Posts Tagged ‘ Yogya ’

Rangga Muslim Perkasa, Idola Baru PSIM Yogya dari Bima

Rangga Muslim Perkasa_010Rangga Muslim Perkasa adalah idola baru di kalangan suporter PSIM Yogyakarta. Rangga telah mampu memikat hati para Brajamusti mania sejak bergabung dengan PSIM awal 2014 lalu. Nama Rangga Muslim kerap dinyanyikan suporter PSIM kala PSIM bertanding. Termasuk kala PSIM bertanding di Stadion Sultan Agung melawan Persipur Purwodadi (7/5/16). Penampilan ciamik Rangga sejak bergabung dengan skuad PSIM  nampaknya menjadi alasan bagi para pendukung tim dari Kota Gudeg ini untuk menyanyikan nama “Rangga Muslim”. Sebagai seorang winger, Rangga memiliki drible dan akurasi tembakan yang cukup akurat. Gol demi gol pun telah lahir dari kakinya. Mungkin itulah salah satu cara Rangga membalas “penghargaan” dari para pendukung Laskar Mataram tersebut. Terkini, saat bertanding melawan Persipur tersebut, Rangga ikut menyumbangkna gol krusial atas keunggulan PSIM  3 gol tanpa balas. Gol nya di penghujung babak pertama memperlihatkan ketenangan dan finishing touch yang sempurna. Maka kembali “Rangga Muslim” menjadi alunan nyanyian dari suporter PSIM di tribun selatan. Maka kembali tepuk sorak dan standing applause diberikan kepada pemuda kelahiran Bima-NTB 22 tahun silam ini. Baca lebih lanjut

Yogyakarta, selalu ada cerita

firraz paris 013Yogyakarta, Kota istimewa yang selalu melahirkan cerita demi cerita. Tentang kesahajaan dan keramahan orang-orang nya, tentang mahasiswa dan plat kendaraan dari hamper seluruh penjuru negeri, juga tentang kuliner yang apa saja ada. Yogya selalu punya cerita yang tak pernah habis. Seperti obyek wisatanya, yang kini tidak melulu cerita tentang Borobudur, Prambanan atau Parangtritis. Banyak obyek wisata baru yang akan menjadi cerita dari Yogyakarta. Bunga “tulip” yang heboh diawal musim hujan oleh aksi selfie para muda mudi, pantai pesisir selatan yang tidak hanya Parangtritis semisal Indrayanti di Gunung Kidul, Goa Pindul masih di Gunung Kidul, atau kalibiru yang menantangmu untuk menjuntai dengan latar alam yang indah, bahkan pegunungan pasir “Gumuk Pasir” di sisi Pantai Parangtritis. Semuanya ada di Yogyakarta.

dan…

sejak 2015, telah dibuka Tebing Breksi. Tebing Breksi ini satu jalur menuju Candi Ijo. Candi yang lokasinya tertinggi di Yogya. Sehingga dari ketinggian Tebing Breksi bisa melihat Kota Yogya terutama lalulintas bandara Adi Sucipto. Demikian juga dari ketinggian Candi Ijo, bisa menyapu pandangan keseluruh Kota Yogya. Untuk masuk Tebing Breksi hanya diharuskan membayar biaya parkir motor Rp.2000, dan mobil Rp. 5000. Pengunjung Candi Breksi diharuskan turun dari tebing tepat saat adzan maghrib tiba. Untuk tiket masuk tebing breksi, pengelola meminta seikhlasnya. Sedangkan di Candi Ijo Tiket masuknya Rp. 5000. Setelah turun dari Candi Ijo/Tebing Breksi petualangan di daerah Kalasan bisa dilanjutkan ke Candi Ratu Boko. (Hanya saja untuk melihat Candi yang lebih terkesan sebagai gerbang ini dipungut tiket Rp. 25.000. Mungkin Kalau tiketnya Rp.10000, pengunjung akan lebih banyak yang datang).

