebas kemudian menyambarnya dengan sebuah tendangan spekulasi ke tiang jauh. Juara bertahan Liga Champions unggul 0-2 dan bertahan sampai turun minum. Baca lebih lanjut

Siapakah Christian Gonzales?

Cristian Gonzales

Gegap gempita masyarakat Indonesia membahana ke segenap penjuru negeri. Nasionalisme dan rasa bangga mengalir bersama perjuangan Tim Merah Putih di Senayan. Dimana Timnas sepakbola kita ikut ambil bagian diajang Piala AFF. Kemenangan beruntun tim Indonesia di babak penyisihan grup cukup membuat Timnas Indonesia disegani. Berturut-turut Malaysia dibekap 5-1, lalu Laos yang dipertandingan perdananya sukses menahan imbang Tim favorit Thailand dibantai setengah lusin gol tanpa balas. Dipartai terakhir melawan Thailand, meski sempat tertinggal lebih dahulu, Indonesia justru mampu membalikkan keadaan dan menang 2-1. Dari Tiga pertandingan tersebut, kontribusi Gonzales selalu signifikan bagi tim. Puncaknya saat laga semifinal leg I melawan Filipina. Gol Tunggal Gonzales membuat Indonesia unggul atas Filipina. Kemenangan itu disambut riuh oleh seluruh masyarakat Indonesia. Termasuk Presiden dan rombongan yang menonton langsung pertandingan terseut. Siapakah Gonzales? Setelah Indonesia menang, banyak ulasan tentang kehidupan diluar lapangan dari seorang Gonzales. Salah satu stasiun TV menceritakan tentang cara Gonzales menghadapi masalah. Salah satunya dengan mengadu ke sebuah pesantren di Jawa Timur. Disana ia pun membantu pembangunan masjid. Lebih jauh tentang Gonzales, Seperti dikutip disini,  Inilah profil Gonzales.

‘Si Gila’ adalah Muallaf

Christian Gonzales, pemain cemerlang bertabur bintang dengan gelar peraih top skor 4 tahun berturut-turut merupakan sosok yang tak asing lagi di dunia persepakbolaan tanah air Indonesia. Namun siapa menyangka, dibalik kesuksesan Gonzales terdapat suatu kekuatan yang menyemangati hidupnya, terlebih setelah ia menjadi Muallaf, kekuatan itu tidak lain adalah kekuatan doa.

Gonzales atau yang memiliki nama lengkap Christian Gerard Alfaro Gonzales dilahirkan di Monteveido, Uruguay pada tanggal 30 Agustus 1976 dari seorang ayah angkatan militer bernama Eduardo Alfaro dan ibu seorang suster di rumah sakit Montevideo bernama Meriam Gonzales.
Baca lebih lanjut

Wasit Terburuk di Piala Dunia 10 Tahun Terakhir

Howard Webb, salah satu wasit terburuk

Kepemimpinan wasit di Piala Dunia kerap menjadi sorotan, karena dinilai tidak menjadi pengadil yang baik di lapangan. Berikut empat wasit terburuk di ajang Piala Dunia dalam dekade terakhir, versi Goal.

Alberto Undiano Mallenco, Jerman 0-1 Serbia, 2010.

Penonton pasti mengharapkan 22 pemain di lapangan bermain dengan penuh komitmen sehingga pertandingan asyik disaksikan. Tapi Mallenco, wasit dari Spanyol ini menciptakan situasi yang berbeda.

Di antara menit 13 dan 37, dia mengeluarkan enam kartu kuning, dua di antaranya membuat Miroslav Klose terusir dari lapangan. Sementara 10 pelanggaran lain terjadi, tapi mayoritas hanya dianggap sebagai ‘kesembronoan’. Dalam pertandingan lain, mungkin dua di antaranya akan berbuah kartu merah.
Baca lebih lanjut