Untuk menuju ke tiga lokasi ini dari Kota Yogyakarta bisa melalui jalan Solo atau Ring Road Utara. Selanjutnya bisa langsung belok kanan di Jalan Raya Piyungan atau sebelum itu bisa belok kanan di jalan Opak Raya dan selanjutnya ketemu Jln. piyungan dan lalu masuk Jln. Candi Ijo. Jalan menuju ke sana adalah jalan menanjak sekitar 35 derajat. Baca lebih lanjut

RIMPU Yogya Gelar Pentas Budaya

Gadis Bima_Kareku Kandei

Gadis Bima dengan Rimpunya_Kareku Kandei

Hidup di Kota Budaya; Yogyakarta, ternyata telah memberikan efek positif terhadap kesadaran akan budaya bangsa dan daerah kepada para mahasiswa dan pemuda dari daerah seperti dari etnis Bima (Kabupaten Bima, Kota Bima dan kabupaten Dompu) yang ada di Kota Yogya. Jauh dari kampung halaman, rindu akan suasana masa kecil, belajar dari lingkungan Kota Budaya seperti Yogyakarta paling tidak telah mengilhami sekelompok mahasiswa dan pemuda yang peduli akan budaya daerah (Bima) untuk melestarikannya disini. Karena itu Komunitas RIMPU yang ada di Yogyakarta sukses menyelenggarakan pentas seni budaya di Aula Theater Eska Universitas Islam Negeri Sunan Kaligaja (UIN SUKA) Yogyakarta (31/10/15).
Dipintu masuk, para tamu sudah disambut dengan gapura “Santabe” lalu semacam tema “MAI TA KASAMA WEKI, TA KAWARA RO KALAMPA KU NGGAHI RA RAWI RASA LOA KAI RASO”
Acara yang juga didukung oleh Perhimpunan Mahasiswa (Kepma) Bima dan Dompu (IKPMD) ini berlangsung meriah. Sekitar seribu an penonton tampak antuasias mengikuti pentas seni budaya ini. Bahkan hingga pentas utama telah berakhir, sebagian penonton seperti enggan meninggalkan tempat duduknya.

Baca lebih lanjut

Hikmah Isra Mi’raj

triple jupiter bulan venusSetidaknya menurut saya ada 4 hikmah dari kejadian isra mi’raj ini:

1. Kesadaran akan kebesaran Allah

Logikanya Isra Mi’raz itu benar dan logis. Jika Nabi Muhammad adalah milik Allah dan langit serta alam ini milik Allah dan dalam kondisi ini Allah yang menghendaki, apa susahnya? Sederhananya seperti ini. Jika kita punya balpoint lalu anda taruh di meja dan mau anda pindahkan ke saku, ke laci, ke atas rak buku, tidak susah bukan? Karena balpoint itu adalah milik kita.

Perjalanan isra Mi’raj kan ada perjalanan horizontal dan vertical. Saat perjalanan vertical ini kita percayai sebagai perjalanan sampai menembus langit yang ketujuh. Mari kita lihat betapa Kuasanya Allah pemilik jagat raya ini. Apa yang bisa dilihat dari Bumi hanya sebagian kecil dari jumlah bintang di Galaksi Bima Sakti. Perkiraan terbaik menurut ilmu pengetahuan adalah bahwa di Galaksi Bima Sakti saja ada sekitar 200 – 400 miliar bintang-bintang. Matahari sebagai contohnya.  Jarak bumi ke matahari adalah 150 juta kilometer. Ini akan susah kita menghitungnya. Maka untuk mempersingkat, kita menggunakan satuan tahun cahaya dimana dimana kecepatan cahaya itu mencapai 299. 792 km/detik atau dibulatkan menjadi 300.000 km/detik. Dengan jarak dan kecepatan cahaya sekian maka dibutuhkan waktu 8 menit agar cahaya dari matahari sampai di bumi . Jadi, sinar matahari yang sampai ke mata kita sekarang adalah sinar matahari 8 menit yang lalu. Cahaya matahari itu berjalan selama 8 menit barulah sampai ke mata kita. Contoh lainnya adalah bintang Alpha Century yang jaraknya dari bumi adalah 4 tahun perjalanan cahaya. Jadim Kalau kita melihat bintang kembar pada malam hari, maka sebetulnya itu bukanlah cahaya bintang kembar saat itu, melainkan cahaya bintang 4 tahun yang lalu. Di belakangnya lagi ada bintang yang berjarak 10 tahun perjalanan cahaya. Bayangkanlah kalau kita mau menuju bintang berjarak 10 tahun cahaya menggunakan pesawat ulang alik yang kecepatannya 20 ribu kilometer per jam. Maka dibutuhkan waktu 500 tahun untuk sampai ke bintang tersebut. Di belakang bintang berjarak 10 tahun cahaya ada bintang berjarak 100 tahun cahaya, di belakangnya lagi ada yang berjarak 1000 tahun cahaya, yang berjarak 1 juta tahun cahaya, dan juga yang berjarak 1 milyar tahun cahaya. Yang terjauh diketahui oleh ilmuwan Jepang yaitu yang berjarak 10 milyar tahun cahaya. Sampai disini kita bisa banyangkan betapa kecilnya bumi kita, apalagi diri kita. Baca lebih lanjut

Kelas Inspirasi Yogya#3

“Berbagi Inspirasi Lewat Profesi”

Kelas Inspirasi. Ya, istilah untuk kegiatan sehari mengajar di Sekolah Dasar (SD) ini sudah berlangsung lebih tiga layli prihatiningtyastahun. Dari awalnya disuatu daerah di Kalimantan menjadi gerakan yang menasional diberbagai daerah di Indonesia. Kelas Inspirasi dilakukan oleh para relawan yang merupakan para profesional yang benar-benar rela dan tulus berbagi untuk membangun mimpi anak Indonesia, spirit dan wawasan lebih awal kepada para murid SD akan profesi yang bisa mereka pilih di masa depan. Karena, menurut  salah seorang relawan yang telah beberapa kali ikut kelas inspirasi, Ibu Laily Prihatiningtyas, Direktur PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, yang juga hadir memberikan briefing Kelas Inspirasi Yogya#3 di Pendopo Taman Siswa Yogyakarta (1/3/15), bahwa anak-anak cenderung hanya memiliki cita-cita yang sederhana, menjadi apa yang saat itu mereka tau atau sedang menjadi trend. “Misal menjadi pemain bola, karena saat itu lagi ngetrend tentang sepak bola. Begitupun saat ditanya akan membuka usaha apa, ya usaha pabrik bola sepak, sepatu bola”, ujar Laily.  Menurut Laily, kelas inspirasi bukan hanya menginspirasi anak-anak, tapi kita sendiri sebagai pengajar akan terinsprasi oleh kegiatan ini. Bukan hanya mengajar tapi juga bukti nyata kepedulian para profesional anak pendidikan anak bangsa dan masa depan generasi bangsa. Menuju Indonesia Gemilang, Menuju Indonesia Emas, Menuju Indonesia sejahtera. Bagi seluruh rakyatnya. Dari Sabang sampai Merauke, dari kota hingga pelosok desa.

Bagi Anda hanya satu hari cuti bekerja, namun bagi murid-murid itu bisa menjadi hari yang menginspirasi mereka seumur hidup. Berbagi cerita, pengetahuan, dan pengalaman untuk menjadi cita-cita dan mimpi mereka.

Baca lebih lanjut

PK28 LPDP : Sinergi Untuk Negeri (1)

LPDP PK28_55Acara SINERGI UNTUK NEGERI yang digagas oleh para peserta Persiapan Keberangkatan (PK)-28 berlangsung ramai. Convention Hall UIN Sunan Kalijaga tidak mampu menampung peminat informasi beasiswa LPDP (Kamis, 26/2/15). Karena itu kegiatan talk show harus dibuka dua sesi. Harus antri untuk melakukan registrasi. harus rela duduk lesehan di lantai. Demi sebuah impian.
Padahal pada hari yang sama, di Aula UNY juga akan berlangsung kegiatan serupa yang menurut laporan teman-teman yang hadir, pesertanya pun tumpah ruah juga.   Inilah beberapa gambar mereka yang hadir…. Baca lebih lanjut

PK27 LPDP (Candid di Acara Penutupan)

Warna warni dan berbagai expresi terpancar dari mimik awardee maupun pengunjung saat penutupan PK27 di pelataran Monumen Serangan Umum 1 Maret (Titik nol Km) Yogyakarta, 14 Februari 2015. Bukan hanya dari awardee, para pengunjung juga nampak antusias mengikuti bahkan menikmati suguhan dari para awardee PK27. Berbagai ragam busana khas daerah, jajanan khas daerah termasuk atraksi budaya dari masing-masing daerah ikut meramaikan warna penutupan PK27 LPDP. Mereka tampak bergembira, mempersembahkan yang terbaik dan berkesan dihari terakhir PK nya. Mereka berharap moment terakhir itu akan menjadi kesan kenangan terindah, untuk dibawa sebagai bekal motivasi, melanjutkan cita-cita bersama : membangun dan menjadi generasi emas Indonesia. Saat itu, banyak yang tidak sadar jika ekspresi mereka tertangkap kamera. Candid; natural, asli, spontan dan ekspresif.

*bagi yang tidak mau fotonya dipasang, tulis pesan di koment ya… peace…! 🙂

Untuk foto penutupan lain disini, juga foto-foto narsis nya…

Baca lebih lanjut